Wabup Syaiful Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-XXIX

0

nataragung.id – KALIANDA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-XXIX tahun 2025. Upacara berlangsung di Lapangan Korpri, Kalianda, kompleks Pemkab setempat, Jumat (25/4/2025).

Upacara dipimpin Wakil Bupati (Wabup) Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar serta dihadiri Dandim 0421/LS, Letkol Esnan Haryadi berserta perwakilan Forkopimda lainnya.

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXIX mengangkat tema “Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045.”

Baca Juga :  Zita Anjani Ajak Finalis Muli Mekhanai Bersih Pantai Semukuk, Titip Misi Jaga Lingkungan

Turut hadir juga dalam upacara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Intji Indriati, beserta para pejabat utama, kepala perangkat daerah, dan seluruh camat.

Sebagai pembina upacara, Wabup Syaiful mengatakan, momen peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXIX bukan hanya sebuah rutinitas seremoni tahunan.

“Tetapi lebih dari itu, momen ini merupakan kesempatan bagi kita untuk merenungkan kembali makna otonomi yang selama hampir tiga dekade ini telah menjadi fondasi penting dalam sistem pemerintahan kita,” kata Wabup Syaiful saat menyampaikan sambutan.

Baca Juga :  Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Dirawat 11 Hari di RSUD dr. H. Bob Bazar, SKM, Warga Diminta Bantu Identifikasi

Lebih lanjut Wabup Syaiful menyampaikan, melalui otonomi daerah, pemerintah pusat telah memberikan ruang kepada daerah untuk mengelola dan menentukan arah pembangunannya sendiri.

“Ruang yang membawa tanggung jawab besar, sekaligus peluang emas untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, tepat, dan berpihak pada masyarakat,” kata Syaiful.

Kendati demikian lanjutnya, otonomi bukanlah tujuan akhir. Melainkan sebagai alat untuk mencapai cita-cita bersama, pemerintahan yang responsif, pembangunan yang merata, dan kesejahteraan yang dirasakan hingga ke pelosok desa.

Baca Juga :  Bupati Egi dan Menko Pangan RI Hadiri Ijtima Ulama Dunia 2025, Menteri Agama Didaulat menjadi Khotib Sholat Jum'at di Masjid Al-Hijrah - Kota Baru

“Saya meyakini, semangat otonomi tidak hanya hidup dalam regulasi dan struktur birokrasi. Tapi lebih penting lagi, ia hidup dalam komitmen dan kerja nyata kita sehari-hari sebagai aparatur pemerintah, sebagai pelayan masyarakat,” ujarnya. (mara)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini