Jenguk Bayi Terlantar, Bunda Eva Doakan Tumbuh Jadi Anak yang Kuat

0

NATARAGUNG.ID, BANDAR LAMPUNG – Warga Kelurahan bumi kedamaian digegerkan dengan penemuan seorang bayi tergeletak lemah dan kedinginan pada hari Rabu 30 April 2025 sekitar pukul 16.00. Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang anak dan selanjutnya dilaporkan kepada warga setempat.

Bayi berjenis kelamin laki-laki dengan berat 2,6 Kg dengan tinggi 46 CM ditemukan dengan kondisi tali pusar telah terpotong.

Baca Juga :  Jaga Keseimbangan Lingkungan, Pj. Gubernur Lampung Tanam Pohon di Ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar

“Sore tadi Bunda dapat laporan dari camat kedamaian. Langsung Bunda minta untuk di bawa ke Rumah Sakit Dr. A. Dadi Tjokrodipo, untuk dilakukan pemeriksaan,” jelas Walikota Eva Dwiana saat menjenguk sang bayi.

Dari hasil pemeriksaan, kondisi bayi dalam keadaan sehat. Meski begitu, bayi mungil yang diberi nama Apriansyah tetap dirawat dirumah sakit.

Baca Juga :  Bandar Lampung — Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, resmi menandatangani SK Pengurus KONI Provinsi Lampung untuk periode 2025–2029. Penyerahan Surat Keputusan bernomor 91/Tahun 2025 ini dilakukan pada Kamis (10/7/2025), dan akan diumumkan secara resmi oleh Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat, pada Jumat sore (11/7/2025). SK ini sekaligus menjadi penanda pergeseran kekuatan dalam tubuh KONI Lampung. Struktur baru menunjukkan percampuran menarik antara figur lama yang sempat tergeser dan nama-nama baru yang segar, sekaligus menggusur beberapa wajah dari rezim sebelumnya. Salah satu kejutan terbesar adalah kembalinya Edi Purwanto, yang pernah tersingkir ketika Arinal Djunaidi menggantikan Yusuf Barusman. Kini, Edi langsung menduduki posisi strategis dan menggeser Supriyadi Alfian dari Bidang Media dan Humas. Supriyadi sendiri digeser ke Bidang Kerja Sama Antar Lembaga. Tak kalah menarik, kursi bendahara yang selama ini identik dengan Lilyana Ali, akhirnya tergoyahkan. Ia digantikan oleh Christian Chandra, tokoh muda sekaligus Ketua Umum Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Lampung. Kursi Dewan Penyantun juga diisi tokoh penting: Faishol Djausal, pengusaha sekaligus ayahanda Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, bersama Umar Ahmad, mantan Bupati Tulangbawang Barat. Sementara itu, Dewan Kehormatan menjadi ajang reuni tokoh-tokoh senior. Di antaranya: M. Alzier Dianis Thabranie, mantan Ketum KONI Lampung, Yusuf S. Barusman, serta mantan Sekum KONI Amalsyah Tarmizi. Jabatan strategis Sekretaris Umum dipercayakan kepada Saiful, sementara posisi Bidang Hukum Keolahragaan dan Advokasi tetap dipegang Sopian Sitepu dan Bey Sujarwo. Beberapa nama lama yang kembali masuk jajaran pengurus antara lain: Herman Afrigal, Sri Sulastuti, dan Rudi Antoni. Sedangkan nama-nama baru yang mewarnai komposisi kali ini di antaranya: Pahada Hidayat, Hanafi Hamidi, Edarwan, dan Watoni Nurdin. SK ini juga telah ditembuskan ke berbagai instansi penting, termasuk Menko PMK RI, Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Gubernur Lampung, Ketua DPRD Provinsi Lampung, hingga Kadispora Lampung. Pergantian ini menandai babak baru dalam perjalanan KONI Lampung. Dengan wajah lama dan baru bersatu, masyarakat menanti: akankah olahraga Lampung kembali berjaya, atau justru kembali terjebak pada pola lama? Editor  : Muhammad Arya 

“Alhamdulillah adek bayi kondisinya sehat. Saat ini bayi menjadi tanggung jawab Pemerintah,” tambah Eva Dwiana.

Perasaan sedih tergambar dari raut wajah Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana. Sesekali Eva Dwiana berharap sang bayi bisa tumbuh menjadi manusia yang kuat.

“Tak bisa berkata-kata Bunda. Sampai sekarang orang tua ataupun keluarganya belum terlacak. Sedih bunda melihatnya,” tutup Eva Dwiana.(*)

Baca Juga :  Bupati Way Kanan, Ali Rahman Tutup Usia

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini