nataragung.id – Sidomulyo – Hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Sidomulyo pada Minggu (17/05/2026) pagi, tidak menyurutkan langkah dan semangat swadaya masyarakat di Desa Seloretno, Kabupaten Lampung Selatan. Demi menyukseskan Program Desa HELAU (Hijau, Elok, Lestari, Aman, Unggul) tahun 2026, puluhan warga Dusun Kampung Duren terpantau kompak turun ke lapangan melakukan aksi gotong royong.
Aksi bersih-bersih dan penataan lingkungan ini difokuskan di area lapangan bola volly dusun setempat. Kawasan yang menjadi ruang publik warga tersebut dibersihkan mulai dari pembabatan rumput liar hingga penyiapan lahan produktif.

Kepala Dusun Kampung Duren, Abdullah, menyampaikan rasa syukurnya atas tingginya kesadaran dan partisipasi aktif warga dalam merawat lingkungan, kendati cuaca di lokasi sempat kurang bersahabat.
“Alhamdulillah, hari ini warga sangat semangat bergotong royong. Kami prioritaskan di lokasi lapangan volley ini, karena memang fasilitas ini menjadi pusat kegiatan yang melibatkan banyak warga, seperti peringatan HUT RI dan agenda-agenda sosial lainnya,” ujar Abdullah di sela-sela kegiatan.
Langkah taktis warga di tingkat dusun ini merupakan respons nyata atas imbauan struktural Kepala Desa Seloretno, Achmad Subari, A.Md. Sebagai desa yang menjadi gerbang masuk utama menuju pusat kota Kecamatan Sidomulyo, penataan wajah desa melalui Lomba Desa HELAU tingkat kabupaten menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Uniknya, gotong royong kali ini tidak hanya sekadar membersihkan fasilitas olahraga, melainkan juga menyentuh aspek kelestarian lingkungan dan ketahanan pangan. Di lokasi yang sama, warga berinisiatif menyiapkan dahan kelor yang dipotong rapi untuk dijadikan media tanam komoditas bernilai ekonomis.

“Hari ini kami bergotong royong memangkas dahan kelor, dipotong berukuran satu meter. Dahan-dahan ini selanjutnya akan ditanam bersama dengan cabe jawa di lokasi ini,” ungkap Yefri dan Ijal, warga RT 01 dan RT 02 Dusun Kampung Duren yang ikut memegang parang, sabit dan cangkul sejak pagi.
Sinergi antara masyarakat dan jajaran kelembagaan desa ini mendapat apresiasi dari Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Seloretno, Yayat Hidayat. Menurutnya, kesuksesan program makro Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama harus berakar dari kesadaran mikro di tingkat dusun.
“Sebagai bagian dari warga Kampung Duren, sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk menyukseskan Desa HELAU. Langkah besarnya tentu harus dimulai secara konkret dari dusun masing-masing,” tutur Yayat.
Ke depan, kawasan lapangan voli dan area hijau di sekitarnya tidak akan dibiarkan pasif. Pemerintah desa menangkap potensi gotong royong ini sebagai modal dasar pemberdayaan masyarakat yang lebih luas.
Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kasi Kesra) Desa Seloretno, Sardik, menegaskan bahwa penataan ini memiliki visi jangka panjang yang terukur untuk kemaslahatan warga.
“Kedepannya lokasi ini akan kita tingkatkan dari berbagai sisi, baik ekonomi, pemberdayaan, maupun edukasi. Dengan demikian, asas manfaat dari fasilitas publik ini bisa dirasakan secara langsung dan berkelanjutan oleh masyarakat Kampung Duren dan sekitarnya,” pungkas Sardik. (Edi’s)

