Ketika Dunia Bicara, Mereka Tertampar. (Gibran Akan Terus Melangkah, Dengan Atau Tanpa Mereka). Oleh : Herry Tjahjono

0

nataragung.id – Jakarta – Tanggal 1 Oktober 2025, MDIS–sebuah lembaga pendidikan ternama di Singapura–turun tangan memberi klarifikasi resmi. Mereka dengan gamblang menegaskan bahwa Gibran Rakabuming Raka adalah mahasiswa penuh waktu sejak 2007 hingga 2010, menyelesaikan Diploma Lanjutan, lalu meraih gelar Bachelor of Science (Honours) in Marketing dari University of Bradford, Inggris. Kredibilitas internasional bicara, tegas, terang, dan tak terbantahkan.

Baca Juga :  Whoosh dan AHY. Oleh : Pepih Nugraha *)

Namun apa yang terjadi di sini? Segelintir orang masih sibuk menuding, menggugat, mengada-ada. Mereka merasa dirinya hakim, padahal yang mereka lakukan hanyalah mempertontonkan kenihilan, ketidaktahuan, di hadapan dunia. Sampai lembaga luar negeri harus turun tangan meluruskan fitnah murahan. Betapa memalukan negeri ini di mata global, bukan karena Gibran–tapi karena para penuduh yang tak tahu diri.

Baca Juga :  Kritis di Era Lemahnya Partai Politik. Oleh M.Habib Purnomo *)

Dan satu hal yang seolah lupa mereka pahami: negeri ini tidak membutuhkan kepercayaan mereka. Silent majority sudah berjalan dengan keyakinannya sendiri. Kalau pun mereka tak percaya, tak ada dampaknya sedikit pun. Keabsahan Gibran sebagai Wakil Presiden tidak lahir dari pengakuan kelompok yang berisik, tapi dari legitimasi pilihan mayoritas rakyat dan jalan sejarah. Sah!

Baca Juga :  Hangat-hangat Tahi Ayam. Oleh M.Habib Purnomo *)

Kami sendiri, dan semua yang waras nalar dan hati, jauh lebih percaya MDIS daripada mereka para bodat yang sibuk berteriak kosong, zonk! Negeri ini akan tetap melangkah, Gibran akan tetap melangkah, dengan atau tanpa mereka. Memangnya siapa mereka?. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini