Siap Kirim Beras ke Jeddah, Zulkifli Hasan: Indonesia Semakin Kompetitif

0

nataragung.id – Jakarta – Melalui Perum BULOG, pemerintah telah siap melakukan pengiriman perdana beras premium sebanyak 2.280 ton beras premium untuk memenuhi kebutuhan Jemaah Haji Indonesia Tahun 2026.

Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) dalam konferensi pers setelah melakukan Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Senin (23/02/2026)

Menurut Zulhas, pengiriman ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah dalam mendukung pelayanan konsumsi jemaah di Tanah Suci, dan memperkuat posisi Indonesia sebagai negara produsen beras yang semakin kompetitif di pasar internasional.

Baca Juga :  H. Riza Fachrial, SE. Kembali Nahkodai RAPI, Putra Lampung Teguhkan Arah Organisasi 2026–2031

“Ini menjadi simbol keberhasilan swasembada beras nasional serta kesiapan stok dalam negeri yang kuat. Nanti akan dilanjutkan pengiriman ke negara-negara lain,” kata Zulhas.

Sementara itu, Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Rizal Ramdhani, mengatakan BULOG telah menyiapkan seluruh aspek teknis dan logistik guna memastikan pengiriman berjalan tepat waktu dan sesuai standar mutu ekspor.

Beras yang dikirim merupakan hasil pengadaan gabah segar hasil panen petani Indonesia dan diproses melalui Rice Milling Unit (RMU) modern berstandar tinggi.

Dengan begitu, memiliki kadar air terjaga, tingkat pecahan rendah, telah melalui uji laboratorium, memenuhi standar ekspor internasional, dan mengantongi sertifikasi halal.

Baca Juga :  PKPA Hari Kelima, PPIPHII Tegaskan Loyalitas dan Integritas Advokat dalam Menjaga Marwah Profesi

“Pengiriman tahap pertama diprioritaskan memenuhi kebutuhan konsumsi petugas haji yang tiba lebih awal. Kami memastikan kualitas produk, ketepatan waktu distribusi, dan keamanan pengiriman melalui jalur laut dengan estimasi waktu tempuh sekitar 30 hingga maksimal 45 hari,” ujarnya.

Pengiriman direncanakan dalam dua tahap dengan dukungan dua kapal untuk kelancaran distribusi. BULOG memastikan pelaksanaan ekspor tidak akan mengganggu ketersediaan pasokan beras di dalam negeri, mengingat stok nasional dalam kondisi aman dan terkendali.

Sebelum ini, kata Rizal, BULOG melakukan promosi dan business matching atas fasilitasi Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah. Promosi ini untuk memperluas akses pasar pangan Indonesia di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga :  Istana Terbuka bagi Anak Sekolah, Teddy Indra Wijaya: Istana Milik Rakyat

Para importir memberikan respons positif, penyedia katering haji dan umrah, sehingga semakin memperkuat optimisme, beras Indonesia mampu bersaing dan diterima dengan baik di pasar global. (MMD).

Keterangan foto : Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan memimpin Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini