nataragung.id – Pemanggilan – Betapa banyak manusia yang hidup hanya untuk memenuhi perut, memanjakan hawa nafsu, dan mengejar kesenangan yang fana.
Hari-harinya dihabiskan untuk mencari nikmat dunia, seakan umur akan berjalan tanpa ujung dan kematian tak pernah mengetuk pintunya.
Padahal dunia hanyalah persinggahan singkat, sedang akhirat adalah negeri yang kekal.
Orang yang jauh dari Allah sering kali tertawa paling keras di dunia, namun hatinya paling sunyi. Mereka mengejar gemerlap kehidupan, tetapi kehilangan cahaya ketenangan.
Mereka mengumpulkan kenikmatan demi kenikmatan, namun tidak pernah benar-benar merasa cukup. Sebab hati manusia tidak akan tenang kecuali dekat dengan Rabb-nya.
Allah Subḥanahu wata’ala menggambarkan keadaan mereka dengan firman-Nya:
﴿ذَرْهُمْ يَأْكُلُوا وَيَتَمَتَّعُوا وَيُلْهِهِمُ الْأَمَلُ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ﴾
“Biarkanlah mereka makan, bersenang-senang, dan dilalaikan oleh angan-angan kosong, kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatan mereka).” (QS. Al-Hijr: 3)
Ayat ini bukan sekadar ancaman, tetapi juga cermin bagi setiap jiwa. Jangan sampai hidup hanya berputar pada makan, tidur, harta, dan syahwat, sementara ruh dibiarkan lapar dari dzikir, doa, dan sujud kepada Allah.
Angan-angan yang panjang sering membuat manusia menunda taubat. Ia berkata, “Nanti kalau sudah tua aku akan berubah… nanti kalau urusan selesai aku akan mendekat kepada Allah…”
Padahal tidak ada seorang pun yang tahu apakah esok pagi masih sempat membuka mata. Dunia akan meninggalkan kita, atau kita yang akan meninggalkannya.
Maka berbahagialah orang yang menjadikan dunia di tangannya, bukan di hatinya. Ia menikmati nikmat Allah secukupnya, namun hatinya tetap terpaut kepada akhirat.
Sebab kenikmatan sejati bukanlah banyaknya harta dan panjangnya angan-angan, melainkan hati yang hidup dalam iman dan tenang dalam mengingat Allah. (*/246)
WaAllahu A’lam
_____
📚 H. Komiruddin Imron, Lc
✒️Shabahul_Khair
*) Penulis adalah Anggota Majelis Pertimbangan Dewan Dakwah Islam Indonesia Propinsi Lampung, tinggal di Pemanggilan, Natar.
#KIS
#Shobahul_Khair
#Mutiara_Pagi

