Peringatan Tahun Baru Islam 1447 Hijriah di Masjid Al-Mu’awwanah Gedong Meneng : Belajar dari Keteguhan dan Kesabaran Rasulullah SAW

0

nataragung.id, Bandar Lampung — Salah satu peristiwa luar biasa yang dapat ditauladani dari Rasulullah SAW adalah kesabaran dan keteguhannya dalam menghadapi berbagai tantangan. Bukan hanya sabar, namun Rasulullah juga sosok yang adil, pema’af, lemah lembut dan selalu mengutamakan kepentingan umat.

Walau di hina dan dimusuhi, namun Rasulullah tidak pernah membalasnya. Justru Rasulullah mendo’akan agar para musuhnya diberi hidayah oleh Allah Swt. Hal tersebut disampaikan oleh ustadz Anwar Bustomi dalam peringatan tahun baru Islam 1447 Hijriah di masjid Al-Mu’awwanah Gedong Meneng kecamatan Rajabasa, kota Bandar Lampung pada Kamis malam (26/5/2025).

Perjuangan Nabi Muhammad SAW selama berdakwah tidak pernah luput dari berbagai penolakan dari kaum kafir, ucap Anwar Bustomi dihadapan ratusan jama’ah yang memenuhi masjid. Mereka tidak segan-segan untuk mengejek, menyiksa, dan bahkan berusaha membunuh beliau, termasuk para pengikutnya. Di masa awal dakwah di Makkah selama lebih dari 10 tahun, Rasulullah mengalami banyak rintangan, salah satu tantangan terbesar adalah penolakan oleh kaum Quraisy dan juga kalangan keluarga beliau.

Baca Juga :  Ketua Harian DPD Partai Golkar Prov Lampung Riza Mirhardi Lepas Keberangkatan Kader Ikuti Diklat PP AMPG

Itulah sebabnya pengikut beliau sangat sedikit dan dapat dihitung dengan jari, ucap pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Anwar Allusalim Bandar Lampung ini. Akibat tekanan dan ancaman kaum Quraisy yang terus meningkat, akhirnya Rasulullah dan pengikutnya memutuskan untuk hijrah atau berpindah dari Makkah menuju Madinah dengan tujuan untuk melanjutkan dakwah ke jalan Allah Swt.

Maka tahun baru Islam yang juga disebut tahun baru Hijriah memiliki makna yang mendalam bagi umat Islam. “Bukan sekedar pergantian tahun, tetapi juga momen refleksi diri, muhasabah dan memperbarui komitmen keimanan”, ucap Anwar Bustomi seraya menambahkan bahwa hijrahnya Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah menandai awal era baru dalam sejarah Islam.

Baca Juga :  Wakili Gubernur, Karo Umum Setda Provinsi Lampung Hadiri Gebyar Milad ke-4 Yayasan Jannatun Naim

Pada kesempatan yang sama, ketua pengurus masjid Al-Mu’awwanah Gedong Meneng Dr. H. Ir. Teguh Endaryanto, M.Si. menyampaikan bahwa peringatan tahun baru Islam merupakan bagian dari program rutin pengurus masjid yang bertujuan untuk senantiasa mengingat kembali perjalanan Rasulullah SAW.

Diharapkan melalui peringatan tahun baru Islam dan peristiwa hijrahnya Rasulullah ini dapat dimaknai secara lebih luas, bukan sekedar berpindahnya Rasulullah dari suatu tempat ke tempat yang lain, namun juga berpindahnya kebiasaan yang tidak baik ke arah yang lebih baik, baik dalam aspek pribadi maupun sosial, ungkapnya. Menurut Teguh Endaryanto, di tengah kondisi jaman yang semakin kompleks sekarang ini, kita bukan hanya dituntut untuk tetap relevan, tetapi juga menjadi solusi atas berbagai permasalahan yang muncul. Islam harus menjadi kekuatan yang paling utama dalam menghadapi berbagai macam tantangan di zaman konteporer seperti sekarang ini, pungkasnya. Peringatan tahun baru Islam 1447 Hijriah juga disemarakkan dengan tampilan para santri TPA Al-Mu’awwanah Gedong Meneng.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini