nataragung.id, Natar — Hari Selasa malam, 22 Juli 2025, menjadi malam penuh keberkahan di Desa Banjar Negeri, Kecamatan Natar. Ribuan jemaah dari berbagai penjuru memadati halaman Pondok Pesantren Daarul Ma’arif untuk mengikuti Sholawat Bareng Bupati (SHOBAT) — sebuah agenda rutin yang bulan ini berlangsung begitu meriah dan penuh makna.
Alunan sholawat menggema di bawah langit Natar, menggetarkan jiwa dan menyatukan umat dalam cinta kepada Rasulullah SAW. Tidak hanya menghadirkan suasana religius, kegiatan ini juga menjadi momentum silaturahmi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat.

Hadir langsung dalam acara, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, yang tampak larut dalam suasana kebersamaan. Didampingi Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, Forkopimda, dan para pejabat daerah, Bupati Egi menyampaikan rasa haru sekaligus apresiasinya atas semangat masyarakat.
“Hati saya selalu terasa sejuk setiap kali berada di tengah majelis dzikir dan sholawat seperti ini. Terima kasih kepada Habib Asadullah Assegaf dan seluruh keluarga besar Ponpes Daarul Ma’arif,” ucap Bupati Egi dalam sambutannya.
Menurutnya, kegiatan seperti SHOBAT bukan sekadar acara keagamaan seremonial, tetapi bentuk nyata kecintaan umat kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus penguat pembangunan spiritual di tengah geliat pembangunan fisik di daerah.
“Sinergi antara ulama dan umara adalah keniscayaan. Pemerintah memerlukan doa dan bimbingan para alim ulama. Insya Allah, kami terus berkomitmen mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan seperti ini,” lanjutnya.
Momen Kejutan: Ultah Bupati & Hadiah Umroh
Salah satu momen istimewa malam itu adalah kejutan ulang tahun ke-37 untuk Bupati Egi. Forum CSR Lampung Selatan bersama APDESI Kecamatan Natar memberikan kejutan berupa kue ulang tahun dan tumpeng. Suasana pun berubah hangat, dipenuhi doa dan ucapan selamat dari para jemaah dan tamu undangan.
Tak berhenti sampai di situ, panitia juga mengumumkan hadiah umroh kepada dua orang terpilih, yakni Diko, salah satu jemaah asal Desa Natar, dan Al Habib Asadullah Assegaf, pimpinan Ponpes Daarul Ma’arif. Pengumuman ini disambut haru, tepuk tangan, dan gema takbir dari ribuan jemaah yang hadir.

Banjar Negeri, Titik Cahaya dari Selatan
Puncak acara ditutup dengan lantunan sholawat bersama yang menggetarkan suasana. Langit Banjar Negeri seolah bersinar oleh cahaya doa dan harapan.
“Mari kita getarkan langit Banjar Negeri dengan sholawat. Semoga Allah limpahkan keberkahan untuk kita semua,” seru Bupati Egi, disambut gemuruh “Aamiin” dari seluruh hadirin.
Malam itu, Banjar Negeri menjadi pusat cahaya spiritual di Lampung Selatan — bukan hanya sebagai tempat berkumpulnya umat, tetapi juga sebagai bukti nyata bahwa keharmonisan antara rakyat, ulama, dan pemimpinnya adalah kekuatan utama membangun daerah yang religius, maju, dan penuh keberkahan.
Editor : Muhammad Arya

