Pemprov Lampung Berikan Perhatian Khusus Kepada Para Santri Penghafal Al-Qur’an, Siap Bersinergi Dengan Perguruan Tinggi Agar Jalur Prestasi Hafiz dan Hafizah di Perluas

0

nataragung.id – Natar – Pemerintah Provinsi Lampung memberikan perhatian khusus kepada para santri penghafal Al-Qur’an, dengan cara bersinergi dengan berbagai perguruan tinggi, termasuk Universitas Lampung agar jalur prestasi bagi hafiz dan hafizah terus diperluas.

Komitmen tersebut ditegaskan Pemrov Lampung dalam mendukung generasi muda, khususnya para santri, untuk melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang yang lebih tinggi.

Pernyataan itu disampaikan Gubernur Lampung yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, dalam acara Haflah Tasyakur Pelepasan Santri Kelas VI Shuffah/XII MA Pondok Pesantren Shuffah Hizbullah dan Madrasah Al-Fatah, Lampung Selatan, Minggu (19/4/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung telah menyiapkan berbagai program pendidikan sebagai  karpet merah bagi generasi muda. Program tersebut mencakup peningkatan akses dan mutu pendidikan, penguatan pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja, hingga pengembangan sumber daya manusia unggul dan berkarakter.

Baca Juga :  Wagub Lampung Jihan Nurlela Hadiri Peresmian Serentak 166 Sekolah Rakyat Oleh Presiden Prabowo di Kalimantan Selatan

“Momen Haflah Tasyakur ini bukanlah akhir, melainkan gerbang awal bagi para santri untuk melangkah lebih jauh. Kalian lulus di saat Indonesia bersiap menuju Indonesia Emas 2045. Pemerintah Provinsi Lampung hadir dan tidak akan membiarkan kalian berjuang sendiri,” tegasnya.

Selain itu, Pemprov Lampung juga membuka peluang lebih luas melalui program inovatif, seperti kelas vokasi dan kerja sama internasional. Langkah ini dilakukan untuk mempersiapkan generasi muda agar mampu bersaing di tingkat global.

Dukungan terhadap pesantren juga terus diperkuat sebagai bagian integral dari sistem pendidikan nasional sekaligus pusat pemberdayaan masyarakat. Gubernur menilai pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam iman, akhlak, dan karakter.

Baca Juga :  Sah! Erman Syarif Resmi Sandang Doktor Ilmu Hukum UNILA ke-36

“Kami ingin melahirkan pemimpin masa depan Lampung yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki hati yang bercahaya dengan nilai-nilai Al-Qur’an,” katanya.

Gubernur turut berpesan agar para santri mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

“Jadilah generasi yang modern dalam teknologi, namun tetap teguh dalam prinsip ibadah. Bawalah nama baik Lampung hingga ke kancah internasional,” pungkasnya.

Sementara itu, Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah A.K. Al-Sattarni, menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat Indonesia, termasuk Lampung, terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Baca Juga :  Instruksi Gubernur Lampung Nomor : 4 Tahun 2025 Tentang Kamis Beradat Resmi Berlaku Di Provinsi Lampung

“Kami merasakan persaudaraan yang tulus di negeri ini. Dukungan dan kepedulian bangsa Indonesia menjadi harapan besar bagi kami,” ungkapnya.

Ia juga menyatakan keyakinannya bahwa keadilan akan terwujud bagi Palestina.

“Suatu hari nanti, kita semua akan dapat beribadah dengan damai di Masjid Al-Aqsa. Terima kasih atas segala dukungan yang tidak pernah putus,” tutupnya.

Momentum ini diharapkan menjadi dorongan bagi para santri untuk terus belajar, berprestasi, dan berkontribusi, sekaligus menumbuhkan kepedulian global yang berlandaskan nilai kemanusiaan dan keimanan. (*/SMh)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini