nataragung.id – Pemanggilan – Sering kali kita merasa sedih ketika melihat orang lain bergelimang harta, memiliki kedudukan, kemudahan, dan berbagai kenikmatan dunia, sementara kita harus berjuang dengan segala keterbatasan.
Padahal Allah telah mengingatkan bahwa seluruh gemerlap dunia, sebesar apa pun nilainya di mata manusia, hanyalah kesenangan yang sementara.
Allah Ta’ala berfirman:
وَإِن كُلُّ ذَٰلِكَ لَمَّا مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۚ وَالْآخِرَةُ عِندَ رَبِّكَ لِلْمُتَّقِينَ
“Dan semua itu hanyalah kesenangan hidup dunia, sedangkan negeri akhirat di sisi Tuhanmu diperuntukkan bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Az-Zukhruf: 35)
Maka, jangan bersedih jika dunia belum memelukmu sebagaimana yang engkau harapkan. Jangan merasa rendah hanya karena engkau belum memiliki apa yang dimiliki orang lain.
Tidak semua kebahagiaan diletakkan Allah di dunia ini. Ada kebahagiaan yang sengaja Allah simpan untuk hamba-hamba pilihan-Nya di negeri akhirat.
Boleh jadi dunia tidak memberimu segala yang kau inginkan, tetapi Allah sedang menyiapkan sesuatu yang jauh lebih indah, lebih abadi, dan lebih membahagiakan.
Karena itu, jangan jadikan ukuran kesuksesan hanya sebatas harta, jabatan, atau pujian manusia. Jadikan ketakwaan sebagai tujuan utama, sebab akhirat adalah tempat kembali yang sesungguhnya.
Jika dunia terasa sempit, ingatlah bahwa surga Allah sangat luas.
Jika dunia terasa berat, ingatlah bahwa kenikmatan akhirat tidak pernah berakhir.
Tetaplah bersabar, teruslah beramal saleh, dan jagalah ketakwaan. Sebab, kebahagiaan sejati bukanlah tentang seberapa banyak yang kita miliki di dunia, tetapi tentang bagaimana Allah menyambut kita di akhirat kelak. (*/272).
WaAllahu A’lam
_____
✒️ H. Komiruddin Imron, Lc
☀️ Shobahul Khair
📚 Mutiara Pagi
*) Penulis adalah Anggota Majelis Pertimbangan Dewan Dakwah Islam Indonesia Propinsi Lampung, tinggal di Pemanggilan, Natar.

