Gus Miftah Bakal Hadiri Tabligh Akbar di Jati Agung, Lampung Selatan

0

nataragung.id – Kalianda – Gus Miftah Maulana Habiburrahaman atau Gus Miftah dijadwalkan menghadiri Tabligh Akbar di Lapangan Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, pada Kamis malam, 22 Mei 2025.

Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi penentuan lokasi Tabligh Akbar Gus Miftah yang dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Intji Indriati bersama jajaran terkait, di ruang kerja Sekda setempat, Selasa (20/5/2025).

Rapat koordinasi itu dilaksanakan sebagai bentuk dukungan dalam hal koordinasi dan fasilitasi teknis, guna memastikan kelancaran dan keamanan acara Tabligh Akbar.

Baca Juga :  Kadis Damkarmat Lampung Selatan Jadi Narsumber Acara Peningkatan Kemampuan Anggota Kasatkamling

“Kami mendukung penuh kegiatan keagamaan seperti ini. Rapat koordinasi ini penting agar semua pihak bisa bersinergi demi terselenggaranya acara yang aman, tertib, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Intji Indriati saat memimpin rapat koordinasi tersebut.

Tabligh Akbar ditargetkan akan dihadiri 2.000 umat muslim. Selain karena jangkauannya mudah dan strategis, penetapan lokasi Tabligh Akbar juga melihat banyaknya pondok pesantren dan antusiasme warga Kecamatan Jati Agung saat menghadiri kegiatan pengajian.

Baca Juga :  H-3 Pelaksanaan, Rektor Universitas Islam An Nur Tinjau Kesiapan Lokasi PMKNU 2025

“Acara ini akan berlangsung mulai pukul 19.00 WIB hingga 22.00 WIB di Lapangan Kantor Kecamatan Jati Agung, Desa Marga Agung,” kata Intji Indriati.

Tabligh Akbar yang mengusung tema “Menjadi Muslim Tangguh di Era Digital Maju” diperkirakan akan menyedot ribuan jemaah dari berbagai wilayah di Lampung Selatan. Acara akan diawali selawat, musik gambus, marawis, dilanjutkan ceramah.

Baca Juga :  PEMDES Fajar Baru Buka Rekrutmen Terbuka Pengurus dan Anggota Koperasi Desa Merah Putih (KOPDESMP)

Kehadiran Gus Miftah, yang dikenal luas dengan gaya dakwahnya yang santai namun menyentuh, diharapkan memberikan pencerahan spiritual sekaligus membekali masyarakat, dengan wawasan keislaman yang relevan di era digital saat ini. (mara)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini