Jelang Iduladha, TPID Lampung Selatan Antisipasi Kenaikan Harga Cabai dan Bahan Pokok

0

nataragung.id – Kalianda – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Lampung Selatan mulai memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi kenaikan harga cabai dan sejumlah bahan pokok menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Langkah itu dilakukan usai TPID Lampung Selatan mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar secara virtual oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Senin (25/5/2026), dari ruang Kabag Perekonomian Kantor Bupati setempat.

Rakor nasional itu membahas perkembangan inflasi nasional menjelang Iduladha, khususnya sejumlah komoditas pangan yang berpotensi mengalami kenaikan harga di berbagai daerah.

Baca Juga :  Lampung Selatan Tembus 4 Besar MTQ Provinsi Lampung 2025, Prestasi Kafilah Terus Meningkat

Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, menegaskan bahwa fokus utama rapat adalah membedah persoalan riil yang menjadi pemicu naiknya harga bahan pokok di daerah.

“Tidak semua secara umum dibahas, intinya yang menyebabkan kenaikan atau permasalahan di daerah tertentu, kenaikan harga bahan pokoknya harus dibahas, jangan sampai tidak tersentuh,” ujar Tomsi.


Sementara itu, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik, Pudji Ismartini, memaparkan bahwa berdasarkan tren historis sejak 2022 hingga 2025, momentum Iduladha hampir selalu memicu inflasi, meski tingkatnya masih lebih rendah dibanding Ramadan dan Idulfitri.

Baca Juga :  High Level Meeting TPID Lampung dan Pemkab Lampung Selatan Perkuat Strategi Stabilisasi Harga Jelang Nataru

Menurut BPS, kelompok makanan, minuman, dan tembakau masih menjadi penyumbang inflasi terbesar pada periode Iduladha.

Komponen harga bergejolak, terutama cabai rawit dan cabai merah, tercatat paling sering memicu lonjakan harga menjelang hari besar keagamaan.

Selain cabai, harga minyak goreng dan bawang merah juga mulai menunjukkan tren kenaikan di sejumlah kabupaten/kota. Sebaliknya, beberapa komoditas seperti telur ayam ras, daging ayam ras, dan bawang putih justru cenderung mengalami penurunan harga.

Baca Juga :  PC Fatayat NU Lampung Selatan dan MWC NU Palas Gelar Ziarah ke Makam Pahlawan Nasional Raden Intan II

BPS juga mencatat hingga minggu ketiga Mei 2026, terdapat 17 provinsi mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH), sementara 21 provinsi lainnya mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya.

Melalui rakor tersebut, TPID Lampung Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna menjaga stabilitas harga bahan pokok, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terjangkau menjelang Hari Raya Iduladha. (mara-kmf)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini