Ponpes Tahfidzul Qur’an Tanwirul Qulub Natar Gelar Peringatan Maulid Nabi

0

nataragung.id, Natar — Sabtu malam, 13 September 2025, suasana Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Tanwirul Qulub Natar begitu berbeda dari biasanya. Ratusan santri dan jamaah memenuhi halaman pondok untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Lampu-lampu berderet menyala, bersatu dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan para santri, menambah khidmat acara sejak awal.

Momen istimewa itu semakin semarak ketika santri menampilkan ceramah dalam tiga bahasa—Indonesia, Inggris, dan Arab. Bukan hanya sebagai ajang kebolehan, tetapi juga menjadi bukti bagaimana generasi Qur’ani di pondok ini ditempa dengan bekal keilmuan dan wawasan global.

Baca Juga :  Pembagian Sayur Segar Gratis Masjid Nurul Islam di Serbu Warga. - MAJALAH NATAR AGUNG.

Pimpinan pondok, KH. Tadjul Muslih, dengan penuh ketulusan menyampaikan terima kasih kepada semua yang hadir. Ucapan beliau disambut dengan tepuk tangan hangat para jamaah yang merasakan keakraban dan kekeluargaan dalam majelis tersebut.

Puncak acara hadir melalui tausiah agama KH. Zuhri Yaqub, M.A., Wakil Rais Syuriah PWNU DKI Jakarta. Dalam pesannya, beliau menegaskan kembali pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW, sosok yang menjadi rahmat bagi seluruh umat. “Kecintaan kepada Rasulullah harus tercermin dalam keseharian kita,” tegasnya.

Baca Juga :  SMA Negeri 1 Natar Juara Umum Trofeo Handball Tahun 2026

Turut hadir pula Ketua MWC NU Natar, Ust. H. Andiyanto, S.Ag., bersama jajaran pengurus. Kehadiran tokoh-tokoh agama ini semakin menegaskan eratnya hubungan antara pesantren, NU, dan masyarakat.

Menjelang akhir, suasana hening penuh haru ketika doa dipimpin oleh KH. Ahmad Asiri, Qori Nasional asal Lampung. Suaranya yang merdu dan khusyuk menutup peringatan Maulid Nabi dengan getaran spiritual yang mendalam.

Baca Juga :  H. Andiyanto, S.Ag. Terpilih Aklamasi Pimpin NU Natar 2025–2030: Teguhkan Kiprah NU di Akar Rumput

Bagi para santri dan jamaah, malam itu bukan sekadar perayaan, tetapi juga momentum mempertebal iman dan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Sebuah malam yang meninggalkan jejak cahaya di hati setiap yang hadir.

Editor  : Muhammad Arya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini