nataragung.id, Natar — Upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Lampung Selatan terus digencarkan. Salah satunya melalui program Revitalisasi Bangunan Sekolah di SMAN 2 Natar, yang tahun ini mendapat bantuan pembangunan dari Kementerian Pendidikan Nasional.
Bantuan tersebut berupa dua unit Ruang Kelas Baru (RKB), satu unit Ruang Bimbingan Konseling (BK), dan satu unit Ruang OSIS, dengan total nilai anggaran mencapai Rp720.612.000 bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2025.
Rinciannya, pembangunan dua ruang kelas baru menelan biaya Rp498.886.000, sementara ruang OSIS dan ruang BK masing-masing sebesar Rp110.863.000.
Kepala SMAN 2 Natar menyampaikan rasa syukur atas bantuan tersebut, karena pembangunan sarana dan prasarana merupakan kebutuhan mendesak demi menunjang proses belajar mengajar yang lebih nyaman dan representatif.
“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih atas perhatian pemerintah melalui Kemendiknas. Revitalisasi ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah untuk menghadirkan lingkungan belajar yang lebih layak bagi peserta didik,” ujarnya.

Proses pembangunan yang telah berjalan sekitar dua bulan kini mencapai 50 persen. Seluruh tahapan dilakukan dengan standar operasional pembangunan (SOP) yang ketat, baik dari sisi bahan maupun keselamatan kerja.
Adapun bahan bangunan yang digunakan semuanya berkualitas dan bersertifikasi SNI, antara lain semen Batu Raja dan Tiga Roda, genteng metal pasir 0,35 mm, besi ukuran 6–12 SNI, baja ringan profil C75, plafon PVC, kusen UPVC tipe P2 dan J3, serta keramik lantai 40×40.
Dalam pelaksanaannya, pihak sekolah juga menggandeng konsultan pembangunan Diki Putra, S.T., yang bertugas melakukan pendampingan teknis agar proyek berjalan sesuai perencanaan dan spesifikasi yang telah ditetapkan.
Tak hanya itu, kegiatan pembangunan ini juga mendapat perhatian langsung dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Provinsi Lampung, Ibu Risna Instiza, S.H., M.H., yang bersama stafnya turun meninjau ke lokasi. Dalam kesempatan tersebut, beliau memberikan arahan penting agar seluruh proses revitalisasi mengutamakan mutu, spesifikasi sesuai standar, serta keselamatan kerja para pekerja.
“Pembangunan sekolah bukan hanya tentang gedung yang berdiri, tapi juga tentang kualitas yang akan menopang semangat belajar siswa dan dedikasi para guru,” tutur Ibu Risna saat kunjungan lapangan.
Dengan pembangunan ini, SMAN 2 Natar berharap mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan inspiratif bagi seluruh warga sekolah. (SN)

