nataragung.id – Kota Metro – Pemerintah Kota Metro mencatat momen bersejarah dengan diterimanya kunjungan resmi tim survei Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) dari Universitas Pertahanan RI yang berlangsung di ruang OR Setda Kota Metro, pada Selasa (21/04/2026).
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Asisten I Sekretaris Daerah Kota Metro, Helmi Zein. Dalam sambutannya, ia mewakili Wali Kota Metro menyampaikan rasa syukur karena ini merupakan kali pertama Unhan melakukan kunjungan kerja ke wilayah tersebut.
“Saya diperintahkan khusus untuk menerima teman-teman dari Unhan. Semoga kedatangan Bapak-bapak sekalian menjadikan berkah buat kami dan ini rasanya pertama kali Universitas Pertahanan mengunjungi Kota Metro,” ujar Helmi Zein.
Helmi juga berharap kunjungan perdana ini menjadi awal kerjasama yang baik dan dapat memperluas wawasan bagi masyarakat lokal yang wilayahnya kental dengan nilai-nilai kepahlawanan.
“Seperti yang kita tahu, nama-nama besar seperti Raden Intan 1 dan 2 diabadikan di sini. Bahkan pemindahan Korem ke Lampung Tengah juga menjadi berkah luar biasa bagi perkembangan wilayah kami,” tambahnya.

Helmi juga menegaskan bahwa Pemkot Metro akan memberikan dukungan penuh terhadap seluruh rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Universitas Pertahanan, demi kelancaran program akademik dan riset yang akan dilakukan mahasiswa nantinya.
“Kami dari Pemerintah Kota Metro tentu akan memberikan dukungan maksimal. Mudah-mudahan kegiatan yang dilaksanakan dapat berjalan lancar dan sukses di Kota Metro,” tegasnya.
Sementara itu, pimpinan rombongan, Kolonel A. Bambang Utomo, mengungkapkan bahwa kunjungan ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan Unhan terhadap Kota Metro sebagai embrio perkembangan wilayah di Provinsi Lampung.
“Yang dulu mungkin disampaikan belum pernah ada kunjungan dari Unhan. Nah, kali ini Unhan tergelitik bahwa embrio kota besar di Lampung ini awalnya dari Metro. Mungkin ada hal-hal yang bisa kita jadikan riset di sini dan bermanfaat bagi Unhan maupun Pemkot Metro,” kata Bambang.

Dalam pertemuan tersebut, Bambang memperkenalkan profil Universitas Pertahanan yang memiliki tiga kampus, yakni kampus utama di Sentul, program pascasarjana S2 dan S3 di Salemba, serta program D3 di Nusa Tenggara Timur, tepatnya di Belu.
Sebagai pimpinan Tim, ia juga menjelaskan bahwa kegiatan survei tersebut diikuti oleh 11 orang yang terdiri dari pimpinan, empat kepala program studi, dosen, staf, serta mahasiswa.
“Kami tim survei dari Unhan berjumlah 11 orang. Saya Kolonel Arhanud Bambang Utomo, bersama empat Kaprodi, satu dosen, staf, dan mahasiswa, termasuk salah satu putra daerah Lampung,” jelasnya.

Tak hanya itu, Bambang juga merinci jajaran tim yang hadir, di antaranya Kaprodi Magister Strategi Perang Semesta Kolonel Sulis, Kaprodi Diplomasi Pertahanan Kolonel Irmia, Dosen Kolonel Bondi, Kaprodi Strategi Pertahanan Laut Kolonel Dr. Rubi Hartono, serta Kasubag Letkol Rofiq, Kapten Johan, dan mahasiswa.
Selama pelaksanaan survei yang berlangsung tiga hari, tim turut didampingi oleh Letkol Adi dari Kodam II/Raden Inten.
“Tujuan utama kunjungan ini adalah untuk menghimpun berbagai data dan potensi yang dapat dikembangkan dalam pelaksanaan KKDN mahasiswa Fakultas Strategi Pertahanan dan kami sedang mengorganisir dan menghimpun apa saja yang nantinya bisa dikembangkan pada saat pelaksanaan KKDN mahasiswa, khususnya dari empat program studi,” ungkapnya.

Direncanakan, kegiatan KKDN akan melibatkan sekitar 96 mahasiswa yang akan disebar di berbagai lokasi penelitian di Kota Metro.
“Pelaksanaannya direncanakan pada 17 hingga 22 Mei 2026. Dari hasil survei ini, kami akan memetakan lokasi dan waktu pelaksanaan, serta akan berkoordinasi dengan Pemkot Metro demi kelancaran kegiatan,” tambahnya.
Selain itu, Bambang menegaskan bahwa kegiatan KKDN ini juga bertujuan mendorong mahasiswa untuk menggali berbagai isu strategis di daerah yang berkaitan dengan pertahanan negara dan ketahanan nasional.
“Mahasiswa akan melakukan riset yang berkaitan dengan pertahanan negara atau ketahanan nasional yang bisa berkembang sesuai temuan di lapangan,” jelasnya.

Bambang juga berharap pemerintah kota Metro dapat memberikan arahan terkait perangkat daerah yang dapat menjadi lokasi penelitian mahasiswa.
“Kami mohon arahan, tidak perlu menjawab secara detail, namun cukup mengarahkan ke OPD terkait agar mahasiswa dapat menghimpun data secara optimal,” katanya.
Sebagai tindak lanjut, pihak Unhan akan menyampaikan proposal resmi kepada Pemerintah Kota Metro guna mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan KKDN serta terjalin sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam memperkuat kajian strategis yang berkontribusi terhadap pembangunan dan ketahanan nasional. (*/SMh)

