Bupati Egi Buka Bimtek 130 Ketua Koperasi Desa, Dorong Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat

0

nataragung.id – Kalianda – Sebanyak 130 Ketua Koperasi Desa dan Kelurahan Mandiri Produktif (KDKMP) dari delapan kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi SDM KDKMP.

Kegiatan Bimtek yang dibuka Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, di Negeri Baru Resort, Kalianda, Senin (27/10/2025), bertujuan memperkuat kapasitas pengelola koperasi desa agar mampu menjalankan lembaganya secara profesional, mandiri, dan berkelanjutan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BPH Yayasan Battuta Bangun Negeri Universitas Indonesia Mandiri (UIM) Ir. Toto Priyana, Plt Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Lampung Selatan Wahidin Amin, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Aryantoni, Kepala Dinas PMD Erdiyansyah, serta jajaran Satgas KDKMP Lampung Selatan.

Baca Juga :  232 Peserta STQ Lampung Selatan Disaring Ketat, Siap Rebut Tiket ke MTQ Provinsi Lampung 2026

Dalam sambutannya, Bupati Radityo Egi Pratama menegaskan kembali peran penting koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan yang berlandaskan semangat kebersamaan dan gotong royong.

“Koperasi adalah instrumen ekonomi yang benar-benar berputar di masyarakat. Tapi masih banyak yang bingung, mau diarahkan ke mana. Saya tegaskan, koperasi itu dibangun untuk usaha bersama, bukan mencari untung sendiri,” ujarnya.

Bupati Egi menekankan bahwa koperasi harus menjadi motor penggerak ekonomi desa agar roda perekonomian lokal terus berputar dan memiliki daya saing.

Baca Juga :  High Level Meeting TPID Lampung dan Pemkab Lampung Selatan Perkuat Strategi Stabilisasi Harga Jelang Nataru

“Ekonomi harus bergerak, dan koperasi adalah salah satu penggeraknya,” tegasnya.

Dalam sesi dialog, Ali Hidayat, perwakilan Koperasi Desa Merah Putih Bumi Restu Kecamatan Palas, mengungkapkan tantangan yang dihadapi koperasi di wilayahnya, terutama ketiadaan aset fisik sebagai sarana operasional.

“Kami tidak memiliki aset berupa tanah atau bangunan. Harapannya, melalui wadah KDKMP ini, pemerintah bisa memberi ruang atau regulasi agar koperasi memiliki tempat tetap untuk beroperasi,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Egi meminta dinas terkait agar menjadikan setiap keluhan masyarakat sebagai materi pembelajaran nyata dalam Bimtek. Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti ini tidak boleh bersifat seremonial, melainkan harus melahirkan langkah konkret dalam memperkuat koperasi desa.

Baca Juga :  Wabup Syaiful Lepas Keberangkatan 105 Jemaah Calon Haji Gelombang Kedua

“Pastikan Bimtek ini menghasilkan strategi nyata yang menjawab kebutuhan di lapangan. Terima kasih kepada seluruh peserta dan narasumber yang berkomitmen membangun ekonomi desa melalui koperasi,” kata Bupati Egi.

Melalui partisipasi aktif para ketua KDKMP, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap terbentuknya jaringan koperasi desa yang solid, profesional, dan berdaya saing, guna mendorong pertumbuhan ekonomi produktif di wilayah pedesaan. (mara)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini