Dari Rumah ke Ruang Publik: Umi Marfuah Buktikan Ibu Rumah Tangga Bisa Jadi Agen Perubahan Bangsa

0

nataragung.id – Lampung Selatan – Peran ibu rumah tangga kerap dipersepsikan terbatas pada ruang domestik. Namun stigma tersebut runtuh melalui kiprah Umi Marfuah, S.H., M.Pd., seorang ibu rumah tangga yang tampil sebagai advokat, pemimpin lembaga bantuan hukum, sekaligus agen perubahan sosial.

Lahir di Sidomulyo, 1 Mei 1996, dan berdomisili di Desa Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan, Umi Marfuah menunjukkan bahwa perempuan Indonesia memiliki kekuatan besar untuk berkontribusi bagi bangsa, tanpa harus meninggalkan peran keluarga.

Sejak tahun 2022, Umi Marfuah resmi berkiprah di dunia advokat. Bagi dirinya, hukum bukan sekadar profesi, melainkan jalan pengabdian dan perjuangan untuk membela keadilan, khususnya bagi masyarakat kecil, kelompok rentan, dan mereka yang minim akses hukum.

Baca Juga :  Sekjen Kemendagri Ingatkan Ancaman Lonjakan Harga Pangan, TPID Lampung Selatan Perkuat Pengawasan Pasar

Komitmen tersebut diwujudkan secara konkret melalui pendirian Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bintang Sembilan Nusantara.

Dalam lembaga ini, ia mengemban amanah sebagai Pendiri sekaligus Ketua Umum, memimpin langsung gerakan bantuan hukum yang mengedepankan nilai keadilan, kemanusiaan, dan keberpihakan pada rakyat.

Dari sisi akademik, Umi Marfuah memiliki latar belakang pendidikan yang solid. Ia menyelesaikan Sarjana Ilmu Hukum (S.H.) di Universitas An Nur Lampung dan lulus pada tahun 2021.

Baca Juga :  Hadirkan Senyum Anak Yatim, UKP Zita Anjani Ajak Tujuh Bocah Panti Belanja Baju Lebaran di Pasar Inpres Kalianda

Tidak berhenti di sana, ia melanjutkan pendidikan Magister Manajemen Pendidikan Islam (M.Pd.) di universitas yang sama dan lulus pada tahun 2024.

Kombinasi keilmuan hukum dan manajemen memperkuat kapasitasnya dalam memimpin lembaga hukum secara profesional, berkelanjutan, dan berorientasi pemberdayaan.

Di tengah kesibukan sebagai ibu rumah tangga, Umi Marfuah tetap aktif melakukan edukasi hukum, pendampingan masyarakat, serta mendorong kesadaran hukum sebagai fondasi keadilan sosial.

Ia percaya bahwa perubahan besar selalu dimulai dari keberanian kecil, termasuk keberanian perempuan untuk melangkah ke ruang publik.
Kisah Umi Marfuah menjadi potret nyata perempuan Indonesia masa kini: berilmu, berani, dan berdaya.

Baca Juga :  Bupati Egi Gaet Investor Asing! Dana Hibah China dan Jepang Segera Mengalir ke Lampung Selatan

Ia membuktikan bahwa ibu rumah tangga bukan hanya penjaga rumah, tetapi juga penjaga nilai keadilan dan pilar perubahan bangsa.

Melalui dedikasi, ilmu, dan niat tulus pengabdian, Umi Marfuah menghadirkan pesan kuat bagi Indonesia:
perubahan tidak selalu lahir dari panggung besar, tetapi sering bermula dari rumah, dengan hati yang ikhlas dan langkah yang konsisten. (**)

Editor : Mamad Rahmat

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini