Program ZChicken Sukses, Saidah: Bukti Dampak Nyata Mustahik

0

nataragung.id – Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI merasa bangga bisa menggeser mustahik menjadi muzakki. Keberhasilan ini menjadi bukti zakat yang dikelola BAZNAS mampu memberikan dampak nyata bagi mustahik.

Melalui programnya, BAZNAS berhasil memberdayakan Wulan, mustahik binaan program ZChicken di Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai, Riau.

“Kini mampu mengembangkan usaha ayam krispi dan meraup omzet hingga ratusan ribu rupiah per hari, meski di tengah masa kehamilannya,” kata Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, M.A. dalam keterangan tertulis, Minggu (01/03/2026).

Baca Juga :  Pemerintah Umumkan Kuota Haji 2025, Jawa Barat Terbanyak

Menurut Saidah, Program ZChicken menjadi bukti zakat yang disalurkan para muzaki melalui BAZNAS benar-benar disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan dalam delapan asnaf. Keberhasilan Wulan menjadi gambaran nyata semangat mustahik dalam memperbaiki taraf hidup di tengah keterbatasan.

“Bahkan, kondisi hamil tidak menghalangi Wulan untuk tetap produktif dan mengembangkan usahanya,” ujar Saidah.

Ia mengatakan BAZNAS memastikan setiap penerima manfaat mendapat pendampingan berkelanjutan. Sehingga bantuan yang diberikan tidak berhenti sebagai stimulus jangka pendek, melainkan menjadi fondasi usaha yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Melacak Kesejarahan Ulama Perempuan di Indonesia

BAZNAS sendiri akan terus memperluas program ZChicken ke berbagai wilayah, sehngga akan semakin banyak mustahik memperoleh kesempatan untuk berdaya.

“Program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat dapat terus berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” kata Saidah.

Sedangkan Wulan mengungkapkan rasa syukur atas dukungan BAZNAS melalui program ZChicken. Saat ini ia bisa mendapatkan omzet berkisar antara Rp300-Rp700 ribu per hari, angka yang menurutnya sulit didapatkan sebelum ikut program.

Baca Juga :  Kerja sama Indonesia dan India, Membangun Kekuatan Digital di Asia

“Penghasilan dari usaha ini sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, dan persiapan melahirkan,” ujar Wulan.
Wulan mengatakan pendampingan BAZNAS membuatnya mampu berinovasi dengan beragam menu dagangannya, seperti nasi goreng, mi goreng, seblak, dan aneka camilan. Strategi ini terbukti efektif meningkatkan omzet harian. (MMD).

Keterangan foto : Wulan mustahik berdaya peserta Program ZChicken di Riau (Dok. BAZNAS RI/Humas)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini