56 Tahun Margorejo, Bupati Egi Dorong Desa Tumbuh Maju dan Berdaya Saing

0

nataragung.id – Jati Agung – Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56 Desa Margorejo, Kecamatan Jati Agung, berlangsung meriah pada Selasa malam (9/9/2025).

Ratusan masyarakat memadati Dusun VI untuk menyaksikan acara yang tak hanya penuh hiburan, tetapi juga sarat makna.

Kemeriahan semakin lengkap dengan kehadiran langsung Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama. Dalam kesempatan itu, masyarakat juga dihibur dengan pagelaran seni tradisi wayang kulit yang menambah suasana semakin khidmat sekaligus hangat.

Dalam sambutannya, Bupati Egi menegaskan bahwa peringatan ulang tahun desa tidak boleh hanya dianggap sebagai seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan panjang desa sekaligus menyusun langkah masa depan.

Baca Juga :  Hasil Pemeriksaan LKPD 2025, Pemkab Lampung Selatan Komit Tindaklanjuti Catatan BPK demi Transparansi Anggaran

“Malam ini, kita bukan sekadar merayakan ulang tahun sebuah desa. Kita sedang menyaksikan perjalanan sejarah 56 tahun Desa Margorejo berdiri, tumbuh, dan memberi makna bagi warganya, bagi kecamatan, bahkan bagi kabupaten,” ucapnya.

Menurut Bupati Egi, Desa Margorejo memiliki beragam potensi unggulan yang patut terus dikembangkan, mulai dari sektor pertanian dan perkebunan, peternakan rakyat yang produktif, hingga kerajinan khas seperti sulam usus dan wisata desa yang mulai bertumbuh.

Baca Juga :  Jogging Pagi Bersama, Bupati Egi Terapkan Gaya Hidup Sehat dan Dukung Pariwisata Lokal

Potensi tersebut, katanya, adalah aset besar yang harus dikelola dengan berkelanjutan serta terintegrasi.

Bupati Egi juga menyoroti tantangan baru yang harus dihadapi desa, seperti literasi digital, penguatan ekonomi kreatif, menjaga keseimbangan ekologi, hingga meningkatkan daya saing produk lokal.

“UMKM tidak boleh jalan di tempat. Produk lokal jangan hanya laku di pasar desa, tetapi harus tampil di etalase nasional dan digital,” tegasnya.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa desa adalah masa depan Indonesia. Dengan menerapkan konsep ekonomi hijau (green economy), ekowisata, dan ekonomi digital berbasis komunitas, desa dapat tumbuh sebagai pusat inovasi sekaligus penopang pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga :  Minim Pengangkatan PPPK, Tenaga Honorer Sampaikan Keluh-Kesah di Hadapan Anggota DPRD Lampung Selatan

“Desa Margorejo harus menjadi contoh. Bukan hanya sebagai desa yang bertahan, tapi desa yang memimpin. Bismillah Bisa,” ujar Egi penuh semangat.

Di penghujung sambutannya, Bupati Egi mengajak seluruh masyarakat Margorejo untuk menjaga persatuan, memperkuat ekonomi desa, merawat nilai budaya, serta mendorong inovasi agar desa terus melaju.

“Mari kita jadikan Margorejo desa yang makin maju, sejahtera, dan berdaya saing,” katanya. (mara)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini