nataragung.id, Natar — Perayaan Milad ke-113 Muhammadiyah di Cabang Tangkit Batu, Menghidupkan Spirit KH Ahmad Dahlan untuk Memajukan Kesejahteraan Bangsa
Natar, Lampung Selatan — Derap langkah sejarah Muhammadiyah yang telah menapaki usia 113 tahun kembali bergema dari pelosok Lampung Selatan. Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tangkit Batu menggelar peringatan Milad ke-113 Muhammadiyah dengan penuh semangat, khidmat, dan kebersamaan, Sabtu, 13 Desember 2025, bertempat di Lapangan Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Tangkit Batu, Kecamatan Natar.
Mengusung tema besar “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”, peringatan milad ini tidak hanya menjadi ajang seremonial tahunan, tetapi menjelma menjadi ruang refleksi kolektif tentang peran Muhammadiyah sebagai gerakan Islam berkemajuan yang sejak kelahirannya telah menanamkan nilai dakwah, pendidikan, kesehatan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Sejak pagi hari, lapangan MIM Tangkit Batu telah dipenuhi warga Muhammadiyah, simpatisan, tokoh masyarakat, serta tamu undangan dari berbagai unsur. Suasana penuh kekeluargaan berpadu dengan semangat kebangsaan, menandai kuatnya akar Muhammadiyah di tengah kehidupan sosial masyarakat Natar.

Sejumlah tokoh penting turut hadir dan memberikan dukungan langsung terhadap kegiatan tersebut, di antaranya Anggota DPRD Lampung Selatan Herliza, Sekretaris Camat Natar Sucipto, S.KM., M.Kes, perwakilan Kantor Urusan Agama (KUA) Natar, serta Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lampung Selatan Drs. H. Sutino Sasmito, M.Si. Kehadiran para tokoh ini menjadi bukti pengakuan atas kontribusi nyata Muhammadiyah dalam pembangunan daerah.
Ketua PCM Tangkit Batu, Drs. Tauhid, M.Pd., dalam sambutan pembukaannya menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas terselenggaranya Milad ke-113 Muhammadiyah dengan lancar dan meriah. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan, panitia, serta warga Muhammadiyah yang telah memberikan tenaga, pikiran, dan dukungan penuh demi suksesnya acara tersebut.

“Milad ke-113 ini adalah momentum penting bagi kami untuk memperkuat komitmen dakwah dan pengabdian Muhammadiyah di tengah masyarakat. Muhammadiyah harus terus hadir sebagai solusi, membawa pencerahan, serta berkontribusi nyata bagi kesejahteraan umat dan bangsa,” ujar Tauhid.
Mewakili Camat Natar, Sekretaris Camat Sucipto, S.KM., M.Kes., dalam sambutannya mengapresiasi peran besar Muhammadiyah yang selama ini telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam bidang pendidikan, kesehatan, serta pembinaan kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat. Menurutnya, kiprah Muhammadiyah di Kecamatan Natar telah dirasakan manfaatnya secara luas, tidak hanya oleh warga persyarikatan, tetapi juga oleh masyarakat umum.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kontribusi Muhammadiyah dan warga Muhammadiyah yang terus menjaga nilai persatuan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan membantu pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berakhlak,” ungkap Sucipto.
Sementara itu, Ketua PDM Lampung Selatan Drs. H. Sutino Sasmito, M.Si., menyampaikan apresiasi tinggi atas semarak dan kekhidmatan peringatan Milad Muhammadiyah Cabang Tangkit Batu. Ia menuturkan bahwa menghadiri acara milad seperti ini bukan sekadar memenuhi undangan, melainkan panggilan moral dan tanggung jawab ideologis sebagai bagian dari Muhammadiyah.
“Saya akan merasa bersalah, bahkan berdosa, apabila tidak hadir di tengah-tengah warga Muhammadiyah dalam acara yang sarat nilai perjuangan seperti ini. Muhammadiyah adalah rumah besar perjuangan Islam yang harus kita rawat bersama,” tegas Sutino.
Dalam kesempatan tersebut, Sutino juga memberikan motivasi dan semangat kepada seluruh warga Muhammadiyah agar senantiasa bangga menjadi bagian dari persyarikatan. Ia mengajak seluruh kader untuk terus berkhidmat, menjaga persatuan, serta memperkuat peran Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah dan tajdid yang mencerahkan kehidupan bangsa.
Ketua Pelaksana Milad, Manshur Mubarok, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan Milad ke-113 Muhammadiyah PCM Tangkit Batu dirancang tidak hanya bersifat seremoni, tetapi juga menitikberatkan pada kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian acara dapat terlaksana berkat kerja sama yang solid antara panitia, pimpinan, dan warga Muhammadiyah. Ini adalah wujud nyata semangat gotong royong dalam persyarikatan,” kata Manshur.

Adapun rangkaian kegiatan Milad diawali dengan jalan sehat yang digelar pada Jumat, 12 Desember 2025, dengan hadiah utama seekor kambing, yang disambut antusias oleh masyarakat. Selain itu, panitia juga menggelar sunatan massal dan pengobatan gratis bagi warga Muhammadiyah serta masyarakat sekitar Tangkit Batu sebagai bentuk kepedulian sosial dan pelayanan kemanusiaan.
Tak hanya itu, dalam semangat membangun amal usaha pendidikan, panitia Milad juga membuka lelang donasi untuk pembangunan mushola di lingkungan MIM Tangkit Batu. Dari kegiatan lelang tersebut, berhasil terkumpul dana lebih dari Rp19 juta, yang akan digunakan untuk mendukung peningkatan sarana ibadah dan pendidikan bagi generasi penerus.
Tak hanya berfokus pada kegiatan internal dan sosial di lingkungan sekitar, semangat kepedulian Muhammadiyah Cabang Tangkit Batu juga melampaui batas wilayah. Dalam rangkaian Milad ke-113 Muhammadiyah ini, panitia turut melakukan penggalangan dana sosial yang diperuntukkan bagi saudara-saudara di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang tengah menghadapi berbagai musibah dan persoalan kemanusiaan.
Penggalangan dana tersebut menjadi wujud nyata solidaritas dan empati warga Muhammadiyah terhadap sesama anak bangsa. Dana yang berhasil dihimpun berasal dari partisipasi warga persyarikatan, simpatisan, serta masyarakat yang hadir dalam kegiatan Milad. Seluruh bantuan yang terkumpul nantinya akan disalurkan melalui LAZIZMU Lembaga resmi dan terpercaya milik Muhammadiyah agar tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi para penerima.

Puncak acara Milad ditutup dengan tausiah agama yang disampaikan oleh Ustadz Khalillurrahman Almahfani, M.A., Ketua MPKSDI Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Depok. Dalam tausiahnya, ia mengajak seluruh hadirin untuk merenungkan kembali hakikat bermuhammadiyah sebagai jalan pengabdian dan perjuangan.
Ustadz Khalillurrahman menegaskan bahwa Muhammadiyah yang didirikan oleh KH. Ahmad Dahlan bukan sekadar organisasi, melainkan gerakan dakwah yang bertujuan menghadirkan Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam. Ia juga memotivasi warga Muhammadiyah agar terus bersyukur menjadi bagian dari persyarikatan yang telah memberi teladan dalam memadukan iman, ilmu, dan amal nyata.
Peringatan Milad ke-113 Muhammadiyah Cabang Tangkit Batu pun menjadi penegasan bahwa Muhammadiyah tetap konsisten melangkah, menebar manfaat, dan menghidupkan nilai-nilai keislaman serta kebangsaan. Dari Tangkit Batu, semangat itu kembali diteguhkan—untuk terus memajukan kesejahteraan bangsa, hari ini dan masa depan.
Editor : Muhammad Arya

