Mengenal Bela Diri Garda Nusantara Indonesia

0

nataragung.id – Lampung – Latar Belakang Pendiriannya Bela Diri Garda Nusantara Indonesia (BDGNI) hadir sebagai sebuah inisiatif untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga berkarakter dan berakhlak mulia. DR. C. Sriyanto, S.Sy., M.Ag., sebagai pendiri, memiliki visi besar untuk menciptakan organisasi bela diri yang mengutamakan pengembangan diri secara menyeluruh.

Awal Berdirinya Garda Nusantara
BDGNI resmi didirikan pada 18 Desember 2024, di Lampung, Indonesia. Dengan dasar hukum yang kuat melalui Akta Notaris Nomor 18 dan keputusan Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor AHU-0020133.AH.01.04 Tahun 2024, organisasi ini memulai langkah pertamanya dengan nama “Garda Nusantara.” Nama ini kemudian diubah menjadi “Bela Diri Garda Nusantara Indonesia” untuk mencerminkan ruang lingkup yang lebih luas.

Misi dan Tujuan Organisasi
BDGNI memiliki misi yang terstruktur untuk membangun generasi muda dan memperkenalkan seni bela diri berbasis budaya Indonesia. Berikut adalah tujuan utama organisasi:
1. Membangun generasi muda yang kuat secara fisik, mental, dan spiritual.
2. Mengembangkan teknik bela diri yang unik dan efektif.
3. Meningkatkan kesadaran dan kecintaan terhadap budaya Indonesia melalui seni bela diri.
4. Menciptakan komunitas yang solid, penuh dukungan, dan inspiratif.

Baca Juga :  Diduga Buntut Teguran Wakil Ketua DPRD, Asep Jumhur di Nonjob-kan Dari Kadisdik Lampung Selatan

Filosofi yang Menginspirasi
Filosofi yang menjadi dasar BDGNI adalah “Kuat dalam Fisik, Kuat dalam Jiwa, Kuat dalam Akhlak.” Filosofi ini mencerminkan komitmen organisasi untuk menciptakan individu yang seimbang antara kekuatan fisik, kedalaman jiwa, dan keutamaan moral.

Teknik Bela Diri: Perpaduan Tradisi dan Modernitas
Teknik yang diajarkan di BDGNI merupakan perpaduan dari berbagai seni bela diri tradisional Indonesia seperti Pencak Silat, dengan elemen dari Karate dan bela diri modern lainnya. Teknik ini dirancang untuk tidak hanya menjadi alat pertahanan diri, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan kesadaran tubuh, keseimbangan emosi, dan kedisiplinan.

Baca Juga :  Bupati Egi Lepas 1.541 Santri Kembali ke Pondok Pesantren Lirboyo Jawa Timur

Struktur Organisasi yang Solid
BDGNI memiliki struktur organisasi yang dirancang untuk mendukung pengelolaan dan pengembangan jangka panjang:
– Pendiri: DR. C. Sriyanto, S.Sy., M.Ag.
– Ketua Umum: (dalam proses penunjukan)
– Dewan Pembina: Terdiri dari tokoh masyarakat dan ahli bela diri.
– Dewan Pelaksana: Berisi instruktur dan staf profesional.

Program Pengembangan di Tahun Pertama
Pada periode 2024-2025, BDGNI memfokuskan programnya pada:
1. Pembentukan tim inti yang solid.
2. Pengembangan kurikulum bela diri yang mencakup filosofi, teknik, dan pengajaran berbasis karakter.

Visi Masa Depan untuk Membangun Jaringan Global
BDGNI memiliki visi jangka panjang untuk menjadi organisasi bela diri terkemuka di tingkat nasional dan internasional. Untuk mencapai tujuan tersebut, langkah-langkah strategis yang direncanakan meliputi:
1. Membentuk jaringan internasional dengan organisasi bela diri lainnya.
2. Mengembangkan program pelatihan berbasis digital untuk menjangkau peserta di berbagai wilayah.
3. Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya bela diri sebagai bentuk perlindungan diri dan pengembangan karakter.

Baca Juga :  DPW TMI Provinsi Lampung Lantik Kepengurusan Lampung Selatan

BDGNI hadir sebagai organisasi bela diri yang tidak hanya mengajarkan keterampilan fisik, tetapi juga membangun jiwa dan karakter anggotanya. Dengan landasan yang kokoh dan visi yang jelas, BDGNI siap melangkah ke masa depan sebagai pelopor seni bela diri berbasis Indonesia.

Editor : Wahyu Agung PP

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini