MUTIARA PAGI : Tasbih di Pagi dan Senja. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

0

nataragung.id – Natar – Allah Subḥanahu wata’ala berfirman:

‏﴿ فَسُبْحَانَ اللَّهِ حِينَ تُمْسُونَ وَحِينَ تُصْبِحُونَ }

“Maka bertasbihlah kepada Allah di waktu kalian memasuki sore dan di waktu kalian memasuki pagi.” (QS. Ar-Rūm: 17)

Di antara pergantian cahaya fajar dan lembayung senja,
ada dzikir yang melembutkan hati, ada tasbih yang meluruhkan dosa, ada pujian yang mengangkat ruh menuju langit rahmat.

Baca Juga :  PC Fatayat NU Lampung Selatan dan MWC NU Palas Gelar Ziarah ke Makam Pahlawan Nasional Raden Intan II

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

«من قال سبحان الله وبحمده في يوم مائة مرة حُطَّت خطاياه وإن كانت مثل زبد البحر»

“Barang siapa mengucapkan Subhānallāhi wa bihamdih seratus kali dalam sehari,
maka dosa-dosanya akan dihapuskan, sekalipun dosa-dosanya sebanyak buih di lautan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Maka jadikanlah pagi sebagai awal penyucian hati,
dan senja sebagai waktu pengakuan rindu kepada-Nya.
Sebut nama-Nya dengan lembut,
seperti desir angin yang membelai lautan. Karena setiap
“سبحان الله وبحمده”
adalah tetes cahaya yang memutihkan noda, dan setiap ucapannya adalah kunci rahmat yang menunggu. (70).
WaAllahu A’lam

Baca Juga :  Zita Anjani Jajal Wisata Paralayang Batu Alif, Potensi Baru Pariwisata Lampung Selatan

_____
📚 H. Komiruddin Imron, Lc
✒️Shabahul_Khair

*) Penulis adalah Anggota Majelis Syura DDII Propinsi Lampung, tinggal di Pemanggilan, Natar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini