MIMBAR JUM’AT : Fatamorgana Kehidupan: Ketika Dunia Hanya Bayang yang Berlalu.(Renungan Surat Al-Ḥadīd Ayat 20). Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

0

nataragung.id – Natar – Saudaraku…
Sadarlah, dunia yang kau genggam erat ini hanyalah bayangan yang cepat berlalu.

Ia menghijau sekejap, lalu layu dan sirna. Seperti hujan yang turun dengan indah,
menumbuhkan tanaman yang memukau pandangan, namun tak lama kemudian, ia menguning, mengering, dan menjadi debu yang diterbangkan angin.

Itulah dunia,
menipu dengan keindahannya,
memikat dengan gemerlapnya, namun rapuh di balik kilaunya.

Permainan, senda gurau, perhiasan, dan perlombaan dalam harta serta anak-anak, semuanya fana, dan akan pudar seperti warna senja di ufuk barat.

Baca Juga :  MIMBAR JUM'AT : Berpegang Teguh pada Wahyu, Bukan pada Fanatisme Golongan. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

Sedang akhirat,
itulah kehidupan yang sesungguhnya. Di sana ada ampunan yang luas seperti langit terbentang, dan surga yang dipersiapkan bagi mereka yang beriman dan beramal shaleh

Maka bersegeralah,
jangan menunda langkah menuju ampunan Tuhanmu, karena setiap detik yang berlalu adalah bagian dari usia yang takkan kembali.

Jangan terpesona oleh dunia yang menua, sementara surga abadi menanti mereka yang mendahulukan Allah di atas segalanya.

Dunia hanyalah perjalanan singkat, akhiratlah tempat menetap. Berhentilah membangun rumah di tanah yang akan tenggelam, dan mulailah menanam amal di taman keabadian.

Baca Juga :  Kita dan Mengambil Ibrah. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

{ ٱعۡلَمُوٓاْ أَنَّمَا ٱلۡحَيَوٰةُ ٱلدُّنۡيَا لَعِبٞ وَلَهۡوٞ وَزِينَةٞ وَتَفَاخُرُۢ بَيۡنَكُمۡ وَتَكَاثُرٞ فِي ٱلۡأَمۡوَٰلِ وَٱلۡأَوۡلَٰدِۖ كَمَثَلِ غَيۡثٍ أَعۡجَبَ ٱلۡكُفَّارَ نَبَاتُهُۥ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَىٰهُ مُصۡفَرّٗا ثُمَّ يَكُونُ حُطَٰمٗاۖ وَفِي ٱلۡأٓخِرَةِ عَذَابٞ شَدِيدٞ وَمَغۡفِرَةٞ مِّنَ ٱللَّهِ وَرِضۡوَٰنٞۚ وَمَا ٱلۡحَيَوٰةُ ٱلدُّنۡيَآ إِلَّا مَتَٰعُ ٱلۡغُرُورِ }

Ketahuilah, sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan senda gurauan, perhiasan dan saling berbangga di antara kamu serta berlomba dalam kekayaan dan anak keturunan, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian (tanaman) itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang palsu. [Surat Al-Hadid: 20]

Baca Juga :  KHUTBAH JUM’AT : Nikmat yang Sering Kita Lupakan dan Bahaya Hasad. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

Apakah engkau siap berjalan menuju keabadian, atau masih terikat pada fatamorgana yang sebentar lagi lenyap?.
___
*) Penulis adalah Anggota Majelis Pertimbangan Dewan Dakwah Islam Indonesia Propinsi Lampung, tinggal di Pemanggilan, Natar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini