86 CPNS Resmi Jadi PNS di 2026, Awal Baru Pengabdian untuk Kota Metro

0

nataragung.id – Kota Metro – Setelah penantian panjang sejak mengikuti seleksi pada tahun 2020, sebanyak 86 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) akhirnya resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada tahun 2026. Momentum bersejarah ini ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) serta pengambilan sumpah janji yang berlangsung khidmat di Aula Pemerintah Kota Metro, Senin (27/04/2026).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Metro, Elmanani, menjelaskan bahwa pengangkatan ini memiliki dasar hukum yang kuat, mengacu pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara serta Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 Junto Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen PNS. Seluruh proses tersebut tertuang dalam Keputusan Wali Kota Metro Nomor 227 Tahun 2026.

Baca Juga :  Wujud Kepedulian Sosial Untuk Warga Rejomulyo, Wali Kota Metro Hadiri Sambatan Mbangun Omah

“Ini merupakan bentuk kepastian status kepegawaian bagi CPNS yang telah menuntaskan seluruh tahapan, termasuk pendidikan dan pelatihan dasar (Latsar), serta dinyatakan sehat jasmani dan rohani untuk menjadi PNS secara penuh,” ujar Elmanani.

Dari total 86 PNS yang diangkat, terdiri dari 16 tenaga kesehatan dan 70 tenaga teknis. Selain menerima SK, para peserta juga mengikuti pengambilan sumpah janji—sebuah kewajiban yang mencerminkan komitmen terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, serta kesetiaan kepada negara dan pemerintah.

Menariknya, jumlah peserta yang mengikuti pengambilan sumpah tahun ini mencapai 94 orang, termasuk peserta dari pengangkatan lainnya. Sumpah janji diucapkan sesuai agama dan kepercayaan masing-masing sebagai bentuk tanggung jawab moral kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Baca Juga :  Pemkot Metro Fasilitasi Verifikasi Venue PON 2032, KONI Pusat Tinjau Kesiapan Infrastruktur Olahraga

Sementara itu, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan penting kepada para PNS baru. Ia menegaskan bahwa status baru ini bukan sekadar pencapaian, melainkan awal dari tanggung jawab besar sebagai abdi negara.

“Ini adalah langkah awal untuk meningkatkan kinerja, disiplin, dan profesionalisme. Saudara bukan hanya menjalankan tugas kedinasan, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat Kota Metro,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa tantangan ke depan semakin kompleks, dengan pengawasan publik yang kian ketat serta tuntutan pelayanan yang cepat, tepat, dan transparan. Oleh karena itu, integritas, loyalitas, dan profesionalisme harus menjadi prinsip utama dalam setiap tugas.

Baca Juga :  Metro, Lampung — Dalam tiga hari aksi kemanusiaan yang intens, 5–7 Desember 2025, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Metro berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp65.967.400 untuk membantu korban bencana beruntun di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Aksi galang dana yang digelar serentak di sejumlah titik strategis Kota Metro ini melibatkan puluhan kader lintas komisariat. Sejak hari pertama, arus dukungan masyarakat begitu deras—mobil, motor, hingga pejalan kaki tampak berhenti memberikan bantuan. Respon cepat masyarakat inilah yang membuat capaian donasi meningkat tajam. Ketua Umum PC PMII Kota Metro, Sahabat M. Luthfi Rafiuddin. A, menyampaikan apresiasi mendalam atas solidaritas warga. “Alhamdulillah, dalam waktu tiga hari kami berhasil menghimpun lebih dari Rp65,9 juta. Ini bukti nyata bahwa warga Metro memiliki kepedulian tinggi. Kami hanya menjadi perantara, sedangkan kemuliaan sesungguhnya datang dari para dermawan yang tergerak hatinya,” ujarnya. Luthfi menegaskan bahwa PMII tidak hanya berhenti pada pengumpulan dana, tetapi memastikan penyaluran dilakukan secara tepat dan transparan. “Bantuan ini langsung kami salurkan melalui pengurus koordinator cabang PMII Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, serta perwakilan OKP dan Pemerintah Kota Metro yang akan turun ke lokasi. Kami ingin memastikan amanah ini benar-benar sampai kepada korban yang membutuhkan,” tambahnya. Koordinator Lapangan aksi, Sahabat Ervan, mengungkapkan bahwa para kader bekerja tanpa kenal lelah. “Setiap hari kami turun dari pagi sampai sore. Hujan sempat turun, tetapi semangat teman-teman tidak pernah reda. Kami merasa bertanggung jawab untuk berbuat sesuatu bagi saudara-saudara kita yang tengah ditimpa musibah,” ucapnya. Dengan terkumpulnya hampir Rp66 juta, aksi PMII Kota Metro ini menjadi bukti bahwa mahasiswa tetap memegang peran penting sebagai pelopor solidaritas dan agen sosial di tengah masyarakat. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para korban dan menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan selalu melampaui batas wilayah. (SN)

“Saudara adalah wajah pemerintah di tengah masyarakat. Jadilah ASN yang jujur, disiplin, inovatif, dan melayani dengan sepenuh hati,” pesannya.

Lebih lanjut, ia mendorong para ASN baru untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai berAKHLAK serta aktif mengembangkan kompetensi sesuai bidang masing-masing. Pengangkatan ini, menurutnya, bukanlah garis akhir, melainkan titik awal perjalanan panjang dalam mengabdi bagi masyarakat dan pembangunan daerah. (*/SMh)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini