Natar di Sentil Sebagai Kawasan Desa Kumuh Oleh Politisi PDIP, Kadis DLH Lamsel Siap Alokasikan Anggaran Kontainer Sampah di Tahun 2026

0

nataragung.id – KALIANDA – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lampung Selatan, saat pembahasan Perubahan APBD 2025, Selasa 15 Juli, juga tak luput mendapatkan sentilan anggota fraksi PDIP Lampung Selatan Hendry Gunawan, yang dilaksanakan dalam rapat antara Banggar, TAPD dan OPD di kantor DPRD setempat.

Menurut Ketua Fraksi PDIP DPRD Lampung Selatan ini, dinas yang dipimpin Yudhius Irza, S.Hut, M.M., itu harus mampu menghapus status titik yang kumuh di Desa Natar, dan menyarankan DLH melakukan langkah strategis.

Ia mencontohkan saat ini Pasar Natar, sudah beralih dari pasar tradisional menjadi pasar modern, seharusnya diimbangi dengan sarana dan prasarana yang menunjang,

Hendry memetakan titik-titik kumuh di sekitar lingkungan sekitar Pasar Natar yaitu Jalan Padat Karya, Gang Anggrek, dan ruas jalan yang ada di sisi kiri dan kanan bawah fly over Natar yang kondisinya sangat memprihatinkan.

Baca Juga :  Ketua PPIPHII: DR.(C) Sriyanto, S.Sy., M.Ag. Ajak Teladani Semangat Juang Pahlawan dan Apresiasi Gelar Pahlawan Nasional untuk Gus Dur

“Kepada Bapak Kadis saya meminta kiranya DLH menganggarkan kontainer sampah demi memenuhi kebutuhan di Pasar Natar,” ucap Hendry Gunawan.

Dikatakannya dengan ada kontainer, maka limbah atau sampah yang ada, langsung dibuang ke kontainer, tidak lagi di buang ke kotak sampah, seperti yang selama ini dilakukan. Dengan demikian, tidak ada lagi orang memuat sampah secara manual dari kotak sampah ke mobil sampah. “Intinya jangan lagi pakai bak sampah,” tegas Een.

Lebih lanjut Een menguraikan faktor yang menyebabkan kumuh, tak bisa diselesaikan oleh satu OPD saja. Karena itu DLH, Perkim, PUPR punya peran masing-masing, dalam rangka menghapus kesan kumuh di sekitar pasar Natar.

Baca Juga :  Sekretaris Forum CSR Lampung Selatan Sunano SE MM., Ucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Ketua TP-PKK Lamsel Zita Anjani

Dengan adanya kerja sama lintas OPD, Hendry meyakini keluhan yang merebak selama ini akan hilang. Sisi positifnya Desa Natar bisa terlepas dari status desa kumuh di Kabupaten Lampung Selatan.

Pada bagian akhir Hendry Gunawan memberikan saran kepada TAPD Lampung Selatan untuk mendorong kerja sama lintas dinas. “Mudah-mudahan dengan ada kerjasama lintas dinas atau sektor, maka persoalan kumuhnya bisa ada solusi,” pungkas Een.

Sementara itu kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lampung Selatan Yudhius Irza, S.Hut, M.M., ketika diminta tanggapannya mengatakan pada intinya Dinas Lingkungan Hidup sangat mengapresiasi dan berterimakasih atas saran dan masukan yang membangun dari teman-teman anggota banggar DPRD Lamsel khususnya Pak Hendry Gunawan, sekaligus minta dukungan serta rekomendasi dari banggar kepada tim TAPD untuk mengalokasikan anggaran kontainer, peralatan dan sarana kebersihan lainnya untuk pasar pasar pemda, khususnya di pasar Natar.

Baca Juga :  Perangi Narkoba, BNNK Lampung Selatan Canangkan Titiwangi sebagai Desa Bersinar

“Saya amat berterima kasih atas saran-saran tersebut, dan tentunya kami berharap bapak dan ibu anggota dewan khususnya di banggar, dapat membantu kami dalam merealisasikan anggaran guna memenuhi kebutuhan peralatan yang kami butuhkan,” ucap Yudhius Irza.

Terkait dengan anggaran untuk peralatan yang dibutuhkan Yudhius mengatakan bahwa saat ini sedang dilakukan penyusunan anggaran murni 2026. makanya kita minta dorong dari teman-teman dewan untuk menambahkan anggaran kontainer dan lain-lain agar bisa masuk dalam APBD 2026,” tutup Yudhius Irza. (mara)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini