Jurnalis Senior Heri CH Burmelli Keluhkan Kondisi Tol Lampung–Palembang: Mahal, Fasilitas Buruk

0

nataragung.id, Bandar Lampung — Jurnalis senior Heri CH Burmelli menyampaikan kekecewaannya terhadap kondisi Jalan Tol Lampung–Palembang yang dinilainya jauh dari standar kelayakan, baik dari sisi kualitas infrastruktur maupun besaran tarif yang harus dibayar pengguna.

Keluhan tersebut disampaikan Heri melalui akun Facebook pribadinya saat melakukan perjalanan silaturahmi ke Palembang menjelang pergantian tahun. Dalam unggahannya, Heri mengisahkan niat sederhana membawa keluarga, khususnya sang anak bungsu, untuk sekadar berlibur di momen Tahun Baru.

“Tahun baru, tetap di rumah… kasihan si bungsu kalau tidak diajak sekadar liburan ke Palembang. Ternyata tolnya jelek dan mahal. Saya kecewa sekali,” tulis Heri dalam statusnya.

Baca Juga :  Selamat Ulang Tahun Ke - 73 Ayah Anshori Djausal : Sang Tokoh Multitalenta Lampung

Menurut Heri, kondisi Tol Lampung–Palembang tidak sebanding dengan tarif yang dikenakan kepada masyarakat. Ia menilai kualitas jalan tol tersebut jauh tertinggal dibandingkan jalan tol di Pulau Jawa, baik dari aspek kenyamanan, keamanan, maupun fasilitas pendukung.

Lebih jauh, Heri menegaskan bahwa persoalan ini bukan hanya dirasakan oleh masyarakat Lampung dan Sumatera Selatan, tetapi juga berdampak luas bagi pengguna jalan dari Jambi, wilayah Sumatera lainnya, hingga konektivitas Sumatera–Jawa.

Baca Juga :  Gunawan Handoko : KKN Bukan Sekedar Memenuhi Tugas Akademis

Dalam catatannya, Heri bahkan mendorong lahirnya resolusi atau petisi publik sebagai bentuk keprihatinan dan tekanan moral kepada pihak pengelola dan pemerintah. Ia mengusulkan dua poin utama, yakni penutupan atau evaluasi serius terhadap penyelenggara jalan tol yang dinilai menetapkan tarif mencekik dengan fasilitas yang tidak memadai, serta audit menyeluruh terhadap biaya pembangunan tol yang dianggap tidak memenuhi standar sebagaimana jalan tol di Pulau Jawa.

“Tol paling brutal, asal jadi, tarif sak penak udel, suka-suka,” tegas Heri dengan nada kritis.

Baca Juga :  Pemerintah Provinsi Lampung Segera Tertibkan Tanah Milik Negara di Desa Sabah Balau dan Kelurahan Sukarame Baru

Meski bernada keras, Heri menutup catatannya sebagai refleksi akhir tahun, sembari menyampaikan ucapan selamat menyongsong Tahun Baru kepada rekan-rekannya.

Keluhan jurnalis senior tersebut kembali membuka ruang diskusi publik mengenai kualitas dan keadilan pembangunan infrastruktur jalan tol di luar Pulau Jawa, sekaligus menjadi pengingat pentingnya pengawasan, transparansi, dan keberpihakan pada kepentingan rakyat.

Editor  : Muhammad Arya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini