MUTIARA PAGI : Menuntut Ilmu Sepanjang Hayat. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

0

nataragung.id – NATAR – Dalam hembusan pertama napas kehidupan, manusia dianugerahi rasa ingin tahu. Dan dalam setiap detak jantungnya, ada ruang yang haus akan ilmu.

Ada satu kalimat yang begitu sederhana, namun mengandung samudra makna:

اُطْلُبِ العِلْمَ مِنَ المَهْدِ إِلىَ اللَّحْدِ
(Uṭlubil ‘ilma minal mahdi ilal laḥdi)

“Tuntutlah ilmu sejak dari buaian hingga ke liang lahat.”

Ini bukan sekadar ajakan, tapi sebuah panggilan jiwa. Sebuah seruan agar kita tidak pernah lelah belajar, tidak pernah merasa cukup, dan tidak pernah menganggap usia sebagai batas untuk menimba hikmah.

Baca Juga :  Tahun Baru Hijriyah - Menuju Izzul Islam wal Muslimin (Kemuliaan Islam dan Kaum Muslimin). Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

Dari tangisan pertama seorang bayi yang baru lahir, hingga hembusan napas terakhir seorang manusia yang bersiap kembali ke Rabb-nya, perjalanan ilmu tak boleh berhenti.

Ilmu adalah cahaya yang menuntun langkah, penuntun dalam gelap, penenang dalam gelisah, dan penunjuk arah saat dunia kehilangan arah.

Betapa indahnya seorang hamba yang menjadikan hidupnya ladang ilmu. Ia membaca, mendengar, merenung, lalu mengamalkan. Ia mencari ilmu bukan untuk membanggakan diri, tapi untuk merendahkan hati. Ia menuntut ilmu bukan demi dunia semata, tapi demi menyinari jalan menuju akhiratnya.

Baca Juga :  RAMADHAN MUBARAK (8) : Sabar dalam Puasa, Sabar dalam Kehidupan. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

Sebab itu, Jangan pernah berhenti belajar. Karena setiap ilmu yang engkau cari dengan niat yang tulus, akan menjadi saksi di hari di mana segala amal ditimbang. Dan sebaik-baik warisan adalah ilmu yang bermanfaat, yang hidup meski jasad telah tiada. (22)
WaAllahu A’lam

_____
📚 H. Komiruddin Imron, Lc
✒️Shabahul_Khair

*) Penulis adalah Anggota Majelis Syura DDII Propinsi Lampung, tinggal di Pemanggilan, Natar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini