Bandar Lampung – Bandar Lampung – Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Komisi III, Hj. Diah Dharma Yanti, S.H., M.H., mengajak seluruh perempuan untuk terus melanjutkan semangat perjuangan R.A. Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan, pendidikan, serta peningkatan peran perempuan dalam pembangunan daerah, dalam rangka memperingati Hari Kartini.
Momentum peringatan Hari Kartini menjadi refleksi atas perjuangan emansipasi perempuan di Indonesia sekaligus penguatan peran perempuan agar semakin aktif berkontribusi di berbagai sektor, baik sosial, ekonomi, maupun pemerintahan.
Sebagai mantan aktivis perempuan serta pendiri dan Direktur Lembaga Advokasi Perempuan dan Anak DAMAR, Diah Dharma Yanti menegaskan pentingnya pemberdayaan perempuan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia. “Semangat Kartini harus terus kita hidupkan dalam kehidupan sehari-hari.
Perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah dan perlu didukung melalui kebijakan yang berpihak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya di Bandar Lampung, Senin, (21/ 2026).
Ia menambahkan, peringatan Hari Kartini diharapkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam mendorong kesetaraan gender serta pemberdayaan perempuan di Provinsi Lampung.
Menurutnya, peningkatan kualitas perempuan juga harus diiringi dengan akses yang lebih luas terhadap pendidikan, pelatihan keterampilan, peluang ekonomi yg inklusif serta aman dari tindak kekerasan. Hal ini dinilai penting untuk menciptakan perempuan yang mandiri dan mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
Selain itu, peran perempuan dalam menjaga ketahanan keluarga dan sosial juga menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, legislatif, dan seluruh pemangku kepentingan diperlukan untuk memperkuat posisi perempuan di berbagai lini kehidupan.
DPRD Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan secara optimal dalam mendukung kebijakan yang responsif gender serta memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat Lampung yang maju, sejahtera, dan berdaya saing. (*/SMh)

