Respon Keluhan Warga di Dapilnya, Hendry Gunawan Siap Koordinasi dengan Ketua Komisi III dan DLH

0

nataragung.id, Natar — Sekretaris Komisi III DPRD Lampung Selatan, Hendry Gunawan, yang akrab disapa Een, menanggapi keluhan masyarakat terkait dugaan limbah yang berasal dari aktivitas pabrik PT Keong Nusantara Abadi (Wong Coco) di wilayah Natar.
Kepada tim redaksi Nataragung.id, Een yang merupakan anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) Natar menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan mengambil langkah secara sepihak, melainkan akan terlebih dahulu berkoordinasi secara kelembagaan di internal Komisi III.

“Persoalan ini akan saya komunikasikan dan koordinasikan terlebih dahulu dengan Ketua Komisi III DPRD Lampung Selatan, Ibu Yuti Ramayanti dari Fraksi Gerindra, serta seluruh anggota Komisi III untuk dibahas bersama, karena kami tidak bisa serta-merta mengambil langkah sendiri,” ujar Een.

Baca Juga :  Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama hadiri Silaturahmi Bersama DPD KNPI Kabupaten Lampung Selatan

Selain itu, ia juga berencana berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lampung Selatan guna menindaklanjuti laporan masyarakat. Koordinasi tersebut bertujuan agar pihak terkait dapat melakukan peninjauan langsung ke lokasi guna memastikan kondisi yang sebenarnya.

“Saya juga akan mencoba berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Lampung Selatan agar dapat dijadwalkan peninjauan ke lapangan,” tambahnya.

Baca Juga :  Tanpa Sekat di Hari Raya, Egi-Zita Salami Warga Satu per Satu di Lamban Rakyat

Diketahui, belakangan ini keluhan warga Desa Bumisari ramai diperbincangkan di media sosial. Warga mengeluhkan bau tidak sedap yang diduga berasal dari aktivitas pabrik PT Keong Nusantara Abadi (Wong Coco). Bau menyengat tersebut disebut paling parah terjadi pada malam hari, terutama setelah turun hujan, sehingga mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar.

Salah seorang warga yang tinggal di sekitar area pabrik dan meminta identitasnya dirahasiakan demi alasan keamanan mengungkapkan bahwa bau menyengat kerap muncul pada malam hari dan cukup mengganggu aktivitas maupun waktu istirahat warga.

Baca Juga :  Perkuat Kelembagaan, MUI Lampung Selatan Audiensi ke Bupati Egi Jelang Rakerda

Masyarakat berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah dan instansi terkait agar dilakukan pemeriksaan serta penanganan yang tepat, sehingga lingkungan tetap terjaga dan kenyamanan warga dapat kembali dirasakan.

Editor  : Muhammad Arya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini