Saat Rakor Jajaran Pemkab Lamsel, Bupati Egi Ultimatum Para Camat

0

nataragung.id – Kalianda – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama (Egi) menegaskan komitmennya untuk mengembalikan marwah jabatan camat sebagai perpanjangan tangan kepala daerah. Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Koordinasi Pejabat Pemerintah Daerah di Aula Krakatau, kantor bupati setempat, Selasa (17/6/2025).

Didampingi Wakil Bupati M. Syaiful Anwar dan Plh Sekda Intji Indriati, Bupati Egi menyoroti pentingnya peran strategis camat sebagai ujung tombak pemerintahan di tingkat kecamatan.

“Saya ingin mengembalikan marwah camat sebagai perpanjangan tangan bupati. Setiap kegiatan perangkat daerah yang menyentuh wilayah kecamatan wajib berkoordinasi dengan camat. Jangan jalan sendiri-sendiri,” tegasnya.

Baca Juga :  Sekjen Kemendagri Pinta Daerah Jaga Stabilitas Harga Pasar

Tak hanya itu, Bupati Egi juga memastikan akan memantau langsung kinerja para camat, termasuk hasil laporan kegiatan di lapangan.

“Rekomendasi camat jangan cuma formalitas. Camat harus tahu wilayahnya, hadir di tengah masyarakat, dan mampu menjawab kebutuhan warga,” ujarnya.

Bupati muda ini juga menekankan pentingnya transparansi dan respons cepat terhadap aduan masyarakat. Ia meminta seluruh camat aktif di media sosial dan membuka ruang komunikasi dua arah dengan warganya.

Baca Juga :  Euforia Lamsel Fest 2025 Mulai Terasa, Lampung Selatan Siap Rayakan HUT ke-69 dengan Pesta Rakyat Spektakuler

“Camat wajib punya media sosial, buka telinga, jangan ada aduan yang tak ditanggapi. Dan saya tidak mau dengar ada pungli. Kita ini pelayan publik. Tugas kita jemput bola, bukan menunggu bola,” tegas Egi.

Arahan serupa disampaikan kepada seluruh perangkat. Egi mewajibkan setiap perangkat daerah aktif di media sosial dan rutin menyampaikan informasi kegiatan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Global Youth Talkshow AIYEP 2025, Pemkab Lampung Selatan Dorong Pemuda Berani Pimpin Masa Depan

“Ini era digital. Kita harus terbuka agar masyarakat tahu dan paham apa yang sedang dan akan kita kerjakan,” kata Egi.

Lewat kebijakan ini, Bupati Egi ingin menegaskan bahwa reformasi pelayanan publik di Lampung Selatan bukan sekadar wacana. Ia memulai dari hal mendasar: membangun struktur birokrasi yang rapi, responsif, dan benar-benar hadir untuk masyarakat. (mara)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini