Blog

  • Nanang-Antoni Inginkan Generasi Unggul untuk Lamsel

    Nanang-Antoni Inginkan Generasi Unggul untuk Lamsel

    Penulis : H. Syahidan, MH. (Penikmat Politik Lokal & Penggerak DOB Natar Agung)

    Pilbup 2024 di Lampung Selatan akan menjadi momen penting bagi warga untuk memilih pemimpin yang mampu membawa perubahan. Nanang-Antoni hadir dengan visi besar untuk menjadikan Lampung Selatan sebagai daerah unggul yang dibangun atas semangat gotong royong. Bukan sekadar janji politik, visi dan misi mereka adalah cetak biru untuk masa depan yang lebih cerah, dengan fokus pada pembangunan sumber daya manusia, infrastruktur, ekonomi, serta tata kelola pemerintahan yang bersih dan berkeadaban.

    Visi: Menuju Lampung Selatan Unggul
    Visi pasangan ini sangat jelas: menciptakan Lampung Selatan yang unggul, baik secara fisik maupun non-fisik. Artinya, setiap langkah pembangunan akan dilandasi oleh tujuan untuk menjadikan Lampung Selatan maju, modern, dan mampu bersaing dengan daerah lain. Yang menarik dari visi ini adalah fokus pada sumber daya manusia. Nanang-Antoni percaya bahwa manusia unggul adalah kunci bagi kemajuan daerah. Tidak hanya cerdas, tetapi juga berperadaban tinggi, profesional, dan visioner. Hal ini tercermin dalam tagline mereka, “Cetak Generasi Unggul Lampung Selatan dengan Semangat Gotong Royong.”

    Misi 1: Membangun Sumber Daya Manusia Unggul dan Berdaya Saing
    Misi pertama ini menjadi fondasi utama dari visi besar pasangan ini. Mereka bertekad mempersiapkan generasi unggul melalui penerapan nilai-nilai agama, budaya, dan keluarga. Pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial akan menjadi prioritas utama. Mereka juga ingin mempercepat peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui pendidikan berkualitas dan layanan kesehatan yang mudah diakses. Dalam rangka mencapai ini, program unggulan seperti Gerakan Swasembada Sekolah, Swasembada Gizi, dan Swasembada Rumah akan menjadi tulang punggung dalam mencetak generasi siap kerja dan mandiri.

    Misi 2: Pemerataan Pembangunan Infrastruktur Antar Wilayah
    Nanang-Antoni memahami pentingnya konektivitas antar wilayah dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi. Karena itu, misi kedua mereka berfokus pada pemerataan pembangunan infrastruktur, khususnya jalan, jembatan, dan irigasi. Mereka ingin memastikan semua wilayah di Lampung Selatan memiliki akses yang sama terhadap infrastruktur yang memadai. Tidak hanya itu, mereka juga akan meningkatkan akses terhadap layanan komunikasi dan listrik hingga ke pelosok desa. Ini semua dirancang untuk menciptakan Lampung Selatan yang terhubung dengan baik, sehingga pertumbuhan ekonomi bisa merata di seluruh daerah.

    Misi 3: Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Berbasis Potensi Daerah
    Misi ini menjadi sorotan penting dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat. Nanang-Antoni berkomitmen mengurangi kesenjangan ekonomi melalui pengembangan potensi daerah. Ini melibatkan pemberdayaan petani, nelayan, UMKM, serta menciptakan lapangan kerja baru yang berkelanjutan. Mereka percaya bahwa ekonomi berbasis kerakyatan, yang berfokus pada penguatan desa, adalah kunci untuk menciptakan ekonomi yang inklusif dan kreatif. Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi tidak hanya dirasakan oleh sebagian kecil masyarakat, tetapi juga oleh seluruh lapisan.

    Misi 4: Pengelolaan Sumber Daya Alam yang Berkelanjutan
    Dalam menghadapi tantangan lingkungan, Nanang-Antoni menempatkan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan sebagai prioritas. Misi mereka adalah memastikan pembangunan daerah tidak mengorbankan lingkungan. Mereka akan fokus pada konservasi alam, pengelolaan tata ruang yang seimbang, serta penerapan energi alternatif. Lampung Selatan dengan segala kekayaan alamnya harus dilindungi, tidak hanya untuk kepentingan saat ini tetapi juga untuk generasi mendatang.

    Misi 5: Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik dan Inovatif
    Misi terakhir ini menyoroti pentingnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan inovatif. Nanang-Antoni berkomitmen menjalankan prinsip pemerintahan yang transparan, bebas korupsi, dan berorientasi pada pelayanan publik. Program-program mereka, seperti peningkatan kualitas aparatur pemerintah, inovasi daerah, serta peningkatan pelayanan publik, dirancang untuk memastikan bahwa pemerintah hadir sebagai pelayan masyarakat yang baik, bukan sekadar penguasa.

    Nanang-Antoni tidak hanya membawa harapan, tetapi juga strategi konkret untuk menciptakan Lampung Selatan yang unggul. Dari pembangunan sumber daya manusia, infrastruktur, hingga pengelolaan lingkungan dan pemerintahan yang baik, pasangan ini menawarkan visi yang komprehensif dan terukur. Visi mereka untuk mencetak generasi unggul dengan semangat gotong royong sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi Lampung Selatan saat ini. Kini, pilihan ada di tangan masyarakat. Apakah kita siap bergerak menuju Lampung Selatan yang unggul?

  • Membumikan Visi Misi Egi-Syaiful di Pilkada Lamsel 2024

    Membumikan Visi Misi Egi-Syaiful di Pilkada Lamsel 2024

    Oleh : Wahyu Agung PP (Ketua Partai Gelora Lamsel, Tim Pemenangan Egi-Syaiful)

    Pemilihan kepala daerah (Pilkada) selalu menjadi momentum penting dalam menentukan arah pembangunan suatu daerah. Tidak terkecuali bagi Lampung Selatan yang pada Pilkada 2024 dihadapkan pada berbagai tantangan, baik dari segi ekonomi, sosial, maupun budaya. Dalam rangka menjawab tantangan tersebut, pasangan Egi-Syaiful hadir membawa visi besar: “Mewujudkan Kabupaten Lampung Selatan yang Maju Menuju Generasi Emas 2045.” Namun, apa sebenarnya makna dari visi ini, dan bagaimana misi yang diusung dapat membawa perubahan nyata bagi masyarakat?

    Visi: Menuju Generasi Emas 2045

    Visi Egi-Syaiful adalah tentang bagaimana membawa Lampung Selatan menjadi daerah yang maju dalam segala aspek—pendidikan, ekonomi, infrastruktur, hingga budaya—menuju cita-cita besar Indonesia di tahun 2045, ketika bangsa ini merayakan 100 tahun kemerdekaannya. Generasi Emas di sini merujuk pada masyarakat yang berkualitas, sejahtera, dan berdaya saing tinggi.

    Visi ini mengisyaratkan bahwa setiap langkah pembangunan tidak hanya memikirkan hasil jangka pendek, tetapi juga mempersiapkan masa depan, membangun pondasi yang kokoh untuk generasi yang akan datang.

    Misi: 7 Langkah Menuju Perubahan (Pitu Vista)

    Untuk mewujudkan visi besar tersebut, Egi-Syaiful menawarkan tujuh misi utama yang menjadi pilar pembangunan, yang disebut sebagai Pitu Vista. Masing-masing misi ini mengandung program-program konkret yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

    1. Masyarakat Berakhlak Mulia dan Berbudaya

    Pasangan ini memahami pentingnya membangun karakter masyarakat yang tidak hanya berpengetahuan, tetapi juga berakhlak mulia. Dengan memegang teguh nilai-nilai Pancasila dan kearifan lokal, masyarakat Lampung Selatan akan menjadi komunitas yang tangguh dalam menghadapi perubahan zaman. Di sini, program-program penguatan budaya lokal, agama, dan toleransi antarumat beragama akan menjadi fokus utama.

    Mengapa ini penting? Budaya adalah jati diri suatu daerah. Jika masyarakat Lampung Selatan kuat dalam nilai-nilai moral dan etika, maka ini akan menjadi modal sosial yang besar dalam membangun kesejahteraan dan kedamaian di tengah keberagaman.

    2. Masyarakat Demokratis dan Berlandaskan Hukum

    Egi-Syaiful juga menekankan pentingnya pemerintahan yang transparan dan partisipatif. Masyarakat diajak untuk lebih terlibat dalam proses demokrasi dan hukum yang adil. Ini termasuk memperkuat peran kelembagaan lokal dan menegakkan prinsip-prinsip demokrasi, seperti toleransi dan keadilan.

    Mengapa ini penting? Masyarakat yang percaya pada sistem hukum dan demokrasi yang baik akan merasa aman dan dihargai, sehingga mereka lebih mau berpartisipasi dalam pembangunan. Tanpa hukum yang kuat, pembangunan hanya akan menjadi sebuah ilusi.

    3. Tata Kelola Pemerintahan yang Baik

    Tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance adalah salah satu kunci keberhasilan Egi-Syaiful dalam membangun Lampung Selatan. Fokus mereka adalah meningkatkan efektivitas, akuntabilitas, serta profesionalisme birokrasi sehingga pelayanan publik lebih cepat, tepat, dan bersih dari korupsi.

    Mengapa ini penting? Masyarakat menginginkan pemerintah yang bersih dan bekerja untuk rakyat. Birokrasi yang profesional dan efisien akan memberikan pelayanan yang memuaskan, sehingga masyarakat akan lebih percaya dan merasa terlayani dengan baik.

    4. Penguatan Sumber Daya Manusia (SDM)

    Egi-Syaiful ingin memastikan bahwa SDM Lampung Selatan tidak tertinggal dalam persaingan global. Ini dilakukan dengan meningkatkan akses pendidikan berkualitas, memberikan beasiswa kepada siswa-siswa berprestasi, serta mendorong pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

    Mengapa ini penting? Di era modern, SDM adalah aset paling berharga. Kabupaten yang memiliki SDM berkualitas akan lebih siap menghadapi perubahan, baik dalam bidang teknologi, ekonomi, maupun sosial.

    5. Pemerataan Pembangunan yang Berkeadilan

    Kesenjangan sosial dan ekonomi sering kali menjadi masalah besar di berbagai daerah. Untuk itu, Egi-Syaiful berkomitmen mewujudkan pembangunan yang merata dan adil bagi seluruh masyarakat, baik di kota maupun di desa. Mereka akan memperkuat infrastruktur, mengurangi kemiskinan, dan memastikan bahwa program-program pemerintah tepat sasaran.

    Mengapa ini penting? Ketika pembangunan hanya terpusat di satu wilayah, ketimpangan akan semakin nyata. Dengan pemerataan pembangunan, seluruh masyarakat dapat merasakan manfaatnya, menciptakan harmoni sosial dan meningkatkan kesejahteraan secara kolektif.

    6. Pengembangan Wilayah Pantai dan Pegunungan

    Lampung Selatan memiliki potensi besar sebagai daerah pantai dan pegunungan. Pasangan Egi-Syaiful ingin memaksimalkan potensi ini dengan mengembangkan pariwisata, pertanian, serta industri kelautan. Dengan demikian, sektor-sektor ini dapat mendukung ekonomi lokal dan menciptakan lapangan kerja baru.

    Mengapa ini penting? Memanfaatkan potensi alam daerah tidak hanya akan mendorong perekonomian, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan, terutama di sektor-sektor penting seperti perikanan, kehutanan, dan pariwisata.

    7. Lampung Selatan di Kancah Nasional

    Terakhir, Egi-Syaiful ingin agar Lampung Selatan tidak hanya berperan aktif di tingkat daerah, tetapi juga di tingkat nasional. Melalui kerjasama dengan daerah-daerah lain, mereka berambisi untuk meningkatkan daya saing Lampung Selatan di kancah regional dan nasional.

    Mengapa ini penting? Kerjasama antar daerah akan membuka peluang lebih besar dalam hal ekonomi, investasi, dan pertukaran budaya. Lampung Selatan tidak boleh tertinggal dan harus turut berkontribusi dalam pembangunan nasional.

    Visi dan misi yang diusung oleh pasangan Egi-Syaiful pada Pilkada 2024 ini tidak hanya menjanjikan perubahan, tetapi juga menawarkan rencana konkret yang dapat diukur dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Dengan fokus pada penguatan karakter masyarakat, tata kelola pemerintahan yang baik, peningkatan SDM, serta pembangunan yang merata, pasangan ini bertekad untuk membawa Lampung Selatan ke arah yang lebih maju dan berdaya saing.

    Pilkada adalah tentang memilih pemimpin yang mampu merealisasikan harapan. Egi-Syaiful hadir dengan visi yang membumi dan misi yang berpihak pada rakyat. Sekarang, waktunya masyarakat Lampung Selatan menentukan pilihan untuk masa depan yang lebih baik.

  • PT Konverta Mitra Abadi Renovasi Rumah Warga Melalui Program CSR – MAJALAH NATAR AGUNG

    PT Konverta Mitra Abadi Renovasi Rumah Warga Melalui Program CSR – MAJALAH NATAR AGUNG

    nataragung.id, NATAR – PT Konverta Mitra Abadi (PT KMA) kembali menunjukkan komitmennya terhadap masyarakat melalui program *Corporate Social Responsibility* (CSR) berupa renovasi rumah untuk Bapak Abu As’ad, warga Dusun Rejomulyo, Desa Banjar Negeri, Kecamatan Natar.

    Kegiatan ini berlangsung pada hari Selasa, 8 Oktober 2024, dan dihadiri oleh jajaran manajemen PT KMA, termasuk Pimpinan Sunano, HR Manager Andri Restuni, serta beberapa manajer lainnya. Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Desa Banjar Negeri, H. Burhanudin, Kepala Dusun Rejomulyo, dan perangkat desa setempat.


    Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga sekitar perusahaan yang rumahnya membutuhkan renovasi, PT KMA memberikan bantuan tunai sebesar Rp 15.000.000. Program ini juga mendapat dukungan dari Pemerintah Desa Banjar Negeri yang mengalokasikan dana tambahan sebesar Rp 10.000.000 untuk renovasi tersebut.

    Kepala Desa Banjar Negeri, H. Burhanudin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada PT KMA atas kerjasama dan kontribusi nyata bagi masyarakat setempat. “Kami sangat mengapresiasi kepedulian PT KMA terhadap warga kami. Kolaborasi ini sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

    Program ini merupakan salah satu upaya PT KMA dalam memperkuat hubungan antara perusahaan dan masyarakat sekitar, serta memastikan keberlanjutan pembangunan sosial di wilayah operasionalnya.

  • Provinsi Lampung Raih Sertifikat Akreditasi A untuk Program Pelatihan Teknis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. MAJALAH NATAR AGUNG

    Provinsi Lampung Raih Sertifikat Akreditasi A untuk Program Pelatihan Teknis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. MAJALAH NATAR AGUNG

    nataragung.id, Jakarta –Pemerintah Provinsi Lampung melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Lampung, menerima penghargaan Sertifikat Akreditasi A untuk Program Pelatihan Teknis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

    Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno dan diterima oleh Kepala BPSDMD Provinsi Lampung, Yurnalis yang mewakili Penjabat (Pj) Gubernur Lampung bertempat di Loby Lantai 2 Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Jakarta, Senin (7/10/2024).

    Pj. Gubernur Lampung, Samsudin, menyampaikan apresiasi atas pencapaian ini. “Penghargaan ini merupakan prestasi berupa Sertifikat Akreditasi A untuk program pelatihan teknis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, yang berarti harus dibuktikan dalam setiap pelatihan menghasilkan output dan outcome untuk peningkatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Lampung agar semakin berkembang.”

    Lebih lanjut, Pj. Gubernur menambahkan bahwa ke depan para pelaku usaha pariwisata harus memberikan pelayanan yang lebih profesional kepada pengunjung. “Para pelaku ekonomi kreatif juga harus menunjukkan inovasi yang lebih baik lagi, agar Lampung dapat terus bersaing dan unggul di sektor ini,” tegasnya.

    Prestasi ini menunjukkan komitmen Provinsi Lampung dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Akreditasi A ini merupakan hasil dari penilaian menyeluruh terhadap berbagai unsur program, yang memastikan standar mutu, efisiensi, dan akuntabilitas pelatihan teknis yang diselenggarakan.

    Dengan diraihnya Sertifikat Akreditasi A ini, diharapkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Lampung, khususnya di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif, dapat meningkatkan kompetensinya secara signifikan. Hal ini tentunya akan berdampak positif dalam meningkatkan pelayanan publik serta mendorong kemajuan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Lampung.

    Selain penyerahan sertifikat, acara juga diisi dengan sesi talkshow yang dipandu langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Narasumber yang hadir antara lain Kepala BPSDMD Provinsi Lampung, Kepala BPSDMD Provinsi Jawa Barat, dan Kepala BPSDMD Kemenparekraf.

    Pada kesempatan tersebut, Kepala BPSDMD Provinsi Lampung menyampaikan salam hangat dari Pj. Gubernur Lampung kepada Menteri Pariwisata dan Ekraf, Sandiaga Uno. Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Provinsi Lampung memberikan cinderamata berupa miniatur Menara Siger dan Batik Lampung kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

    Editor : Muhammad Arya

  • Satu Dekade Kepemimpinan Presiden Joko Widodo, 3 Polda di Papua. Polri Telah Membentuk Lima Polda,  MAJALAH NATAR AGUNG.

    Satu Dekade Kepemimpinan Presiden Joko Widodo, 3 Polda di Papua. Polri Telah Membentuk Lima Polda, MAJALAH NATAR AGUNG.

    nataragung.id, JAKARTA – Satu dekade kepemimpinan Presiden Joko Widodo, Polri telah membentuk lima kepolisian daerah (Polda) dan 615 Polres, Polsek dan Polsubsektor untuk memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat Indonesia.

    Lima Polda yang terbentuk dari 2014 hingga 2024 yaitu :

    1. Polda Papua Barat (2014)

    2. Polda Sulawesi Barat (2016)

    3. Polda Kalimantan Utara (2018)

    4. Polda Papua Tengah (2024)

    5. Polda Papua Barat Daya (2024).

    Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, selama sepuluh tahun masa kepemimpinan Presiden Jokowi, Polri juga sudah membentuk 59 Polres, 183 Polsek dan 373 Polsubsektor.

    “Totalnya sejak tahun 2014 hingga 2024 sudah ada 620 satuan kewilayahan yang terdiri dari lima Polda, 59 Polres, 183 Polsek dan 373 Polsubsektor untuk menjaga Kamtibmas dan memberikan pelayanan serta perlindungan secara optimal kepada seluruh masyarakat Indonesia,” kata Brigjen Trunoyudo dalam keterangannya, Senin (7/10/2024).

    Rencana pembentukan Polda baru di tahun 2024 kata Trunoyudo serempak di empat Daerah Otonomi Baru (DOB), yakni Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Pegunungan hingga Papua Barat Daya. Sementara dari empat provinsi tersebut, baru dua provinsi yang sudah ada surat keputusan pembentukan Polda, yakni Papua Barat Daya dan Papua Tengah.

    “Untuk dua Polda tersebut saat ini masih berproses untuk menyiapkan sarana dan prasarana, seperti markas dan anggotanya,” terang Truno.

    Trunoyudo berujar, terobosan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melalui SSDM Polri yaitu, menyiapkan penerimaan 10.000 anggota Polri yang ditugaskan di sejumlah provinsi di Papua. Adapun perekrutan telah dimulai pada tahun ini hingga 2028.

    “Mereka dididik selama lima bulan di berbagai SPN , seusai pendidikan akan ditugaskan sementara di wilayah itu untuk pematangan sebelum dikembalikan untuk berdinas ke Papua,” tandas Trunoyudo.

    Lebih lanjut, Trunoyudo menegaskan penambahan satuan kewilayahan baik tingkat Polda, Polres, Polsek hingga Polsubsektor serta rekrutmen anggota Polri dalam rangka mewujudkan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Untuk itu, Korps Bhayangkara terus meningkatkan profesionalisme guna terwujudnya transformasi Polri yang presisi menuju Indonesia Emas 2045.

    “Polisi yang profesional dalam harapan masyarakat adalah polisi yang memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat dengan baik dan semakin dicintai,” tandas Trunoyudo.

    Editor : Muhammad Arya

  • Pemprov Lampung Gelar FGD Akselerasi Pembangunan Perumahan dan Pendidikan di Kawasan Kotabaru Bandar Negara. MAJALAH NATAR AGUNG

    Pemprov Lampung Gelar FGD Akselerasi Pembangunan Perumahan dan Pendidikan di Kawasan Kotabaru Bandar Negara. MAJALAH NATAR AGUNG

    nataragung.id, Bandar Lampung — Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto secara resmi membuka Acara Focus Group Discussion (FGD) dengan Tema Akselerasi Pembangunan Kawasan Perumahan dan Center of Excelent Pendidikan di Kawasan Kotabaru Bandar Negara, bertempat di Ruang Abung, Balai Keratun, Senin (07/10/2024).

    FGD ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran jelas tentang pemanfaatan aset daerah dalam pengembangan Kota Baru dari sisi pembangunan perumahan, kemudian memahami model pengembangan perumahan yang berbasis green dan smart city, serta strategi pembiayaan perumahan yang terjangkau melalui skema KPR.

    Sekda Provinsi Lampung Fahrizal Darminto mengatakan bahwa keberlanjutan pembangunan kawasan Kotabaru yang dibangun sejak Tahun 2010 dan berlokasi di Kabupaten Lampung Selatan ini diharapkan mampu menjawab permasalahan Kota Bandar Lampung dan dapat menjadi pendorong tumbuhnya investasi baru di sekitar kawasan.

    “Tidak hanya di sektor properti dan pendidikan tetapi juga di sektor-sektor lain seperti aktivitas perdagangan, akomodasi restoran, ruang terbuka hijau, transportasi, dan sektor industri. Berbagai investasi ini diharapkan juga akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung,” ucapnya.

    Selain itu Sekda juga mengatakan bahwa pembangunan kawasan Kotabaru Bandar Negara Lampung juga diharapkan mampu membangun budaya kerja baru, mindset baru, dan Kotabaru Bandar Negara Lampung sebagai basis ekonomi baru di Provinsi Lampung.

    “Hal ini juga sesuai dengan cita-cita besar negara kita yang berupaya untuk melakukan transformasi di segala bidang untuk mewujudkan “Indonesia Emas” di tahun 2045 mendatang,” tuturnya.

    “Lampung sebagai pintu gerbang Sumatera harus berani melakukan lompatan (business an-usual) dan memiliki agenda besar. Dan sebagai bagian dari Indonesia, Lampung harus berani melakukan transformasi untuk meraih berbagai kemajuan,” pungkasnya.

    Kegiatan FGD tersebut dihadiri oleh Kepala Instansi Vertikal di Provinsi Lampung: BPPW, BPJN, BBWS Kementerian PUPR, BPKH Kementerian LHK, BPN, Para Kepala Badan/Dinas-Instansi di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Provinsi Lampung, Para Ketua asosiasi pengusaha di Provinsi Lampung: HIPMI, APINDO, GAPMMI, APSAI, serta Para Ketua Asosiasi pengembang perumahan: REI, APERSI, HIMPERRA, ASPERI.

    Adapun FGD ini juga menghadirkan narasumber Kepala BPN Provinsi Lampung yang diwakili oleh Kepala Bidang Pengadaan Tanah dan Pengembangan Kantor Wilayah BPN Provinsi Lampung Oki Harien Purnomo, Ketua DPD REI Lampung Urianto Muslimin, dan Consumer Lending head BTN Provinsi Lampung Frinsavina, dan dimoderatori oleh Delima Napitupulu dari Lampungpost. (Sumber Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

    Editor : Muhammad Arya

  • Berhasil Kalahkan Bahrain, Squad Indonesia Auto jadi Tim ASEAN Tersukses, Salip Rekor Thailand dan Vietnam! MAJALAH NATAR AGUNG

    Berhasil Kalahkan Bahrain, Squad Indonesia Auto jadi Tim ASEAN Tersukses, Salip Rekor Thailand dan Vietnam! MAJALAH NATAR AGUNG

    nataragung.id, OLAH RAGA — Jika berhasil mengalahkan Bahrain di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, maka Timnas Indonesia auto cetak rekor dan sejarah yang membanggakan!

    Karena, sebagai tim ASEAN yang mentas di babak Kualifikasi, kiprah Garuda tidak separah Thailand dan Vietnam dalam babak Kualifikasi tahun 2018 dan 2022 silam.

    Banyak benefit yang akan didapat oleh tim asuhan Shin Tae-yong, jika benar bisa mengalahkan Bahrain, dan sangat berpengaruh besar terhadap penambahan poin untuk ranking FIFA.

    Sementara itu, perjalanan awal yang cukup mulus dengan bertengger di posisi ke-4 klasemen Grup C, membuat Indonesia kembali menargetkan untuk mencuri poin penuh dari tim asuhan Dragan Talajic.

    Jika berhasil mengalahkan Bahrain, otomatis perolehan poin yang diraih Indonesia selama mengarungi Kualifikasi Pildun 2026 zona Asia bisa semakin melejit. Kini, skuad Garuda memiliki 2 poin, dan jika tim asuhan STY berhasil membungkan tim Dragan cs, praktis perolehan poin di klasemen grup c, bagi skuad Garuda akan bertambah pesat.

    Dari yang keempat, bisa jadi yang kedua, membuntuti Jepang sebagai tim yang paling mendominasi di sepanjang pertandingan Grup C. Timnas Indonesia bisa meraih 3 poin, jika mengalahkan Bahrain 2-0 pada Matchday ketiga di 10 Oktober nanti, pun jika imbang, posisi Indonesia bisa naik menggeser Arab Saudi di tempat ketiga.

    Pun, jika menang atas Bahrain, Timnas Indonesia berhak mendapatkan poin tambahan, yang tentunya akan berpengaruh besar terhadap kenaikan ranking FIFA.

    Pada Matchday ketiga Indonesia, jika tim asuhan Shin Tae-yong menang atas Dragan cs, maka akan mendapatkan perolehan angka sebesar 16,89 Poin. Ranking FIFA Indonesia saat ini adalah 129, diprediksi akan naik 2 atau 3 angka lagi, jika berhasil mengalahkan Bahrain.  Prediksi ranking FIFA skuad Garuda jika mengalahkan tim wilayah Asia Barat yang berjuluk The Reds ini, dari ke-129 bisa merangsek naik jadi ke-125, makin menjauhi ranking Malaysia di angka 132.

    Balik ke Thailand, tim Gajah Perang ini gagal meraih hasil yang sempurna di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Asia, tepat 6 tahun silam. Dalam 10 pertandingan, rekor anak asuh kebanggaan Madam Pang hanya meraih 2 imbang dan 8 kekalahan, praktis menjadi penghuni terakhir, dengan tidak meraih satupun kemenangan.

    Pun, dengan Timnas Vietnam yang bernasib sama sialnya seperti Thailand di babak Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Rival abadi Indonesia ini langsung jadi juru kunci di klasemen grup. Dalam 10 pertandingan, rekor Nguyen cs yaitu dengan 1 kemenangan dan 9 kekalahan, dipikir-pikir rekor Vietnam lebih baik daripada milik Thailand yang tidak meraih kemenangan di Kualifikasi Pildun.

    Rekor gila Timnas Indonesia yang meraih 2 poin dalam 2 laga, benar-benar membuat Thailand dan Vietnam jadi tercengang seolah tak percaya.

    Sisa 8 pertandingan bagi skuad Garuda, dan semua pemain dan ofisial sudah menargetkan kemenangan atas Bahrain dan China, jadi bersiaplah untuk melihat Indonesia mencetak rekor baru!

    Editor : Muhammad Arya

  • Ada Nama Lama! Ini 20 Besar Calon Anggota KPU Lampung Selatan – MAJALAH NATAR AGUNG

    nataragung.id Bandar Lampung – Setelah sekian lama dinanti akhirnya Tim Seleksi calon Anggota KPU Kabupaten/Kota se Provinsi Lampung resmi merilis peringkat 20 besar hasil seleksi tes tertulis dan psikologi Kabupaten Lampung Selatan.

    Pengumuman hasil seleksi calon KPU Lampung Selatan masuk zona Lampung 1 tertuang dalam surat pengumuman nomor 03/TIMSELKABKOT-GEL.14Pu/02/18 2/2024.

    Surat pengumuman tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Timsel Zona Lampung 1 Tasron dan Sekretaris Ahmad Syarifudin pada, 5 Oktober 2024.

    Berikut calon KPU Kabupaten Lampung Selatan yang lolos 20 besar.

    1 Ahmad Endang Warsito
    2 Ahmad Sahlan
    3 Ahmad Sayuti
    4 Ansurasta Rz
    5 Anwar Haqiqi
    6 Fadli Khoms
    7 Fakhrur Rozi
    8 Febri Indra Kurniawan
    9 Hendra Fauzi
    10 Lilik Mawati
    11 M. Masdar Helmy
    12 Muhammad Anwar
    13 Muhammad Herowandi
    14 Noercholis Rifai
    15 Rama Guntara
    16 Rina Hayaturrahmah
    17 Rival Arian
    18 Tahir Rohili
    19 Yovan Firdadi
    20 Zulianri

    Selanjutnya yang lolos hasil CAT dan Psikologi akan menjalani tes kesehatan pada 7-13 Oktober 2024. Tahap seleksi berikutnya diharapkan dapat melahirkan anggota KPU yang profesional dan berintegritas tinggi untuk menjalankan tugas demokrasi di Lampung Selatan.

    Editor : Muhammad Arya

  • Terus Kawal Pemekaran DOB Natar Agung

    Terus Kawal Pemekaran DOB Natar Agung

    Oleh : wahyuagungpp (Redaktur Pelaksana Majalah Natar Agung)

    nataragung.id, ARTIKEL – Pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Natar Agung menjadi salah satu langkah strategis yang dapat mendorong percepatan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di lima kecamatan, yaitu Natar, Jati Agung, Tanjung Bintang, Tanjung Sari, dan Merbau Mataram. Ide pemekaran ini semakin relevan melihat perkembangan kebutuhan infrastruktur, ekonomi, dan sosial di wilayah tersebut, yang secara geografis dan administratif bernaung di bawah Kabupaten Lampung Selatan.

    Dengan populasi yang terus bertumbuh, Kabupaten Lampung Selatan pada tahun 2024 tercatat memiliki 1,11 juta jiwa, dengan mayoritas penduduk berada pada usia produktif (64,44%). Dari jumlah tersebut, lima kecamatan yang diusulkan masuk dalam DOB Natar Agung menunjukkan tingkat kepadatan penduduk yang signifikan, terutama di Kecamatan Natar dan Jati Agung, yang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan penduduk yang pesat ini mengindikasikan pentingnya pemekaran agar pelayanan publik dapat lebih terfokus dan merata di seluruh wilayah.

    Sektor ekonomi di Lampung Selatan masih sangat didominasi oleh pertanian (29% dari PDRB), diikuti oleh industri pengolahan dan perdagangan. Namun, lima kecamatan calon DOB Natar Agung juga memiliki potensi besar dalam sektor industri dan perdagangan, terutama dengan keberadaan jalur strategis seperti Jalan Lintas Sumatera Jalan Tol yang melintas di kawasan mulai dari pintu Lematang hingga pintu tol Natar. Selain itu, pembangunan kawasan wisata seperti Bakauheni Harbour City akan mendukung peran Natar sebagai penghubung ekonomi regional dan nasional.

    Pemekaran DOB Natar Agung diproyeksikan dapat mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah yang selama ini mengalami kendala keterbatasan anggaran dan pengelolaan dari Kabupaten Lampung Selatan. Infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, dan layanan publik lainnya sangat diperlukan untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah. Sebagai contoh, di Kecamatan Tanjung Bintang dan Jati Agung, banyak akses jalan rusak yang berdampak pada lambatnya distribusi barang.

    Dengan pemekaran, wilayah Natar Agung akan memiliki otoritas yang lebih besar dalam mengelola anggaran daerah, yang diharapkan dapat mempercepat pembangunan infrastruktur yang sesuai dengan kebutuhan lokal. Keberadaan pemerintah daerah yang lebih dekat dengan masyarakat akan memperkuat koordinasi dan efisiensi dalam pelaksanaan proyek-proyek pembangunan.

    Salah satu alasan kuat mendesaknya pemekaran Natar Agung adalah untuk meningkatkan efisiensi pemerintahan dalam pelayanan publik. Saat ini, jarak geografis yang jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Lampung Selatan seringkali menjadi hambatan dalam pemberian layanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, dan administrasi publik. Dengan terbentuknya DOB Natar Agung, pelayanan publik diharapkan lebih cepat dan efektif, mengingat otoritas pemerintahan akan berada lebih dekat dengan masyarakat.

    Sebagai wilayah baru, Natar Agung akan memiliki keleluasaan dalam merencanakan pembangunan yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik lokal. Dari aspek anggaran, pemekaran memungkinkan pengalokasian dana yang lebih tepat sasaran, terutama untuk sektor-sektor penting seperti pendidikan, kesehatan, pertanian dan infrastruktur.

    Pemekaran DOB Natar Agung tidak hanya penting bagi percepatan pembangunan wilayah tersebut, tetapi juga akan memberikan dampak positif bagi Kabupaten Lampung Selatan secara keseluruhan. Dengan pengelolaan yang lebih efektif, potensi ekonomi dan demografi yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi.

    Majalah Natar Agung: Jembatan Komunikasi untuk Mewujudkan DOB

    Kehadiran Majalah Natar Agung menjadi salah satu instrumen penting dalam mengawal pemekaran DOB ini. Sebagai media yang bertugas menjembatani berbagai kepentingan, majalah ini dapat memainkan peran strategis dalam menyatukan pandangan dan menyebarkan informasi yang valid kepada masyarakat, pemerintah, serta pihak swasta. Melalui artikel, liputan, dan analisis yang mendalam, Majalah Natar Agung mampu memberikan informasi transparan mengenai potensi dan tantangan yang ada di wilayah ini, termasuk tentang pentingnya dukungan pemerintah pusat dan daerah dalam menyukseskan pemekaran.

    Selain itu, majalah ini dapat menjadi wadah bagi diskusi publik, tempat masyarakat menyuarakan aspirasi mereka terkait DOB, dan sebagai alat kontrol sosial terhadap pemerintah daerah untuk menjalankan program-program pembangunan dengan efektif. Sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta yang difasilitasi oleh media ini diharapkan dapat mendorong terciptanya kebijakan yang lebih responsif dan pro-rakyat.

    Kehadiran Majalah Natar Agung sebagai wadah komunikasi dan kontrol sosial adalah langkah nyata untuk mengawal proses pemekaran ini. Peran aktif masyarakat, didukung oleh media yang kuat, akan mempercepat terwujudnya DOB Natar Agung, yang pada gilirannya, akan menguntungkan seluruh pihak yang terlibat.

  • Gempa M 4.8 di Pesisir Barat Lampung, BMKG Hari Ini. MAJALAH NATAR AGUNG

    Majalah Natar Agung

    nataragung.id,  Pesisir Barat — Kabar terjadi gempa hari ini yang hantam barat daya Pesisir Barat, Lampung disampaikan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG di laman X resmi @infoBMKG.

    Teranyar, BMKG beri penjelasan soal gempa bumi yang hantam barat daya Pesisir Barat, Lampung terjadi di kedalaman 10 km.

    Kali ini, BMKG beber gempa terkini di barat daya Pesisir Barat, Lampung terjadi sekira pukul 07:32:59 WIB pagi ini.

    Dalam rilis terbarunya, BMKG sebut gempa terkini di barat daya Pesisir Barat, Lampung terjadi di titik koordinat 6.93 LS, 103.30 BT. Kekuatan gempa terkini di barat daya Pesisir Barat, Lampung yakni magnitudo 4.8.

    Disebut juga oleh BMKG, pusat gempa terkini 2 menit yang lalu terjadi 205 km di barat daya Pesisir Barat, Lampung. (editor)

    “#Gempa Mag:4.8, 07-Oct-2024 07:32:59WIB, Lok:6.93LS, 103.30BT (205 km BaratDaya PESISIRBARAT-LAMPUNG), Kedlmn:10 Km #BMKG