nataragung.id – Metro – Keluhan masyarakat terkait kondisi Jalan Pattimura akhirnya mulai terjawab. Pemerintah Provinsi Lampung resmi memulai proses perbaikan ruas Jalan Pattimura sepanjang 1,176 kilometer, yang menghubungkan Kota Metro dengan Kabupaten Lampung Tengah dan ditargetkan selesai paling cepat pada September 2026 mendatang.
Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela saat menghadiri groundbreaking pembangunan Jalan Pattimura di Kota Metro, Senin (11/05/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso turut mendampingi Wakil Gubernur Lampung meninjau langsung proses pembangunan ruas Jalan Pattimura.

Dalam sambutannya, Jihan mengatakan pembangunan Jalan Pattimura merupakan salah satu proyek yang telah lama dinantikan masyarakat Kota Metro. Perbaikan jalan tersebut menelan anggaran sebesar Rp 9,3 miliar dengan spesifikasi rigid beton, guna meningkatkan kualitas dan ketahanan jalan.
“Secara umum, proyek pembangunan jalan di Kota Metro pada tahun 2026 telah ditandatangani dalam dua paket pekerjaan. Khusus ruas Pattimura memiliki total panjang 3,517 kilometer dengan panjang penanganan yang diperbaiki mencapai 1,176 kilometer,” kata Jihan.
Ia menegaskan, hampir seluruh pembangunan ruas jalan provinsi di Lampung menggunakan spesifikasi rigid beton agar kualitas jalan lebih baik dan tahan lama.
“Kami ingin kualitas rigid beton yang dikerjakan benar-benar sesuai spesifikasi dan tidak di bawah standar yang telah ditetapkan,” tegasnya.
Menurut Jihan, pembangunan ruas Jalan Pattimura tidak hanya menjadi perhatian pemerintah, tetapi juga merupakan aspirasi masyarakat yang selama ini terus disuarakan agar segera direalisasikan.
“Kami Pemerintah Provinsi Lampung pada tahun 2026 cukup progresif melakukan pembangunan jalan di seluruh ruas provinsi yang ada di kabupaten dan kota. Hampir seluruh dari 56 ruas jalan provinsi saat ini sedang menjadi prioritas pembangunan,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi proses pembangunan agar pekerjaan berjalan sesuai perencanaan. Selain itu, Jihan mengingatkan pihak pelaksana proyek agar mengutamakan keselamatan kerja dan menjaga kualitas pembangunan.
Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung, M. Taufiqullah mengatakan, median jalan pada proyek pembangunan Jalan Pattimura memiliki ketinggian mencapai 40 sentimeter.
“Untuk sementara, median jalan dibangun hingga ketinggian 40 sentimeter sampai di titik akhir median,” jelasnya.
Ia juga meminta masyarakat bersabar selama proses pembangunan berlangsung karena akan dilakukan pengaturan lalu lintas demi keamanan pekerjaan proyek.
“Insyaallah nanti akan kami pasang pengaman di sisi jalan untuk menjaga keselamatan. Namun, selama proses pekerjaan berlangsung, seluruh putar balik atau U-turn sepanjang 1,1 kilometer akan ditutup sementara,” ucapnya.
Sementara itu, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Lampung atas dimulainya pembangunan Jalan Pattimura yang selama ini menjadi harapan masyarakat Kota Metro.
“Pemerintah Kota Metro terus berupaya membangun komunikasi dan sinergi yang baik dengan Pemerintah Provinsi Lampung. Alhamdulillah, hari ini masyarakat Kota Metro mulai merasakan perhatian dari pemerintah provinsi melalui pembangunan Jalan Pattimura ini,” kata Bambang.
Ia berharap pembangunan jalan tersebut dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat serta memperlancar konektivitas antara Kota Metro dan Kabupaten Lampung Tengah.
“Kami berharap pembangunan ini berjalan lancar, selesai tepat waktu, dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas warga,” pungkasnya. (*/SMh)

