Walikota Metro Undang Para Alumni Serta Wali Santri Ponpes Al Falah Ploso Dalam Pengajian Akbar dan HBH di Rumah Dinas

0

nataragung.id – Metro – Pemerintah Kota (Pemkot) Metro menggelar pengajian akbar sekaligus Halal Bihalal yang menghadirkan para alumni serta wali santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Falah Ploso, yang berlangsung di halaman Rumah Dinas Walikota Metro, Sabtu (11/04/2026).

Walikota Metro, H. Bambang Iman Santoso, dalam sambutannya menyampaikan bahwa agenda ini bukan sekadar pertemuan, melainkan langkah strategis pemerintah dalam memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Metro, Lampung — Dalam tiga hari aksi kemanusiaan yang intens, 5–7 Desember 2025, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Metro berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp65.967.400 untuk membantu korban bencana beruntun di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Aksi galang dana yang digelar serentak di sejumlah titik strategis Kota Metro ini melibatkan puluhan kader lintas komisariat. Sejak hari pertama, arus dukungan masyarakat begitu deras—mobil, motor, hingga pejalan kaki tampak berhenti memberikan bantuan. Respon cepat masyarakat inilah yang membuat capaian donasi meningkat tajam. Ketua Umum PC PMII Kota Metro, Sahabat M. Luthfi Rafiuddin. A, menyampaikan apresiasi mendalam atas solidaritas warga. “Alhamdulillah, dalam waktu tiga hari kami berhasil menghimpun lebih dari Rp65,9 juta. Ini bukti nyata bahwa warga Metro memiliki kepedulian tinggi. Kami hanya menjadi perantara, sedangkan kemuliaan sesungguhnya datang dari para dermawan yang tergerak hatinya,” ujarnya. Luthfi menegaskan bahwa PMII tidak hanya berhenti pada pengumpulan dana, tetapi memastikan penyaluran dilakukan secara tepat dan transparan. “Bantuan ini langsung kami salurkan melalui pengurus koordinator cabang PMII Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, serta perwakilan OKP dan Pemerintah Kota Metro yang akan turun ke lokasi. Kami ingin memastikan amanah ini benar-benar sampai kepada korban yang membutuhkan,” tambahnya. Koordinator Lapangan aksi, Sahabat Ervan, mengungkapkan bahwa para kader bekerja tanpa kenal lelah. “Setiap hari kami turun dari pagi sampai sore. Hujan sempat turun, tetapi semangat teman-teman tidak pernah reda. Kami merasa bertanggung jawab untuk berbuat sesuatu bagi saudara-saudara kita yang tengah ditimpa musibah,” ucapnya. Dengan terkumpulnya hampir Rp66 juta, aksi PMII Kota Metro ini menjadi bukti bahwa mahasiswa tetap memegang peran penting sebagai pelopor solidaritas dan agen sosial di tengah masyarakat. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para korban dan menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan selalu melampaui batas wilayah. (SN)

Menurutnya, sinergi antara ulama,pemerintah dan wali santri sangat krusial dalam membangun karakter kota sesuai dengan visi Kota Metro yaitu “Kota Cerdas Berbasis Jasa dan Budaya yang Religius”. Dimana nilai-nilai keagamaan menjadi fondasi dalam membangun masyarakat yang maju dan berdaya saing.

“Kegiatan pengajian ini adalah langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat. Melalui doa dan kajian bersama, kita ingin mewujudkan keberkahan bagi Kota Metro,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkot Metro Fasilitasi Verifikasi Venue PON 2032, KONI Pusat Tinjau Kesiapan Infrastruktur Olahraga

Lebih lanjut, dirinya menekankan kegiatan keagamaan menjadi sarana penting untuk mempertegas identitas Kota Metro.

Ia juga menyampaikan bahwa nilai-nilai kebersamaan, saling memaafkan, dan menjaga keharmonisan sosial merupakan bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah.

Dengan pembinaan kerohanian yang berkelanjutan, dirinya berharap Kota Metro dapat bertransformasi menjadi kota yang religius, berbudaya, dan memiliki sumber daya manusia yang berakhlak mulia.(SMh)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini