Mayat Anonim Disertai Surat Wasiat Memilukan, Ditemukan Warga Rangai Tritunggal Hari Jum’at Jelang Subuh

0

nataragung.id – Katibung – Warga Desa Rangai Tritunggal, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan mendadak geger pada Jumat (22/5/2026) subuh.

Sesosok mayat anonim ditemukan tergeletak di wilayah setempat oleh warga yang hendak melaksanakan salat subuh.

Mirisnya, di dekat jasad tersebut ditemukan selembar surat wasiat dengan pesan yang sangat memilukan.

Penemuan jenazah tersebut sempat diposting salah satu akun bernama @ferryardian1992

Kapolsek Katibung Polres Lampung Selatan, IPTU Dita Hidayatullah membenarkan adanya peristiwa penemuan jasad misterius tersebut.

Menurutnya, saat pertama kali ditemukan, kondisi jenazah tersebut sangat memprihatinkan dan tidak memiliki cap sidik jari yang bisa diidentifikasi.

Baca Juga :  Sentuh Lansia 95 Tahun di Sidomulyo, Zita Anjani Serahkan Bantuan dan Ajak Warga Hidup Sehat Lewat Senam OK Gas

“Kondisi tubuhnya kurus. Pada bagian pinggang belakangnya didapati sudah mengalami pembusukan,” kata IPTU Dita Hidayatullah, Jumat (22/5/2026) malam.

Berdasarkan analisa medis awal, luka busuk pada pinggang tersebut diduga kuat karena semasa hidupnya, yang bersangkutan terlalu banyak menghabiskan waktu dengan berbaring atau tidur karena sakit yang dideritanya.

“Menurut keterangan dari dokter, perkiraan kematian belum lewat dari 1 kali 24 jam. Kondisi mayatnya saat ditemukan memang dirasa masih cukup segar,” sambungnya.

Selain kondisi fisiknya yang memprihatinkan, penemuan surat di dekat jenazah tersebut langsung menyita perhatian warga.

Baca Juga :  Musrenbang RKPD 2027 Jadi One Stop Service, Pelayanan Publik Jemput Bola Hadir di Kecamatan Way Panji

Surat tersebut diduga kuat sengaja ditinggalkan oleh pihak keluarga atau orang terdekat yang selama ini merawatnya. Faktor ketidak mampuan ekonomi ditengarai menjadi alasan utama jasad tersebut ditinggalkan begitu saja.

Dalam secarik kertas itu, sang pengirim menuliskan pesan menyayat hati meminta tolong kepada siapa pun yang menemukan agar mau mengurus, menyalatkan, hingga memakamkan jenazah tersebut dengan layak karena kondisinya yang sudah lama sakit-sakitan.

Membaca pesan terakhir yang memilukan itu, rasa kemanusiaan warga Desa Rangai Tritunggal langsung terketuk.

Tanpa mengulur waktu, warga setempat bersama-sama langsung bergotong-royong memenuhi permohonan yang tertulis di dalam surat wasiat tersebut.

Baca Juga :  Bupati Egi Instruksikan Setiap KUPT Pasar Lakukan Pengawasan Ketat Terhadap Kebersihan, Keamanan dan Aktivitas Perdagangan di Pasar

Ia mengatakan pihaknya sudah memakamkan jenazah di TPU Desa Rangai Tritunggal.

“Warga setempat langsung bergerak cepat memenuhi permohonan itu. Jenazah sudah diurus dengan baik, disalatkan, dansudah dimakamkan secara layak,” ujarnya.

“Tadi dimakamkan di TPU di Desa Rangai Tritunggal, kebetulan kadesnya baik dan mengijinkan untuk dimakamkan di sana. Terima kasih kades,” pungkasnya. (mara)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini