Penodongan Pagi Hari di Ciramai 2, Warga Minta Patroli Diperketat di Jalur Bandara hingga Tegineneng

0

nataragung.id – Natar – Seorang warga menjadi korban penodongan pada Sabtu pagi (2/8) sekitar pukul 07.30 WIB, tepat di depan Masjid Nurul Islam, Jalan Lintas Sumatera, Dusun Ciramai 2, Desa Banjar Negeri, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam insiden tersebut, pelaku mencoba merampas sepeda motor milik korban. Meski kendaraan dengan nomor polisi BE 7127 IB berhasil diselamatkan, korban mengalami luka serius di tangan kiri akibat sabetan senjata tajam, yang diduga mengenai urat nadi hingga menyebabkan pendarahan hebat.

Baca Juga :  Lahirkan Pemimpin Masa Depan, PCNU Lampung Selatan Gelar PDKPNU

Beruntung, seorang pengendara mobil yang kebetulan melintas menunjukkan kepeduliannya dengan langsung membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat. Hingga pukul 08.41 WIB, korban belum kembali ke lokasi kejadian. Sepeda motornya kini diamankan oleh warga di sebuah gudang tidak jauh dari tempat kejadian.

Ustadz H. Abdullah Ali warga setempat yang juga merupakan Ta’mir Masjid Nurul Islam mengatakan, masyarakat Dusun Ciramai 2 dan sekitarnya menyampaikan keresahan atas meningkatnya tindak kriminal, khususnya di koridor strategis antara Bandara Radin Inten II (Branti) hingga Jembatan Tegineneng, yang diketahui rawan aksi kejahatan—terutama pada pagi hari serta setelah waktu magrib hingga larut malam.

Baca Juga :  Pramuka PENEGAK KWARRAN NATAR Gelar Aksi Bhakti Membersihkan Sampah dalam Rangka Hari Pramuka

Warga berharap besar kepada jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Natar dan Kepolisian Resor (Polres) Lampung Selatan agar meningkatkan intensitas patroli dan pengawasan di jalur rawan tersebut demi menjamin rasa aman bagi masyarakat pengguna jalan. “Saat ini sepeda motor milik korban kami amankan dalam gudang dirumah saya,” ucap Ustadz H. Abdullah Ali.

Baca Juga :  Menggema dari Natar, 113 Atlet Dilepas Menuju PORKAB Lampung Selatan 2025

“Masyarakat yang memiliki informasi tambahan terkait peristiwa ini atau identitas pelaku diminta segera menghubungi pihak kepolisian terdekat untuk membantu proses penyelidikan dan penegakan hukum,” pungkasnya. (wapp)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini