BRI Rumah BUMN Bakauheni Bersama UMKM Lamban Kelor Gelar Pelatihan Penanaman Kelor dan Cabai Jawa

0

BRI Rumah BUMN Bakauheni Bersama UMKM Lamban Kelor Gelar Pelatihan Penanaman Kelor dan Cabai Jawa

natatagung.id – LampungĀ  Selatan – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Rumah BUMN Bakauheni berkolaborasi dengan UMKM Lamban Kelor menggelar pelatihan dan praktik penanaman kelor serta cabai Jawa di Yayasan Pondok Pesantren Nur Bulugul Abror, Desa Bulok, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (17/7/2026).


Kegiatan yang merupakan bagian dari program Kementerian BUMN tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Koperasi dan Hari Anak Nasional sebagai upaya mendorong pemberdayaan UMKM berbasis potensi lokal sekaligus meningkatkan pemanfaatan tanaman kelor dan cabai Jawa yang memiliki manfaat bagi masyarakat.

Owner UMKM Lamban Kelor Pujo, mengatakan pihaknya memiliki mimpi besar agar kelor mampu berkembang menjadi komoditas yang memberikan manfaat luas, tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga bagi lingkungan dan kehidupan sosial masyarakat.

Baca Juga :  Partai Nasdem dan PKS Lampung Selatan Setuju Pembentukan Pansus Aset

“Kami memiliki mimpi besar agar Lamban Kelor terus berkembang dan memberikan manfaat yang luas. Kami ingin menghadirkan dampak bagi lingkungan, sosial, dan ekonomi masyarakat. Karena itu, kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama mewujudkan visi tersebut melalui kolaborasi yang berkelanjutan,” ujar Pujo.

Sementara itu, Alvin, perwakilan BRI Rumah BUMN Bakauheni, menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan dan praktik penanaman kelor serta cabai Jawa merupakan bagian dari komitmen BRI melalui Rumah BUMN dalam mendukung pengembangan kapasitas pelaku UMKM.

Menurutnya, program Rumah BUMN telah berjalan sejak tahun 2018, sedangkan kolaborasi bersama UMKM Lamban Kelor telah terjalin sejak tahun 2022. Pendampingan tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya usaha-usaha produktif berbasis potensi daerah yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Gala Dinner IDS Sumatra 2026: Bupati Egi Sambut Drifter Nasional, Dorong Sport Tourism dan Promosikan 92 Destinasi Wisata


Pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Nur Bulugul Abror, Muksin, M.H.I., menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap para santri maupun masyarakat dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh dengan mulai membudidayakan kelor secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat bagi kesehatan, kelestarian lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kita patut bersyukur karena daerah kita memiliki kondisi yang sangat mendukung untuk budidaya kelor. Semoga kegiatan ini menjadi awal tumbuhnya semangat masyarakat dalam menanam, merawat, dan mengembangkan kelor sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas,” tuturnya.


Hal senada disampaikan H. Herman, Pengurus Yayasan Pondok Pesantren Nur Bulugul Abror. Ia mengapresiasi dipilihnya pondok pesantren sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan dan berharap sinergi antara BRI Rumah BUMN Bakauheni, UMKM Lamban Kelor, pondok pesantren, serta masyarakat dapat terus terjalin.

Baca Juga :  Edo Saputra Wijaya Ucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru 2026, Gaungkan Damai, Persatuan, dan Harapan Baru bagi Lampung Selatan

“Kami sangat berkesan dengan kegiatan ini. Tentunya apa yang diberikan hari ini sangat bermanfaat bagi kita semua. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” kata H. Herman.

Melalui kegiatan ini, BRI Rumah BUMN Bakauheni bersama UMKM Lamban Kelor berharap semakin banyak masyarakat yang memahami potensi kelor dan cabai Jawa sebagai tanaman yang dapat dibudidayakan secara berkelanjutan, sekaligus menjadi bagian dari penguatan UMKM dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di Lampung Selatan. (edi’s)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini