Oleh: Prof. Admi Syarif, PhD
Dosen Unila dan tukang tulis
nataragung.id, Bandar Lampung — Momen Lebaran telah tiba! Seperti biasa, pada saat ini selain dipenuhi warga yang mudik, Lampung juga akan dipadati wisatawan dari berbagai daerah. Ribuan kendaraan berplat B, BG, BH, D, hingga A jauh-jauh datang berkunjung untuk menikmati indahnya Sai Bumi Ruwa Jurai ini.
Karena keindahan alam dan keramahan penduduknya, saya sering menggambarkan bahwa Lampung seolah diciptakan ketika Tuhan sedang tersenyum. Orang Lampung sendiri punya ungkapan indah: “Ulun Lampung sangun wawai atei”—orang Lampung memang baik hati.
Terkenal dengan beragam destinasi wisata, mulai dari pantai hingga pegunungan, Lampung selalu menjadi tujuan favorit saat akhir pekan maupun musim liburan. Tak hanya panorama alamnya yang memikat, Lampung juga kaya akan kuliner yang maknyus dan memanjakan lidah para pengunjung.
Rasanya tentu belum lengkap jika pulang dari Lampung tanpa membawa oleh-oleh khasnya. Pilihan oleh-oleh dari Lampung pun sangat beragam. Berikut ini sepuluh oleh-oleh khas Lampung yang wajib dicicipi sekaligus dibawa pulang versi Prof. Admi Syarif, PhD. :

⸻
1. Juadah Bakkit
Ulun Lampung selalu menjamu tamunya dengan serius. Untuk kue kering, beberapa jenis kue jadul favorit ulun Lampung antara lain juadah bakkit, lidah kucing, dan putri salju.
Juadah bakkit berbahan dasar sagu, gula, dan santan. Bentuknya beragam sesuai cetakan yang digunakan. Kue ini hampir selalu hadir di meja tamu saat Lebaran di rumah-rumah orang Lampung.
Jujur saja, ini adalah salah satu kue kering favorit saya. Rasanya manis, harum, dan gurih—sangat cocok menemani secangkir kopi di pagi hari. GAes, ente dapat membeli juara bakkit di Nuwono Tasya lo !
⸻
2. Lempok Durian
Sekilas bentuk dan teksturnya mirip dodol. Namun lempok dibuat dengan kandungan durian yang jauh lebih banyak. Karena itu aroma dan rasa duriannya sangat kuat dan menggoda.
Bahan utamanya hanya durian dan gula, tetapi proses pembuatannya membutuhkan kesabaran. Secara tradisional, lempok dimasak di atas tungku kayu sambil terus diaduk hingga mengental.
Rasanya? Sudah pasti maknyus. Dang lupo—jangan lupa memasukkan lempok ke daftar oleh-oleh Anda.
⸻
3. Kemplang
Kemplang adalah kerupuk khas yang sangat populer di Lampung dan juga dikenal di Palembang. Kerupuk ini dibuat dari campuran ikan dan tepung, lalu dibakar di atas bara api.
Biasanya menggunakan ikan gabus atau tenggiri. Teksturnya agak kasar dengan aroma ikan yang khas. Kemplang paling nikmat disantap bersama sambal khasnya yang pedas menggigit.
⸻
4. Kue Lapis Legit
Dalam bahasa Lampung, kue disebut juadah. Salah satu juadah yang paling istimewa adalah lapis legit.
Sesuai namanya, kue ini memiliki lapisan-lapisan tipis yang manis dan harum. Untuk membuat satu loyang legit bisa diperlukan hingga 20–25 butir telur.
Proses pembuatannya membutuhkan kesabaran luar biasa karena setiap lapisan harus dipanggang satu per satu. Tidak heran jika harganya agak “mehong”. Namun rasanya memang incredibly delicious.
⸻
5. Keripik Pisang
Lampung dikenal sebagai salah satu daerah penghasil pisang terbesar di Indonesia. Maka tak heran jika keripik pisang menjadi oleh-oleh paling populer dari daerah ini.
Varian rasanya pun beragam: cokelat, stroberi, keju, hingga cappuccino.
⸻
6. Kopi Lampung
Lampung juga terkenal sebagai salah satu penghasil kopi terbesar di Indonesia, terutama kopi robusta.
Aromanya kuat dengan rasa yang khas. Bagi para pecinta kopi, membawa pulang kopi Lampung tentu menjadi pilihan oleh-oleh yang sangat tepat.
⸻
7. Keripik Nangka
Selain pisang, Lampung juga melimpah dengan buah-buahan seperti durian, manggis, dan nangka. Dari sinilah lahir oleh-oleh lezat berupa keripik nangka.
Rasanya manis, gurih, dan renyah—dijamin membuat siapa pun yang menerimanya merasa senang.
⸻
8. Bakso Sony
Bagi pengunjung Lampung, rasanya belum lengkap tanpa mencicipi Bakso Son Haji Sony.
Setiap hari ribuan orang menikmati bakso ini. Kuahnya gurih dan nikmat, apalagi jika ditambah sambal dan kecap sesuai selera.
Sebagai oleh-oleh, pengunjung juga bisa membawa pulang paket bakso lengkap dengan bumbunya.
⸻
9. Pempek
Meski identik dengan Palembang, pempek juga sangat mudah ditemukan di Lampung dengan cita rasa yang tak kalah nikmat.
Berbagai varian pempek tersedia: kapal selam, adaan, lenjer, kulit, hingga pempek kecil. Semuanya bisa dinikmati di tempat ataupun dibungkus untuk oleh-oleh.
Pokoknya, enggak aci ke Lampung kalau belum makan pempek.
⸻
10. Dodol Lampung
Satu lagi kuliner khas yang tak boleh terlewatkan adalah dodol Lampung.
Dodol dibuat dari campuran ketan, santan, dan gula aren, menghasilkan warna cokelat kehitaman dengan rasa manis legit.
Dalam tradisi masyarakat Lampung, dodol memiliki makna simbolis. Kemanisannya melambangkan harapan agar kehidupan ke depan selalu dipenuhi kebahagiaan.
Selain itu, karena dibuat dari beras ketan yang lengket, dodol juga melambangkan eratnya hubungan persaudaraan dalam keluarga ulun Lampung.
⸻
Beragamnya oleh-oleh khas Lampung menunjukkan betapa kayanya budaya dan tradisi kuliner masyarakat Sai Bumi Ruwa Jurai. Setiap makanan bukan hanya sekadar hidangan, tetapi juga menyimpan cerita, makna, dan doa yang diwariskan turun-temurun.
Jadi, jika Anda berkunjung ke Lampung saat Lebaran atau liburan, jangan hanya menikmati keindahan pantai dan gunungnya. Sempatkan juga membawa pulang oleh-oleh khasnya.
Selain menjadi kenangan perjalanan, oleh-oleh itu juga menjadi cara sederhana untuk memperkenalkan keramahan dan kekayaan budaya ulun Lampung kepada dunia.
⸻
📷 Foto: Oleh-oleh khas Lampung (sebagai pemanis)

