Rawan Begal di “Sawitan Natar”, Warganet Resah di Grup Facebook

1

nataragung.id – NATAR – Masyarakat Kecamatan Natar tengah ramai membahas kondisi rawan kriminalitas di salah satu titik di wilayah mereka, yakni di daerah Sawitan Natar. Area ini merupakan bagian dari Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di Desa Natar yang melintasi kebun sawit tua sepanjang kurang lebih 500 meter dan dikenal minim penerangan.

Dalam sebuah unggahan di grup Facebook Masyarakat Kecamatan Natar, seorang pengguna bernama Thama Aldyansyah mengingatkan warga agar berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut. Ia menyebut bahwa lokasi itu tengah rawan aksi begal dan pelemparan batu, terutama pada dini hari sekitar pukul 02.00 hingga 03.00 pagi.

Baca Juga :  Semangat Membara Anggota Paskibra Kecamatan Natar, Yel-Yel Guncang Lapangan Upacara Natar – Upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, berlangsung penuh khidmat, Minggu (17/8). Namun, suasana berubah semakin meriah saat anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kecamatan Natar mempersembahkan yel-yel penuh energi di hadapan Forkopimcam dan seluruh peserta upacara. Dengan suara lantang dan gerakan kompak, para anggota Paskibra meneriakkan yel-yel kebanggaan mereka. Sorak semangat tersebut membuat lapangan upacara bergemuruh, disambut tepuk tangan meriah dari Forkopimcam Natar, tamu undangan, dan ratusan peserta upacara. “Mereka bukan hanya menunjukkan disiplin saat bertugas mengibarkan bendera, tetapi juga memberikan penampilan luar biasa yang membangkitkan semangat kebangsaan kita semua,” ujar Camat Natar dengan penuh bangga. Momentum yel-yel itu menjadi puncak semangat generasi muda Natar yang siap mengisi kemerdekaan dengan energi positif, persatuan, dan rasa cinta tanah air. Paskibra Natar tidak hanya berhasil mengibarkan Sang Saka Merah Putih dengan khidmat, tetapi juga berhasil menyalakan api nasionalisme di hati seluruh hadirin. Salah seorang warga yang hadir bahkan mengaku terharu. “Luar biasa, anak-anak kita begitu kompak. Yel-yelnya bikin merinding, semangat sekali,” ujarnya. Semangat membara anggota Paskibra Kecamatan Natar tahun ini membuktikan bahwa estafet perjuangan para pahlawan tetap hidup di dada generasi muda, siap menjaga persatuan dan membangun Indonesia lebih baik.

Unggahan ini memicu respons besar dari warga, dengan lebih dari 190 tanda suka, 146 komentar, dan telah dibagikan beberapa kali. Banyak warga yang mengungkapkan kekhawatiran mereka terhadap situasi keamanan di daerah tersebut.

Seorang pengguna, Gita Pegita, menyarankan agar kejadian ini dilaporkan ke pihak kepolisian. Namun, ada warga yang meragukan efektivitas pelaporan tersebut.

Baca Juga :  Bekam Jumu'ah dan Pangkas Rambut Gratis di Masjid Nurul Islam - MAJALAH NATAR AGUNG

Fadli MA, salah satu pengguna jalan yang turut berkomentar, menyatakan bahwa melaporkan ke Polda bisa jadi percuma dan menyarankan agar informasi ini disebarluaskan ke media ternama di Bandar Lampung agar mendapat perhatian lebih dari aparat keamanan.

Selain itu, pengguna bernama Yuraa menduga bahwa pelaku aksi kriminal di kawasan Sawitan Natar berasal dari kelompok tertentu, yang kemudian mendapat tanggapan dari pengguna lainnya.

Dengan kondisi jalan yang minim penerangan dan berada di tengah kebun sawit tua, kawasan ini memang menjadi lokasi yang rentan terhadap tindak kejahatan. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada, terutama saat melintas pada malam hingga dini hari. Diharapkan pihak berwenang segera mengambil langkah untuk meningkatkan keamanan di area tersebut demi kenyamanan para pengguna jalan. (wapp)

1 KOMENTAR

  1. Suami saya pas tanggal 20 Mei kemarin pukul 6 pagi juga mengalaminya, pelaku 2 orang menggunakan motor CBR Putih menodongkan badik sepanjang 25 cm.
    Karena kejadian itu, suami saya kehilangan uang 1 juta rupiah, HP vivo v50, dan yang tidak habis fikir parfum dan sunscreen juga ikut raib.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini