Para Akademisi Urun Rembuk Soal Calon DOB Natar Agung – MAJALAH NATAR AGUNG.

0

nataragung.id – Lampung Selatan – Meski Proses Pemekaran Calon Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Natar Agung telah diusulkan sejak tahun 2009, namun hingga tahun 2024 ini nasibnya belum ada kepastian. Bahkan prosesnya malah terkesan stagnan dan macet di tangan para pemangku kebijakan di Pemerintahan Kabupaten Lampung Selatan.

Meski rakyat pada 5 Kecamatan yaitu Kecamatan Natar, Jati Agung, Tanjung Bintang, Merbau Mataram dan Tanjung Sari sudah teramat merindukan DOB itu, namun rupanya rakyat harus tetap bersabar.
Belum adanya kepastian kapan DOB Natar Agung akan terealisir, menarik simpati para Akademisi dari berbagai Perguruan Tinggi di Lampung untuk urun rembuk mengenai nasib rencana Pemekaran Calon DOB Natar Agung.
Prof. Dr. Drs.H.M. Afif Anshori, M.Ag. Guru Besar UIN Raden Intan Lampung mengatakan dirinya sangat setuju jika Natar Agung menjadi DOB. Salah satu pertimbangannya karena jumlah penduduk yang semakin banyak, sehingga diperlukan akses pelayanan yang cepat, tepat, singkat tanpa birokrasi yang berbelit-belit. “Rakyat menginginkan pelayanan yang mudah, cepat dan tidak bertele-tele, sehingga tidak membuang-buang waktu dengan percuma” ucap Prof Afif.
Lebih lanjut dikatakan jika Natar Agung benar-benar menjadi DOB agar nantinya Kabupaten Natar Agung dapat menjadi daerah penyangga Ibukota Provinsi Lampung, yang secara otomatis akan dapat meningkatkan taraf perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utama agar akselerasi perputaran ekonomi masyarakat cepat sampai ke pelosok desa. “Rakyat amat diuntungkan dengan adanya pemekaran, sehingga akan sangat bijaksana jika Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mempercepat proses pemekaran, jangan sampai mandeg seperti saat ini” tegas Prof Afif Anshori.
Pernyataan senada juga disampaikan oleh H. Edwar Juanda Rusydi. Katua Yayasan DCC Lampung. Menurut Dosen pada Institut Technologi Bisnis dan Bahasa DCC Lampung ini, dirinya sudah lama mendengar bahwa Natar akan menjadi DOB, namun sangat di sayangkan prosesnya hanya berjalan di tempat. Dirinya pun sependapat dengan apa yang disampaikan oleh Prof Afif Anshori bahwa Pemekaran untuk memperpendek rentang kendali pelayanan kepada masyarakat dan dapat mempercepat pembangunan. Edwar mewanti-wanti jika kelak Natar Agung menjadi DOB, sebaiknya masyarakat mencari pemimpin yang handal dan mumpuni dan yang terutama tidak korup. “Wajib bagi pemerintah untuk melibatkan seluruh potensi yang ada dalam menjalankan pemerintahan, jika Natar Agung terbentuk” ujar pemilik DCC Lampung itu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini