Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama Hadiri Rapat Kesiapan Angkutan Lebaran Tahun 2025 di Kantor Gubernur Lampung

0

nataragung.id – BANDAR LAMPUNG – Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama hadiri Rapat Bersama Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian dan Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi yang dihadiri oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djauzal dan Forkopimda Provinsi Lampung serta Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana dalam rangka Pembahasan Kesiapan Operasional Angkutan Lebaran Tahun 2025M/1446H di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, di Bandar Lampung, Kamis (13/3/2025).

Rapat ini merupakan rangkaian kegiatan kunjungan kerja Menteri Dalam Negeri dan Menteri Perhubungan di Provinsi Lampung dalam rangka mengecek secara langsung Kesiapan Operasional Angkutan Lebaran tahun 2025M / 1446H.

Baca Juga :  Gubernur Mirza Sambut Kunker Spesifik Komisi VI DPR RI Guna Awasi Kinerja PT Telkom Indonesia di Lampung

Dalam arahannya dihadapan peserta rakor Menhub menekankan pentingnya pelayanan yang baik bagi masyarakat selama periode mudik, dengan fokus pada keamanan, kenyamanan dan keselamatan.

Sementara Mendagri Tito Karnavian menyatakan dipilihnya Lampung untuk di kunjungi karena mempertimbangkan Lampung sebagai satu wilayah dengan potensi pergerakan mudik yang tinggi. “Kami ingin memastikan kesiapan Provinsi Lampung dalam menghadapi angkutan lebaran tahun ini,” ucap Mendagri.

Kebijakan Baru Penyeberangn di Bakauheni – Merak

Sementara itu usai memimpin rapat, Menhub Dudy Purwagandhi dalam keterangannya menyatakan, bahwa kementerian perhubungan telah membuat kebijakan baru dalam penyeberangan di Bakauheni – Merak selama masa angkutan lebaran 1446 H/2025 M.

Baca Juga :  Serap Aspirasi Warga, Gubernur Mirza Perbaiki Jalan Provinsi Ruas Wates-Metro

Kebijakan baru Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI berupa meniadakan dermaga atau terminal eksekutif di Pelabuhan Bakauheni dan Merak pada musim mudik tahun ini.

Menurut Menhub, kebijakan itu diterapkan hasil evaluasi setiap tahun salah satu yang menjadi masalah pada masa angkutan lebaran adalah terminal eksekutif.

Karena itu, nanti disama-ratakan menjadi dermaga reguler. Tidak ada lagi Dermaga Eksekutif baik di Pelabuhan Merak maupun di Bakauheni.

Lebih lanjut Menhub menjelaskan angkutan lebaran tahun 2025 pihaknya menyiapkan 40 kapal Ferry dan juga kapal cadangan untuk membackup operasional penyeberangn di Selat Sunda.

Baca Juga :  Dua Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dilingkungan Pemprov Lampung Dilantik

“Kami siapkan juga Basarnas, kapal patroli, dan lainnya untuk mendampingi kapal Ferry ini agar masyarakat merasa aman,” pungkas Menhub.

Usai rapat di kantor Gubernur, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama juga turut serta mendampingi Mendagri dan Menhub mengunjungi pabrik Wika Beton dan Pelabuhan BBJ di Bakauheni guna mengecek persiapan angkutan lebaran di pelabuhan tersebut. (mara)

Editor : SyahidanMh

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini