nataragung.id – Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Sosial menyerahkan bantuan kaki palsu kepada penyandang disabilitas sebagai upaya meningkatkan kemandirian dan kualitas hidup mereka.Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Mirza, di Mahan Agung, Senin (27/7/2026).
Sebanyak 20 penyandang disabilitas menerima bantuan kaki palsu pada kesempatan tersebut, terdiri atas 13 laki-laki dan 7 perempuan yang berasal dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Lampung.
Dalam kesempatan tersebut, Batin Wulan menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian Pemerintah Provinsi Lampung dalam memastikan penyandang disabilitas memperoleh hak yang sama untuk hidup mandiri, produktif, dan berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia mengatakan, meskipun kondisi fiskal daerah menghadapi berbagai tantangan, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal tetap menempatkan pemenuhan kebutuhan penyandang disabilitas sebagai salah satu prioritas pemerintah daerah.
“Pemberian bantuan ini merupakan bentuk dukungan, perhatian, dan kasih sayang Pemerintah Provinsi Lampung agar Bapak dan Ibu semua memperoleh hak yang sama untuk dapat beraktivitas dan menjalani kehidupan dengan lebih mandiri,” ujar Batin Wulan.
Menurutnya, bantuan kaki palsu tidak hanya menjadi alat bantu mobilitas, tetapi juga diharapkan mampu menghadirkan harapan baru bagi para penerima manfaat untuk kembali bekerja, beraktivitas, bersosialisasi, dan menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih percaya diri.
“Insyaallah mulai malam ini Bapak Ibu semua sudah dapat beraktivitas sebagaimana mestinya. Yang sebelumnya mungkin masih membutuhkan bantuan keluarga, dengan kaki palsu ini semoga aktivitas sehari-hari menjadi lebih mudah,” katanya.
Batin Wulan juga memberikan semangat kepada para penerima manfaat agar tetap bersabar, bersyukur, dan tidak menyerah menghadapi keterbatasan. Menurutnya, setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya dan memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Lampung akan terus mendorong Dinas Sosial menghadirkan pelayanan yang inklusif melalui penyediaan berbagai alat bantu bagi penyandang disabilitas, seperti kursi roda, alat bantu dengar, tangan palsu, kaki palsu, serta berbagai alat bantu lainnya sesuai kebutuhan.
Salah seorang penerima bantuan menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Lampung. Menurutnya, bantuan kaki palsu tersebut menjadi penyemangat untuk kembali menjalani aktivitas sehari-hari secara lebih mandiri.
“Saya mewakili penyandang disabilitas daksa mengucapkan terima kasih kepada Ibu Gubernur atas bantuan kaki palsu ini. Insyaallah bantuan ini menjadi penyemangat baru bagi kami untuk kembali beraktivitas sebagaimana mestinya,” ungkapnya.
Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Lampung berharap penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk hidup lebih mandiri, produktif, dan sejahtera, sekaligus memperoleh akses yang setara terhadap pelayanan sosial sebagai bagian dari pembangunan yang inklusif. (*/SMh)

