Staf Sekretariat DPRD Lampung Selatan Keluhkan Kegiatan Dinas Luar Terkesan Pilih Kasih, Diduga ada Upeti Dari SPT Yang Dibuat

0

nataragung.id – Kalianda – Staf sekretariat DPRD Kabupaten Lampung Selatan mengeluhkan sikap dan tindakan pimpinan sekretariat yang terkesan pilih kasih dalam menentukan siapa yang akan mendampingi anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan, jika ada kunjungan kerja atau dinas luar (DL) ke-luar provinsi Lampung, diduga ada upeti yang harus di setor oleh staf yang akan melakukan DL mendampingi para anggota dewan.

Menurut keterangan dari sumber yang berhasil dihimpun oleh nataragung.id, pada Kamis 16 Juli 2026, saat ini anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan sedang melaksanakan dinas luar ke Bandung dan beberapa kota lainnya dari tanggal 13-17 Juli 2026. Namun sayang yang mendampingi selalu dari bagian program dan keuangan saja, sedangkan dari bagian lain tidak disertakan kalaupun ada, mereka adalah staf di komisi.

Menurut sang nara sumber, kejadian itu sudah sering dilakukan dalam berbagai kegiatan dinas luar lainnya. “Staf kan kesel jadinya, padahal staf sudah bekerja dengan penuh disiplin, tapi ketika ada DL selalu diabaikan,” ucap sumber tersebut.

Baca Juga :  Lampung Selatan Siap Jadi Pusat Kegiatan dan Magnet Investasi Properti Nasional

Dirinya mensinyalir, selalu diajaknya bagian program dan keuangan karena diduga ada upeti untuk pejabat yang mengeluarkan Surat Perintah Tugas (SPT). “Isu yang berkembang upetinya kisaran 20-25 persen setiap satu SPT,” tandasnya.

Modus yang pergunakan adalah, dalam SPT ditulis 4 hari jalan (kerja), namun dapatnya (yang diterima – red) cuma 3 hari.

“Mau tahu gak pak, waktu pembahasan, para staf sudah bilang dengan Ibu ketua DPRD (Bu Erma), agar para staf dipikirkan kalau ada kunker atau dinas luar,” lanjut sumber tersebut, seraya mengatakan hingga saat ini tidak ada tindakan konkrit baik dari ketua dewan maupun pimpinan dewan lainnya.

Bahkan selama ini, para staf bekerjanya amat disiplin. “Buktinya kalau lagi pembahasan, para staf kerja hingga jam 10 malam masih di kantor,” keluh sang sumber.

Baca Juga :  Ketukan Hati Nurani Bupati Egi Luluhkan PTPN, Redam Jerat Hukum Mbah Mujiran Lewat Jalur Damai

Meski demikian, diakui oleh sang nara sumber bahwa ada bagian lain di sekretariat dewan yang ikut kunker atau dinas luar tapi posisi mereka ada di-staf komisi. “Maunya staf dewan sih, kalau katanya ada efisiensi terserah aja .. tapi kalau satu gak berangkat ya sudah…., gak usah berangkat semua,” ungkapnya.

Mirisnya lagi, yang diikutkan dalam kegiatan dinas luar justru para tenaga honorer, sedangkan para ASN malah tidak diajak. “Kayaknya suka-suka mereka, siapa yang mau diajak. Sebenarnya bisa jugakan staf dewan diikutkan secara bergilir, minimal setiap kunker ada satu atau dua staf PNS yang ikut,” pungkas sumber tersebut.

Salah seorang anggota DPRD Lampung Selatan membenarkan bahwa saat ini mereka sedang berada di Bandung untuk kunjungan kerja atau dinas luar. ” Benar Pak, kami sedang di Bandung,” tulis anggota DPRD tersebut singkat melalui aplikasi perpesanan WhatsApp pada Kamis (16/7/2026)

Baca Juga :  1.845 Pekerja Sawit di Lampung Selatan Kini Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Ketika hal ini di konfirmasi kepada Sekretaris Dewan Achmad Herry, S.E, M.M., melalui aplikasi perpesanan WhatsApp di nomer
+62 812-1313-6*** dan kepada Kepala Bagian Program dan Keuangan Sekretariat Dewan Luluk Tantri Elvandari di nomer +62 812-7152-0***, yang dikirim kepada keduanya pada pukul 14.06 WIB untuk sekertaris dewan dan pukul 14.09 untuk kepala bagian program dan keuangan hari Kamis 16 Juli 2026, meski kedua pesan terkirim dan sudah dibaca, namun sampai berita ini dibuat, tidak ada jawaban dari kedua petinggi di sekretariat dewan tersebut. (SMh)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini