Bupati Egi Tawarkan Toko-Toko Terbengkalai di Masjid Agung Kalianda Untuk Jadi Pusat Ekonomi dan UMKM kepada BSI

0

nataragung.id – Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan terus memperkuat kolaborasi strategis untuk mendongkrak perekonomian masyarakat dan memperluas akses layanan keuangan berbasis syariah. Bahkan Bupati Egi tawarkan toko-toko terbengkalai di Masjid Agung Kalianda untuk dijadikan pusat ekonomi dan UMKM kepada BSI.

Hal itu disampaikan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama (Egi) saat menerima audiensi jajaran Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Kalianda di ruang kerjanya, Kamis (3/7/2025). Pertemuan ini membahas sejumlah program kerja sama, mulai dari layanan keuangan digital hingga pemberdayaan UMKM.

Branch Manager BSI KCP Kalianda, Medi Agustian, menyampaikan bahwa BSI siap menjadi mitra strategis Pemkab dalam mendukung transformasi layanan keuangan syariah, khususnya di wilayah-wilayah yang selama ini belum terjangkau atau blank spot.

Baca Juga :  Lomba Songsong Ramadan 1447 H Resmi Ditutup, Zita Anjani Ajak Warga Sucikan Hati Sambut Bulan Suci

“Kami ingin memperluas layanan ke daerah-daerah yang belum tersentuh. Bahkan kami siap turun langsung ke desa-desa melalui kemitraan dengan BUMDes,” ungkap Medi.

Tak hanya itu, BSI juga membuka peluang mendampingi pengelolaan dana desa, pembiayaan UMKM, hingga pembinaan aparatur yang memasuki masa pensiun agar tetap produktif secara ekonomi.

“Kami siapkan juga program edukasi seperti tabungan emas, pembinaan UMKM, dan beasiswa. Harapannya BSI hadir tidak hanya sebagai lembaga transaksi, tetapi juga sebagai mitra pembangunan ekonomi dan SDM daerah,” jelasnya.

Baca Juga :  Sekda Supriyanto : Pembinaan Qori-Qoriah Bukan Sekedar Seremonial, Tapi Kebangkitan Generasi Qur'ani

Menanggapi hal itu, Bupati Egi menyatakan dukungannya dan menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai pendekatan layanan berbasis syariah dan digital sangat sejalan dengan arah pembangunan daerah saat ini.

“Saya sangat mendukung pengembangan layanan Bank Syariah, terutama jika bisa langsung menyentuh masyarakat desa. Program BSI ini sudah sangat baik,” ujar Bupati Egi.

Ia bahkan menawarkan pemanfaatan aset daerah yang belum digunakan secara maksimal untuk mendukung pembinaan UMKM, salah satunya toko-toko di sekitar kawasan Masjid Agung Kalianda.

Baca Juga :  Ketika Program Jaga Desa Bertemu Lamsel Betik, Bupati Egi: Desa Harus Jadi Benteng Transparansi

“Kalau bisa dimanfaatkan untuk UMKM binaan, termasuk dari BSI, silakan. Kita punya aset, tinggal bagaimana mengoptimalkannya untuk masyarakat,” jelasnya.

Pertemuan ini sekaligus mencerminkan semangat Misi PITU VISTA—tujuh misi pembangunan Kabupaten Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama dan Wakil Bupati M. Syaiful Anwar—dalam memperkuat sinergi pemerintah dan lembaga keuangan syariah demi kesejahteraan rakyat. (mara)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini