nataragung.id – Mandah – Pemimpin Redaksi nataragung, H. SyahidanMh, SAg., pada Sabtu 1 Syawal 1447 H bertepatan dengan 21 Maret 2026 M, menyampaikan khutbah Idul Fitri di Masjid Al-Istiqomah Dusun Mandah Induk, Desa Mandah, Natar Lampung Selatan.
Dihadapan ratusan jamaah yang memadati masjid, Syahidan mengatakan bahwa momentun Idul Fitri bukan sekadar berkumpul untuk bergembira tetapi untuk mensyukuri kemenangan besar, yaitu kemenangan melawan hawa nafsu, kemenangan menahan amarah dan kemenangan menjaga diri dari dosa.
Puasa Ramadhan telah mendidik kaum muslimin untuk menjadi hamba Allah yang bertaqwa, seraya Syahidan mengutip firman Allah SWT dalam Alquran surat Al-Baqarah 183 yang artinya : “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa.”
Lebih jauh Syahidan mengungkapkan, bahwa taqwa itulah hakikat kemenangan. Bukan baju baru, bukan hidangan melimpah, tetapi hati yang kembali bersih dan jiwa yang lebih dekat kepada Allah SWT.
Oleh karena itu, Idul Fitri adalah hari kembalinya ummat Islam kepada fitrah, bersih dari dosa, jujur dalam Iman dan lembut dalam akhlak
Menurutnya kemenangan Ramadhan bukan untuk dirayakan sesaat, tetapi di jaga sepanjang hayat. Jangan biarkan masjid yang penuh di Ramadhan kembali sepi, jangan biarkan Alquran yang akrab kembali berdebu.
Di akhir khutbah Syahidan mengajak para jama’ah untuk memelihara kesucian Ramadhan dengan cara : Menjaga shalat tepat waktu, melanjutkan tilawah Al-Quran, memperkuat silaturahim, menjaga lisan dan akhlak. “Mari kita saling memaafkan, agar kita benar-benar kembali ke fitrah,” tutup Syahidan.
Sebelumnya, pada kesempatan shalat Idul Fitri, bertindak sebagai Imam adalah Ustadz Robbi Zaendra, yang berasal Ta’mir Masjid Al-Istiqomah. (*)
Editor : Dianis Aditya.

