Gubernur Mirza dan Wagub Jihan Terima Kunjungan Kerja PC PMII Bandar Lampung, Ajak Perkuat Ketahanan Pangan Lampung

0

nataragung.id – Bandar Lampung – Gubenur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela secara bersama-sama menerima kunjungan kerja Pengurus Cabang PMII Bandar Lampung di Ruang Kerja Wakil Gubernur Lampung, Jum’at (5/6/2026).

Pada pertemuan tersebut Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) untuk menjadi mitra strategi pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan pembangunan desa di Provinsi Lampung.

Lebih lanjut Mirza menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen perubahan yang dapat mendukung berbagai program pembangunan daerah, khususnya yang menyentuh langsung masyarakat desa.

Menurutnya, pembangunan di Indonesia saat ini diarahkan pada pendekatan bottom-up atau pembangunan yang dimulai dari desa. Kebijakan tersebut sejalan dengan visi pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan desa sebagai landasan utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Pastikan Keberangkatan Jema'ah Haji Tahun 2026 Tetap Berjalan Sesuai Jadwal Meskipun Dipengaruhi Kondisi Geopolitik Global

Mirza menjelaskan, sekitar 70 persen penduduk Lampung tinggal di wilayah pedesaan. Namun aktivitas ekonomi dan perputaran uang masih banyak di kawasan perkotaan. Kondisi tersebut menjadi tantangan yang harus diatasi melalui penguatan ekonomi desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama petani.

“Pemerintah saat ini terus berupaya meningkatkan kesejahteraan petani melalui berbagai kebijakan, termasuk peningkatan harga komoditas pertanian seperti jagung dan gabah. Ketika kesejahteraan petani meningkat, daya beli masyarakat desa akan tumbuh dan ekonomi daerah akan bergerak lebih kuat,” ujar Mirza.

Meski demikian, ia menilai peningkatan pendapatan masyarakat desa harus dibarengi dengan menumbuhkan kreativitas, inovasi, dan usaha-tambah usaha produktif yang mampu menciptakan nilai bagi perekonomian lokal.

Oleh karena itu, Mirza mendorong PMII untuk mengambil peran aktif dalam mencetak kader-kader muda yang mampu menghadirkan inovasi serta memberdayakan masyarakat desa. Keterlibatan mahasiswa dinilai penting dalam mendampingi pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), meningkatkan keterampilan masyarakat, hingga mengoptimalkan potensi ekonomi desa.

Baca Juga :  Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Tekankan Sinergitas Organisasi Wanita Dukung Pembangunan Daerah

Selain mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat, PMII juga diharapkan dapat berkontribusi dalam menyukseskan program ketahanan pangan dan berbagai program pemberdayaan yang tengah dijalankan pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang membutuhkan dukungan sektor pangan lokal dan partisipasi masyarakat desa.

Mirza menegaskan, pembangunan desa tidak hanya bertujuan meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga membuka akses pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak keluarga petani sehingga dapat melahirkan generasi yang lebih maju dan berdaya saing.

“Pemerintah siap berkolaborasi dengan PMII dalam berbagai program pembangunan desa. Mari bersama-sama masuk ke desa, membangun kreativitas, inovasi, dan kemandirian masyarakat demi mewujudkan desa yang maju, produktif, dan sejahtera,” tegasnya.

Baca Juga :  Dipimpin Mendagri Tito Karnavian Pemprov Lampung Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026

Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menyampaikan apresiasi atas rencana penyelenggaraan Pelatihan Kader Lanjut (PKL) Pengurus Cabang PMII Bandar Lampung yang akan digelar pada 1–5 Juli 2026.

Jihan berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan kader-kader muda yang memiliki kapasitas kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah, khususnya di tingkat desa.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi mahasiswa menjadi modal penting untuk mendorong percepatan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Lampung. (*/mara)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini