nataragung.id – Sidomulyo – Gerakan swadaya masyarakat dalam menyukseskan Program Desa HELAU (Hijau, Elok, Lestari, Aman, Unggul) di Desa Seloretno, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan bukan sekadar aksi musiman. Setelah sukses menata lapangan voli beberapa waktu lalu, warga kembali menunjukkan konsistensinya dengan menggelar gotong royong serentak di dua lokasi berbeda pada Ahad (24/5/2026).
Langkah simultan ini membuktikan kebijakan desa dan warga di bawah jalan bareng sebagai motor utama pembangunan di tingkat tapak.

Di lokasi pertama, geliat swadaya difokuskan pada pemanfaatan lahan publik melalui penanaman bibit pohon kelor dan cabe jawa di Dusun Kampung Duren. Menindaklanjuti rencana penataan kawasan hijau yang dicanangkan sebelumnya, aksi nyata ini dikawal langsung oleh Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kasi Kesra) Desa Seloretno, Sardik, bersama Kepala Dusun Kampung Duren, Abdullah, serta jajaran Ketua RT setempat.

Kombinasi kelor yang kaya nutrisi dan cabe jawa sebagai komoditas bernilai ekonomis dinilai pas untuk menjaga ketahanan pangan skala mikro. Di lapangan, Ketua RT Hamdi bersama salah seorang warga, Udin, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat dalam menanam kedua komoditas ini sangat tinggi. Hal itu terbukti dengan banyaknya warga yang aktif menanyakan ketersediaan bibit cabe jawa untuk dibawa pulang dan dibudidayakan di pekarangan rumah masing-masing.
Sementara itu di lokasi kedua, suasana kebersamaan terlihat dalam aksi pembersihan lahan yang dipersiapkan khusus untuk lokasi penyembelihan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha mendatang. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Seloretno, Achmad Subari, A.Md., dengan didampingi Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Yayat Hidayat, beserta puluhan warga lintas rukun tetangga.

Aksi bersih-bersih lokasi sejak jauh hari ini menunjukkan praktik eco-fiqh, biar pasokan air bersih aman, pengelolaan limbah teratur, dan area tetap higienis saat hari H.
“Alhamdulillah, karena ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun, jadi tidak ada kendala dalam mempersiapkan lokasi dan kelengkapan lainnya. Saya sangat bersyukur semangat kebersamaan masih terjalin erat di Kampung Duren ini. Terbukti dua lokasi kegiatan gotong royong hari ini dapat terlaksana dengan baik,” ujar Achmad Subari di sela-sela kegiatan.
Senada dengan hal tersebut, tim teknis lapangan yang dikoordinasikan oleh Jumangin, Jamsari, dan Junaidi memastikan bahwa seluruh alat penyembelihan kini sudah dalam kondisi siap pakai (ready). Mereka juga memetakan data logistik hewan kurban yang mulai masuk ke panitia.
“Untuk data hewan kurban tahun ini yang sudah didaftarkan sementara ada satu ekor sapi dan beberapa ekor kambing. Namun demikian, kami sudah menyiapkan langkah antisipasi bila ada data tambahan hewan kurban susulan seperti tahun-tahun yang lalu,” ungkap perwakilan tim penyiapan tempat.
Sinergi yang terus terjaga di dua lokasi ini membuktikan bahwa modal sosial gotong royong di Desa Seloretno kian mengakar kuat. Kesadaran warga di tingkat dusun ini sekaligus menjadi pilar utama dalam menopang kesuksesan program makro Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama. (edi’s)

