Peringatan Isra’ Mi’raj Desa Sumber Agung, Kiai Aziz : Jaga Amaliah Aswaja Untuk Bentengi Masjid dan Mushola

0

nataragung.id – Sragi – Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H di Mushola Nurul Huda, Desa Sumber Agung, Kecamatan Sragi, menjadi saksi kuatnya akar kerukunan dan militansi kader Nahdlatul Ulama. Acara yang digelar pada Minggu (28/12/2025) malam ini dihadiri sekitar 500 jamaah dan menjadi panggung sinergi antara ulama, pemerintah, dan umat lintas agama.

Acara dibuka dengan khidmat, diawali lantunan ayat suci Al-Qur’an dan gema shalawat. Ketua Panitia, Saiful Huda, membuka rangkaian sambutan dengan ucapan terima kasih atas gotong royong warga masyarakat yang luar biasa demi suksesnya acara ini.

Senada dengan itu, Ketua PHBI, Ust. Muhammad Nasrullah, mengajak jamaah untuk senantiasa menjadi pribadi yang pandai bersyukur atas segala nikmat Allah SWT. Sementara itu, Kepala Desa Sumber Agung, Ali Rohim, memberikan apresiasi khusus terhadap pola pengamanan lintas agama yang melibatkan umat Katolik, Kristen, dan Hindu (Umat Sedharma) yang bersinergi dengan Banser.

Baca Juga :  Kolaborasi PT. Central Avian Pertiwi dan RMI PCNU Lampung Selatan, Salurkan Lebih dari 425 Ribu Butir Telur untuk Peningkatan Gizi Santri

“Ini adalah bukti nyata kerukunan di desa kita. Saya juga menghimbau warga agar bijak bermedia sosial, jangan asal posting isu sensitif yang bisa memecah belah keharmonisan,” tegas Ali Rohim dalam sambutannya.

Militansi Kader dan Keberkahan Intelektual Suasana semakin hangat saat penceramah, Bpk Ky. Abdul Aziz, tiba dengan pengawalan ketat Banser R2. Kehadiran beliau disambut langsung oleh jajaran struktural:
* Kyai Sumari (Ketua MWCNU Sragi)

Baca Juga :  Ida Mustafidah Terpilih Secara Aklamasi dan Pimpin PAC Fatayat NU Kecamatan Sidomulyo Masa Khidmat 2026-2030

* Kyai. Mustangin (Rais Syuriyah Ranting NU Sumber Agung)

* Ust. Supyan (Ketua Ranting NU Sumber Agung)

* Ust. Ilyas Untoro (Sekretaris MWCNU Sragi)

* Sahabat Redo (Ketua PAC GP Ansor Sragi)

Kehadiran seluruh Kader Penggerak NU Desa Sumber Agung ini menegaskan posisi Kiai Aziz yang juga merupakan Instruktur Wilayah PD-PKPNU.

Kiai Aziz menunjukkan ketawadhuan luar biasa. Beliau memulai dengan mengaji satu baris Kitab Miftahul Mannan. “Ini untuk menggugurkan kewajiban saya sebagai santri Tremas yang dibaiat guru-guru untuk mengajar, meskipun saat ini saya mengasuh pondok sendiri,” ungkap Pengasuh Ponpes Bahrul Ulum Jati Agung tersebut.

Baca Juga :  Hampir Seluruh Nahdliyin Sepakat Gus Yahya Diberhetikan sebagai Ketum PBNU

Beliau kemudian membedah ayat Subhanalladzi asra bi’abdihi… dan menekankan tugas utama warga NU, yaitu Himayatud Din (menjaga agama). “Jagalah amaliah Aswaja An-Nahdliyah, terutama shalat berjamaah. Jika amaliah ini tidak diperkuat, maka yang akan hilang pertama kali adalah fisik masjid dan musholanya,” pesan beliau.

Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah, yang juga membawa berkah ekonomi bagi para pedagang gorengan dan makanan ringan yang memadati pelataran mushola. (**)

Editor : Edi Sriyanto

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini