Ketua TP PKK Pesawaran Ajak Masyarakat Manfaatkan Posyandu Sebagai Wadah Layanan 6 SPM

0

nataragung.id – Pesawaran – Ketua TP PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pesawaran Cindy Aria Anton, S.E., M.M. mengajak masyarakat untuk memanfaatkan Posyandu sebagai wadah layanan terpadu yang tidak hanya berfokus pada kesehatan, tetapi juga menjadi sarana penyelesaian berbagai persoalan sosial melalui penerapan Enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Sosialisasi 6 SPM bagi masyarakat Desa Batu Raja yang dirangkaikan dengan pembinaan, sosialisasi, dan koordinasi Program PKK Kecamatan Punduh Pedada, Senin (22/6/2026).

Dalam sosialisasinya, Cindy menjelaskan bahwa transformasi Posyandu saat ini membawa peran yang lebih luas. Posyandu tidak lagi hanya identik dengan layanan kesehatan ibu dan anak, melainkan menjadi ruang pelayanan masyarakat yang mengintegrasikan enam bidang pelayanan dasar, yaitu pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas), dan sosial.

Melalui Posyandu masyarakat dapat menyampaikan berbagai kebutuhan maupun permasalahan yang dihadapi untuk kemudian ditindaklanjuti oleh instansi terkait sesuai bidang pelayanan masing-masing.

Baca Juga :  Bahas Isu Strategis dan Perkuat Sinergi, Pemkab Pesawaran Gelar Rakor dan Halal Bihalal Kepala Desa


Selain itu, Posyandu juga saat ini menjadi tempat masyarakat untuk curhat mengenai berbagai layanan dasar yang dibutuhkan. Tidak hanya untuk memeriksakan kesehatan, tetapi juga sebagai ruang konsultasi dan penyampaian aspirasi masyarakat terkait pendidikan, perumahan, sosial, hingga perlindungan masyarakat.

“Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan Posyandu secara optimal dan kader PKK dapat turut membantu menyosialisasikan layanan ini kepada warga,” ujar Cindy.

Melalui penerapan 6 SPM tersebut, masyarakat dapat memperoleh berbagai layanan, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, layanan pendidikan anak usia dini, bantuan penyediaan jamban dan air bersih, program perbaikan rumah tidak layak huni, bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu, hingga pendampingan terhadap kasus kekerasan dalam rumah tangga, perundungan (bullying), dan pelecehan seksual.

Pada kesempatan yang sama juga turut diserahkan bantuan kepada balita berisiko stunting sebagai bentuk dukungan terhadap upaya percepatan penurunan angka stunting dan peningkatan kualitas kesehatan anak di Kabupaten Pesawaran.

Baca Juga :  TMMD Ke-127 Kodim 0421/LS Lanjutkan Pengeboran Sumur Bor, Upaya Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga


Usai kegiatan sosialisasi 6 SPM, acara dilanjutkan dengan pembinaan, sosialisasi, dan koordinasi Program PKK Kecamatan Punduh Pedada. Dalam arahannya, Cindy mengingatkan pentingnya peran kader PKK dalam mengimplementasikan 10 Program Pokok PKK sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Kader PKK harus hadir di tengah masyarakat, peka terhadap kondisi lingkungan sekitar, serta menjadi penghubung informasi antara pemerintah dan masyarakat. Peran ini sangat penting agar program-program yang telah disiapkan benar-benar dapat dirasakan manfaatnya,” katanya.

Selain membahas implementasi program PKK, Cindy juga memberikan sosialisasi mengenai pentingnya perencanaan keluarga dan kesehatan reproduksi sebagai salah satu langkah strategis dalam pencegahan stunting.

Ia menyampaikan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi yang sehat dan berkualitas. Oleh karena itu, pemahaman tentang kesehatan reproduksi, perencanaan keluarga, pemenuhan gizi, serta pola pengasuhan anak perlu menjadi perhatian sejak dini.

Baca Juga :  Bupati Pesawaran Monitoring Penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah Periode Oktober-November 2025

“Pencegahan stunting tidak hanya dimulai saat anak lahir, tetapi bahkan sejak perencanaan keluarga. Ketika orang tua memiliki pemahaman yang baik tentang kesehatan reproduksi, gizi, dan pola asuh, maka peluang melahirkan generasi yang sehat dan berkualitas akan semakin besar,” ungkapnya.

Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat juga dibekali pemahaman mengenai penyebab, ciri-ciri, serta dampak jangka panjang stunting terhadap tumbuh kembang anak dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Masyarakat diajak untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak melalui pola hidup sehat dan kepedulian terhadap kesehatan keluarga.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Perwakilan Perangkat Daerah terkait, Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Pesawaran yang juga Sekretaris TP PKK Kabupaten Pesawaran Maisuri, S.E., M.M., Camat Punduh Pedada, Ketua TP PKK Kecamatan Punduh Pedada beserta jajaran pengurus dan kader PKK setempat. (*/Diah)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini