MUTIARA PAGI : Tenang dan Sabar Kunci Meraih Harapan. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

0

nataragung.id – Natar – Nabi Muhammad saw adalah teladan dalam kesabaran, pemimpin dalam ketenangan,
yang mengajarkan kita untuk tidak tergesa-gesa, meskipun jalan terasa panjang dan sulit.

Ada satu nasihat bijak dari para ulama Arab:

> مَنْ تَأَنَّى نَالَ مَا تَمَنَّى

“Siapa yang tenang dan sabar, akan mendapatkan apa yang ia impikan.”

Artinya,
Kalau kita ingin sesuatu yang besar dalam hidup ini,
jangan buru-buru.
Jangan tergesa-gesa. Semua butuh proses. Butuh waktu. Butuh ketekunan dan doa.

Baca Juga :  Safari Ramadan di Ponpes Miftahul Huda Sragi, Ajang Mempererat Silaturahmi dan Momen Serap Aspirasi Masyarakat

Banyak orang gagal bukan karena tidak mampu, tapi karena tidak sabar. Mereka menyerah sebelum sampai. Padahal, bisa jadi satu langkah lagi saja, Allah akan kabulkan semua doanya.

Lihatlah Nabi kita Muhammad saw
Beliau tidak menang dalam sehari. Islam tidak tersebar dalam semalam. Tapi dengan sabar, dengan tenang, Beliau Saw bangun umat ini dari sedikit menjadi banyak,
dari lemah menjadi kuat.

Baca Juga :  Tanpa Sekat di Hari Raya, Egi-Zita Salami Warga Satu per Satu di Lamban Rakyat

Jika kita memiliki cita-cita besar,
jangan tergesa. Tenanglah. Kerjakan dengan sabar dan yakin.
Karena Allah tidak akan pernah menyia-nyiakan usaha orang yang sabar.

> Allah berfirman:
“Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah: 153)

Kalau doa belum terkabul,
bukan karena Allah tidak sayang. Tapi mungkin waktunya belum tepat. Atau mungkin Allah sedang menyiapkan yang lebih baik.

Jangan kita terburu-buru.
Sabar itu bukan berarti lemah. Tapi sabar adalah kekuatan jiwa. Karena siapa yang bisa bersabar,
Dialah yang akan meraih mimpi-mimpinya.

Baca Juga :  Wabup Syaiful Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat Kapal Api Bersama Tribun Lampung

> مَنْ تَأَنَّى نَالَ مَا تَمَنَّى

“Barang siapa yang tenang, akan sampai pada yang ia impikan.” (20)
WaAllahu A’lam

_____
📚 H. Komiruddin Imron, Lc
✒️Shabahul_Khair

*) Penulis adalah Anggota Majelis Syura DDII Propinsi Lampung, tinggal di Pemanggilan, Natar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini