RAMADHAN MUBARAK (12) : Doa Orang yang Berpuasa Tidak Tertolak. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

0

nataragung.id – Pemanggilan – Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin. Segala puji bagi Allah Subḥanahu wata’ala yang masih memberi kita kesempatan menikmati Ramadhan, bulan doa dan pengampunan.

Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam, teladan dalam berdoa dan berserah diri.

Jamaah yang dirahmati Allah…

Ramadhan bukan hanya bulan menahan lapar dan dahaga. Ia adalah bulan doa. Bulan di mana langit terasa lebih dekat, air mata lebih mudah jatuh, dan pintu-pintu rahmat lebih terbuka. Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:

ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ: الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ، وَالْإِمَامُ الْعَادِلُ، وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ

“Ada tiga doa yang tidak tertolak: doa orang yang berpuasa hingga ia berbuka, doa pemimpin yang adil, dan doa orang yang dizalimi.” (HR. Tirmidzi)

Baca Juga :  MUTIARA PAGI : Ketika Kehendak Allah Menembus Batas Mustahil. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

Betapa istimewanya kita. Sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, kita berada dalam keadaan yang doanya tidak tertolak. Namun pertanyaannya: Sudahkah kita memperbanyak doa?

Jamaah sekalian…

Menariknya, di tengah ayat-ayat tentang puasa dalam Al-Qur’an, Allah menyelipkan ayat tentang doa:

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan doa orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku.” (QS. Al-Baqarah: 186)

Perhatikan, Allah tidak mengatakan “Katakanlah Aku dekat.” Tetapi Allah langsung berfirman, “Aku dekat.” Tanpa perantara. Tanpa jarak. Doa bukan soal panjangnya kata, tapi hadirnya hati. Doa bukan soal indahnya bahasa, tapi tulusnya air mata.

Jamaah yang dimuliakan Allah…

Baca Juga :  Mutiara Pagi : Di Ujung Sempit, Ada Cahaya. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

Ada waktu-waktu mustajab di bulan Ramadhan:
– Saat sahur
– Saat menjelang berbuka
– Di sepertiga malam terakhir
– Saat sujud dalam shalat

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:

أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ، فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ

“Keadaan paling dekat seorang hamba dengan Rabb-nya adalah ketika ia sujud, maka perbanyaklah doa.” (HR. Muslim)

Mungkin selama ini kita lebih sibuk menyiapkan menu berbuka daripada menyiapkan doa berbuka. Padahal bisa jadi satu doa di detik-detik maghrib mengubah seluruh hidup kita.

Jamaah sekalian..

Jika doa belum terkabul, jangan putus asa. Allah menjawab doa dengan tiga cara:
– Dikabulkan sesuai permintaan
– Disimpan sebagai pahala di akhirat
– Diganti dengan yang lebih baik

Tidak ada doa yang sia-sia selama ia dipanjatkan dengan iman. Mari jadikan Ramadhan ini sebagai momentum memperbanyak doa:
– Doa agar diampuni dosa
– Doa agar keluarga diberi hidayah
– Doa agar hidup husnul khatimah

Baca Juga :  MUTIARA PAGI : Kemuliaan Jiwa Seorang Mukmin. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

Mari kita tutup pembahasan ini dengan doa:

اللهم إنك عفو تحب العفو فاعف عنا

“Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah kami.”

Semoga Ramadhan ini menjadi bulan terkabulnya doa-doa terbaik kita. Amin ya Rabbal ‘alamin. (KIS/189)
WaAllahu A’lam

_____
📚 H. Komiruddin Imron, Lc
✒️Shabahul_Khair

*) Penulis adalah Anggota Majelis Pertimbangan Dewan Dakwah Islam Indonesia Propinsi Lampung, tinggal di Pemanggilan, Natar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini